Page 4 - KFR Triwulan II 2023 [spread]
P. 4

Prolog                  BAB I  |  Analisis Ekonomi Regional       BAB II  |  Analisis Fiskal Regional                  BAB III  |  Pengembangan         BAB IV  |  Analisis Tematik      BAB V  |  Kesimpulan dan
                                                                                                                                        Ekonomi Daerah                                                    Rekomendasi


            Ringkasan                                                                                                              mencapai 46,78% atau Rp1.356,55 miliar             Sumber utama PAD di Sumatera Utara


                                                                                                                                   jika dibandingkan dengan pagu yang
                                                                                                                                                                                      berasal dari Pajak dan Lain-lain PAD
                                                                                                                                   mengalami defisit sebesar Rp2.900,15
                                                                                                                                                                                      yang Sah. Adapun Retribusi hanya
            Eksekutif                                                                                                              miliar.                                            berperan minimal, tidak lebih daripada
                                                                                                                                                                                      hasil Pengelolaan kekayaan daerah

                                                                                                                                   Berdasarkan analisis Location Quotient
                                                                                                                                   (LQ), Shift Share dan Tipologi Klassen             yang dipisahkan.  Berdasarkan tren
                                                                                                                                                                                      pertumbuhannya, Lain-lain PAD yang
                                                                                                                                   pada tahun 2022 terdapat 4 sektor                  sah merupakan sektor primadona yang
             Perekonomian Sumut berdasarkan                    Sumatera Utara cukup baik. Total realisasi                          unggulan yakni sektor Pertanian,                   tumbuh positif di keseluruhan daerah,
             besaran Produk Domestik Regional                  Pendapatan Negara dan Hibah adalah                                  Kehutanan, dan Perikanan; sektor                   lebih daripada pertumbuhan penerimaan
             Bruto (PDRB) Triwulan II 2023 atas dasar          Rp17.081,15 miliar atau sebesar 44,11% dari                         Usaha Perdagangan Besar dan Eceran;                pajak. Mayoritas lain-lain PAD yang sah
             harga berlaku mencapai 260,36 triliun             pagu dan terkontraksi 22,10% yoy.                                   Reparasi Mobil dan Sepeda Motor, sektor            bersumber dari Pendapatan BLUD.

             rupiah dan atas dasar harga konstan                                                                                   konstruksi dan real estate
             2010 mencapai 149,90 triliun rupiah.              Pada sisi belanja, secara keseluruhan                                                                                  Local Tax Ratio secara agregat tumbuh
             Perekonomian Sumatera Utara pada                  realisasi Belanja Negara di APBN regional                           Pertumbuhan lapangan usaha yang                    bervariasi antardaerah di Sumatera Utara
             Triwulan II-2023 mengalami pertumbuhan            Sumatera Utara mengalami pertumbuhan                                memiliki peranan penting terhadap                  dengan pertumbuhan positif di sebagian

             sebesar 5,19 persen (y-on-y), meningkat           positif sebesar 0,57% baik Belanja                                  perekonomian Sumut yaitu Pertanian,                daerah dan pertumbuhan negatif di
             jika dibandingkan dengan capaian                  Pemerintah Pusat maupun Transfer ke                                 Kehutanan, dan Perikanan yang tumbuh               daerah lainnya dan juga sebagian
             Triwulan I-2022 sebesar 4,70 persen.              Daerah dan Dana Desa (TKDD) pada                                    sebesar 3,21 persen. Laju PDRB sektor              cenderung volatil.
                                                               Semester I tahun 2023 telah terealisasi
                                                                                                                                   pertanian, kehutanan dan perikanan
             Inflasi Sumut pada bulan Juni-                    sebesar Rp27.633,39 miliar atau 42,47%                              terkontraksi dari triwulan sebelumnya              Diperoleh cukup keyakinan bahwa PDRD

             2023 di lima kota di Sumatera Utara               dari pagu belanja. Realisasi ini berasal                            disebabkan oleh masuknya periode                   tumbuh seiring dengan peningkatan
             (Sibolga, Pematangsiantar, Medan,                 dari realisasi Belanja K/L yang telah                               musim tanam beberapa hasil pertanian               PDRB. Selanjutnya dapat diidentifikasi
             Padangsidimpuan, dan Gunungsitoli)                terealisasi sebesar 38,78% dan Belanja                              seperti beras, cabai merah, cabai rawit            bahwa sektor utama yang berkontribusi

             sebesar 2,55 persen dengan Indeks Harga           TKDD sebesar 44,57%. APBN di Provinsi                               dan bawang merah serta cuaca ekstrem               pada PDRB tidak berkaitan langsung
             Konsumen (IHK) sebesar 113,54. 4.                 Sumatera Utara pada Semester I 2023                                 yang berpengaruh pada penurunan                    dengan PDRD, seperti sector Pertanian,
             Jumlah penduduk miskin di Sumatera                mengalami defisit sebesar Rp23.633,40
                                                                                                                                   produksi dan kualitas hasil pertanian.             Kehutanan dan Perikanan, dalam
             Utara pada September-2022 mencapai                miliar, rasio defisit Sumut terhadap
                                                                                                                                                                                      artian local taxing power saat ini
             8,33 persen atau sebanyak 1,26 juta               total Belanja berada di angka 38,19%                                PDRB sektor pendidikan meningkat                   tidak memberikan kewenangan pada

             jiwa.7. Pada tahun 2022, IPM Sumut                sementara rasio defisit APBN Sumut                                  sejak tahun 2018. Sampai dengan                    pemerintah daerah untuk memajaki
             sebesar 72,71 atau tumbuh 0,99 persen             2022 berada di angka 38,19%                                         Triwulan II Tahun 2023 PDRB sektor                 sektor utama yang menjadi sumber
             dibandingkan dengan capaian IPM pada                                                                                  Pendidikan mencapai Rp6.338 miliar                 utama PDRB di wilayah Sumatera yakni

             tahun 2021. Hanya saja capaian IPM                Realisasi APBD Sumatera Utara mencapai                              dengan kontribusi sebesar 2,14 persen.             pertanian.
             Sumut pada tahun 2022 masih berada                Surplus dengan hasil yang cukup                                     Seiring dengan membaiknya kondisi
             dibawah capaian Nasional sebesar 72,91.           signifikan jika dibandingkan dengan pagu.                           perekonomian, jumlah tenaga kerja di
                                                               Surplus ini didapat dari pendapatan
                                                                                                                                   sektor pendidikan meningkat dari 5,09
             Pada Semester I 2023, realisasi                   daerah dikurangi dengan belanja daerah.
                                                                                                                                   persen pada Agustus 2022 menjadi 5,6
             pendapatan dalam APBN regional                    Realisasi Surplus APBD Sumatera Utara
                                                                                                                                   persen pada Februari 2023.



             4     KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA                                                                                                                                            KAJIAN FISKAL REGIONAL           5
                                                                                                                                                                                                       Semester I Tahun 2023
   1   2   3   4   5   6   7   8   9