Page 25 - KFR Triwulan II 2024
P. 25

BAB I  |  Analisis Ekonomi   BAB II  |  Analisis Fiskal   BAB III  |  Pengembangan   BAB IV  |  Analisis Tematik  BAB V  |  Kesimpulan dan
 Prolog          Ekonomi Daerah                                                         Rekomendasi
 Regional  Regional
 Analisis

                            Bila dibandingkan pertumbuhan ekonomi Nasional yang tumbuh sebesar 5,05
 PERKEMBANGAN INDIKATOR EKONOMI   persen  (y-on-y),  pertumbuhan  ekonomi  Sumut  lebih  rendah  dari  pertumbuhan
    MAKRO            ekonomi nasional. Capaian pertumbuhan ekonomi Sumut pada Triwulan II 2024 lebih

                     rendah dibandingkan capaian Triwulan II 2023 terkontraksi sebesar 0,24 persen (y-

                     on-y).  Kondisi  ekonomi  Sumut  tetap  berdaya  tahan  di  tengah  meningkatnya
 1.  Produk Domestik Regional Bruto
                     ketidakpastian global. Ke depan, pertumbuhan ekonomi 2024 diperkirakan tetap kuat
 Perekonomian Sumut berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto
 (PDRB) Triwulan II 2024 atas dasar harga berlaku mencapai Rp285,32 triliun dan   dalam kisaran 4,7-5,5 persen (yoy) didukung oleh permintaan domestik, terutama dari
 atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp157,32 triliun. Ekonomi Sumatera Utara   berlanjutnya  pertumbuhan  konsumsi  dan  investasi  bangunan  sejalan  dengan

 Triwulan  II  Tahun  2024  terhadap  triwulan  sebelumnya  terkontraksi  sebesar  2,94   berlanjutnya pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN). Pertumbuhan ekonomi
 persen  (q-to-q).  Dari  sisi  produksi,  pertumbuhan  tertinggi  pada  Lapangan  Usaha   yang meningkat pada Triwulan II 2024 didukung oleh permintaan domestik yang lebih
 Administrasi  Pemerintahan,  Pertahanan  dan  Jaminan  Sosial  Wajib  sebesar  17,64   tinggi.  Sektor  pertanian,  kehutanan  dan  perikanan  tetap  menjadi  penyumbang

 persen.  Sementara  dari  sisi  pengeluaran,  Komponen  Pengeluaran  Konsumsi   terbesar PDRB Sumatera Utara. Sektor ini tumbuh sebesar 3,8 persen (yoy). sektor
 Pemerintah (PK-P) merupakan komponen mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar   industry  pengolahan  mengalami  pertumbuhan  sebesar  5,2  persen  (yoy)  didorong
 19,89  persen.  Pertumbuhan  ekonomi  Sumut  Triwulan  II  2024  mengalami   oleh peningkatan produksi di sektor agroindustri terutama pengolahan kelapa sawit
                     dan  karet  serta  ekspansi  industry  manufaktur  lainnya.  Sektor  jasa-jasa  termasuk
 pertumbuhan  sebesar  4,95  persen  (y-on-y),  terkontraksi  jika  dibanding  capaian
                     pariwisata, transportasi dan komunikasi mengalami pertumbuhan sebesar 5,5 persen
 Triwulan  II  2023  sebesar  5,19  persen.  Dari  sisi  produksi,  Lapangan  Usaha
                     (yoy).  Kontribusi  sektor  ini  terus  meningkat  seiiring  dengan  pemulihan  sektor
 Penyediaan  Akomodasi  dan  Makan  Minum  mengalami  pertumbuhan  tertinggi
                     pariwisata dan peningkatan permintaan akan layanan dan teknologi informasi. Sektor
 sebesar 9,75 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang
                     konsumsi rumah tangga mengalami pertumbuhan sebesar 4,7 persen (yoy) didorong
 dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 11,24 persen.
                     oleh  peningkatan  pendapatan  masyarakat  dan  stabilitas  harga  kebutuhan  pokok.
                     Sektor ekspor barang dan jasa Sumatera Utara mengalami pertumbuhan sebesar 4,3
 Grafik I.1 Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Utara Triwulan II Tahun
 2024                persen (yoy), sementara impor tumbuh sebesar 3,9 persen (yoy).
 7,07
                            Secara spasial, struktur ekonomi di Pulau Sumatera pada triwulan II tahun

 5,72                2024  didominasi  oleh  beberapa  provinsi  diantaranya  Provinsi  Sumatera  Utara
 5,44  5,26
 5,19
 5,04
 4,95  5,02  5,01  4,97  5,01  5,03  5,17  4, 94  5,02  5,11  5,05  memberikan kontribusi terhadap PDRB di Pulau Sumatera sebesar 23,51 persen;
 4,94
 4,87
 4,88 4,95
 4,7
 3,67  3,81  3,9     Provinsi  Riau  sebesar  22,59  persen;  Provinsi  Sumatera  Selatan  sebesar  13,61
 3,51
                     persen; dan Provinsi Lampung sebesar 10,28 persen. Sementara kontribusi terendah
                     adalah Provinsi Bengkulu sebesar sebesar 2,18 persen.
 0,74             a.  Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Berdasarkan Pengeluaran
                         Ekonomi Sumatera Utara Triwulan II Tahun 2024 dibanding Triwulan I Tahun
 Tw I  Tw II Tw III Tw IV Tw I  Tw II Tw III Tw IV Tw I  Tw II Tw III Tw IV Tw I TW II
 2021 2021 2021 2021 2022 2022 2022 2022 2023 2023 2023 2023 2024 2024
 -1,85               2024  (q-to-q)  tumbuh  sebesar  2,94  persen.  Seluruh  komponen  mengalami
                     pertumbuhan  positif.  Pertumbuhan  tertinggi  terjadi  pada  Komponen  Pengeluaran
 Nasional  Sumut     Konsumsi Pemerintah (PK-P) sebesar 19,89 persen; diikuti Komponen Pengeluaran
 Sumber : BPS Prov Sumut   Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 3,09 persen; Komponen Ekspor Barang





 24  KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA                                       KAJIAN FISKAL REGIONAL     25

                                                                                                                  2
 1
 1 11                                                                               Triwulan II Tahun 2024       1 12
   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30