Page 30 - KFR Final Tahunan 2021
P. 30
Makan Minum tumbuh sebesar 4,17%; dan Jasa Kesehatan tumbuh sebesar 5,41%.
Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Pengadaan Listrik
dan Gas sebesar 9,86%. Secara kumulatif pada tahun 2021, semua lapangan usaha
mengalami pertumbuhan positif kecuali Transportasi dan Pergudangan yang
mengalami konstraksi sebesar 3,63%; Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum
mengalami konstraksi sebesar 0,81%; dan Jasa Perusahaan mengalami konstraksi
sebesar 0,14%. Sektor informasi dan komunikasi masih menjadi tulang punggung
Sumut dalam menopang perekonomian dimasa pandemi Covid-19 dengan laju
pertumbuhan tertinggi sebesar 6,51%. Peran internet sangat signifikan dalam
memfasilitasi masyarakat agar tetap dapat terkoneksi dalam melakukan aktivitas
secara daring dalam pekerjaan, pendidikan, sosial keagamaan, rekreasi, hiburan
hingga transaksi ekonomi.
c. PDRB Per Kapita
Pada tahun 2021 PDRB per kapita Sumut mencapai Rp36,67 juta, meningkat
1,35% dibanding tahun sebelumnya. Kondisi peningkatan pendapatan per kapita juga
Grafik II.2 PDRB per kapita Nasional dan Sumut (juta rupiah) terjadi secara nasional dimana
42
Pada tahun
40 peningkatannya mencapai 2,51%.
41.02 40.78 2021 PDRB
38 39.78 Tercatat PDRB per kapita nasional per kapita
36 Sumut
36.85 36.67
34 36.18 sebesar Rp40,78 juta di tahun mencapai
32 2021, sedangkan pada tahun Rp36,67 juta
2019 2020 2021
sebelumnya sebesar Rp39,78
Sumut Nasional
Sumber: BPS Nasional, BPS Provinsi Sumut (diolah) juta. Jika dilihat tren
perkembangannya selama 3 tahun terakhir, PDRB per kapita Sumut menunjukkan
perbaikan dibandingkan tahun 2020 dimana pandemi Covid-19 telah secara nyata
menyebabkan penurunan pendapatan.
2.1.2. Suku Bunga
Sejak Februari 2021, Bank Indonesia (BI) menetapkan suku bunga BI 7 Days Repo
Rate (BI-7DRR) di level lebih rendah dari tahun sebelumnya yaitu 3,5%. Keputusan
tersebut diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan sistem keuangan di tengah
prakiraan inflasi yang rendah dan upaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Pada awal tahun 2021 BI7DRR sebesar 3,75% dan pada Februari 2021 turun
menjadi 3,5% yang kemudian diikuti oleh SBDK (Suku Bunga Dasar Kredit) baik
investasi, modal kerja maupun konsumsi. Adanya pelonggaran PPKM di Indonesia bulan
Juli 2021, perbankan kembali menurunkan SBDK dengan BI7DRR yang tetap sejak
12

