Page 136 - KFR Triwulan IV 2023 - Spread
P. 136
Prolog BAB I | Analisis Ekonomi Regional BAB II | Analisis Fiskal Regional BAB IV | Pengembangan BAB V | Analisis Tematik BAB V | Kesimpulan dan
Rekomendasi
Ekonomi Daerah
QDC.011) memiliki pagu sebesar • Sedang proses pengadaan dalam pelaksanaannya. mayoritas pegawai wanita.
Rp24,23 miliar dengan capaian mobil. Permasalahan: Ada • PPK dan PPSPM belum Namun, pegawai wanita
realisasi sebesar 100,09 persen. instruksi bahwa saat ini harus bersertifikasi, masih yang memiliki sertifikat PBJ
Volume output sebesar 3.547 orang menggunakan mobil listrik. bersertifikat PBJ. Sementara menolak untuk menjadi pejabat
dengan capaian realisasi fisik sebesar Boleh tidak mobil listrik dengan pegawai yang memiliki pengadaan.
120,02 persen. Pada RO Harmonis syarat apabila di daerah sertifikat PBJ sangat terbatas
tersebut terdapat kendala sebagai tersebut belum ada tempat bagi pegawai laki-laki,
berikut: pengisian baterai mobil, boleh
1. Penganggaran dengan mobil hybrid. Namun,
IV.3.4. Bidang Pertanian
• Terdapat tantangan dalam pagu alokasi kurang untuk
melakukan penyesuaian alokasi melakukan pengadaan mobil A. RO Laboratorium Uji DNA Komoditas Sumut ke Kementerian
anggaran karena adanya hybrid. Perkebunan memiliki kendala sebagai Pertanian. Proses hibah
instruksi dari pusat terkait • Selama tahun 2023, satker berikut: Menyebabkan tender mundur.
kegiatan-kegiatan baru yang tidak ada melakukan 1. Anggaran. • Kondisi cuaca yang
sebelumnya tidak direncanakan pengadaan barang dan jasa Pada RO ini realisasi anggaran mempengaruhi proses
(Contoh: Peringatan Hari Guru dengan sistem lelang. sebesar 91,7 persen dan capaian pembangunan
Nasional). 3. Regulasi. fisik sebesar 100 persen. Kendala 3. Regulasi.
• Ada kegiatan baru berdasarkan Terbentur dengan instruksi dari anggaran antara lain: Tantangan pada proses tahap
instruksi dari pusat yang dari Kemendikbudristek terkait • Mekanisme Revisi Anggaran pencairan dikarenakan sumber
menyebabkan adanya gap kegiatan-kegiatan baru yang akan lebih sulit karena bersumber dana dari SBSN.
antara perencanaan dan dilaksanakan. Juknis kegiatan dana dari SBSN. B. RO Perangkat Perlindungan
realisasi. terlambat keluar, baru keluar di • Realisasi harus disesuaikan Perkebunan.
• Sudah dilakukan pengurangan pertengahan semester 2 sehingga dengan rencana penarikan Pada RO ini realisasi anggaran sebesar
anggaran dari pusat sebanyak penyerapan terhambat, dan harus karena sumber dana SBSN 98,18 persen dan capaian fisik sebesar
2 kali sehingga harus terus melakukan realokasi anggaran 2. Eksekusi Kegiatan 100 persen. Kendala dari anggaran
menerus melakukan realokasi berulang kali. • Kekurangan Prasayarat (Ijin, yaitu adanya kebijakan pengurangan
anggaran untuk kegiatan- 4. Sumber Daya Manusia AMDAL, Dokumen Lain, anggaran.
kegiatan yang sudah ada • SDM sangat kurang dari segi Prasyarat Lain): C. RO Rekomendasi Teknologi
maupun yang baru. Sistem kuantitas maupun kualitas • Pengurusan dokumen Pengendalian OPT Perkebunan
penganggaran dilakukan terutama dalam bidang pendukung yang memakan memiliki kendala sebagai berikut:
secara Top Down. Keuangan. Beberapa pegawai waktu yang lama, baik 1. Anggaran.
2. Pengadaan Barang dan Jasa sudah pindah tugas ke dokumen amdal, dokumen Pada RO ini realisasi anggaran
• Kesulitan mencari tempat BPMP sehingga BBGP harus izin pengadaan barang yang sebesar 98,51 persen dan capaian
diklat di luar Kota Medan membuat surat permohonan TKDN rendah, Dokumen fisik sebesar 100 persen. Adapun
dan Kab Deli Serdang yang peminjaman pegawai setiap Sertifikat Tanah menjadi milik kendala dari anggaran yaitu
sesuai dengan spesifikasi yang ada kegiatan-kegiatan yang Kementerian adanya kebijakan pengurangan
dibutuhkan. membutuhkan banyak pegawai • Lahan tempat pembangunan anggaran.
merupakan hibah dari Pemprov
136 KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA KAJIAN FISKAL REGIONAL 137
Tahunan 2023

