Page 41 - KFR Triwulan II 2023 [spread]
P. 41

Prolog  BAB I  |  Analisis Ekonomi Regional  BAB II  |  Analisis Fiskal Regional  BAB III  |  Pengembangan   BAB IV  |  Analisis Tematik  BAB V  |  Kesimpulan dan
                 Ekonomi Daerah                                                    Rekomendasi



 109,53  atau naik 0,28 persen. Kenaikian   persen. Perubahan pada Ib terjadi karena   Setelah menghadapi wabah COVID-19   Peningkatan IPM pada tahun 2022

 ini terjadi karena It mengalami kenaikan   indeks IKRT turun sebesar 0,25 persen,   pada tahun 2020, IPM Sumut terus   didukung oleh peningkatan disemua
 sebesar 0,15 persen, sedangkan Ib turun   sedangkan indeks BPPBM naik sebesar   mengalami peningkatan. Pada tahun   komponen penyusunnya. Komponen
 0,13 persen. Perubahan yang terjadi pada   0,01 persen.  2022, IPM Sumut sebesar 72,71 atau   IPM dengan pertumbuhan tertinggi pada
 It karena indeks kelompok penangkapan   tumbuh 0,99 persen dibandingkan   2022 adalah pengeluaran per kapita yang

 ikan secara rata-rata naik sebesar 0,15   Pada Juni-2023, NTN Sumut kembali   dengan capaian IPM pada tahun 2021.   disesuaikan mengalami peningkatan
 persen. Sedangkan perubahan pada Ib   mengalami penurunan sebesar 0,23   Hanya saja capaian IPM Sumut pada   sebesar 3,32 persen dibanding tahun
 terjadi karena indeks IKRT turun sebesar   persen. Hal ini terjadi karena perubahan   tahun 2022 masih berada dibawah   2021. Dari sisi kesehatan, bayi yang
 0,24 persen dan indeks BPPBM naik   Ib lebih besar dibandingkan dengan   capaian Nasional sebesar 72,91.  lahir pada tahun 2022 memiliki harapan

 sebesar 0,05 persen.  perubahan It. Perubahan pada It terjadi
 karena indeks kelompok budidaya
                               Tabel I.7 Komponen Penyusun IPM Sumut 2018-2022
 Pada Mei-2023, NTN Sumut mengalami   ikan secacra rata-rata naik sebesar
 penurunan sebesar 0,01 persen menjadi   0,28 persen dan indeks kelompok   Komponen  Satuan  2018  2019  2020  2021  2022

 109,52. Hal ini terjadi karena It turun   penangkapan ikan secara rata-rata   Umur Harapan Hidup saat Lahir
             (UHH)                                Tahun           68,61     68,95     6,10    69,23    69,61
 sebesar 0,15 persen dan Ib turun 0,14   naik sebesar 0,24 persen. Sedangkan
 persen. Perubahan yang terjadi pada IT   perubahan pada Ib terjadi karena indeks   Harapan Lama Sekolah (HLS)  Tahun  13,14  13,15  13,23  13,27  13,31
 karena indeks kelompok penangkapan   IKRT naik sebesar 0,79 persen dan indeks   Rata-rata Lama Sekolah  Tahun  93,34  9,45  9,54  9,54  9,71
 ikan secara rata-rata turun sebesar 0,15   BPPBM naik sebesar 0,08 persen.  Pengeluaran Rill per Kapita yang
             disesuaikan (PPP)                    Rp 000         10.391    10.649   10.420   10.499   10.848

 II.6. Indeks Pembangunan Manusia (IPM)  IPM                   71,18        71,74    71,77    72,00    72,71

 Indeks Pembangunan Manusia (IPM)   oleh tiga dimensi dasar yaitu angka   Sumber : bps.go.id
 merupakan indikator penting untuk   harapan hidup, angka melek huruf/rata-
 mengukur keberhasilan dalam upaya   rata lama sekolah dan standar hidup

 membangun kualitas hidup manusia   layak/daya beli.  untuk dapat hidup hingga 69,61 tahun,   sekolah penduduk umur 25 tahun ke atas
 (masyarakat/penduduk) yang dibentuk   lebih lama 0,38 tahun dibandingkan   juga meningkat 0,13 tahun, dari 9,58 tahun
            dengan mereka yang lahir pada tahun                menjadi 9,71 tahun pada 2022.
 Grafik I.10  Indeks Pembangunan Manusia Nasional dan Sumut 2018-2022   sebelumnya.



            Dari sisi pendidikan, pada tahun
            2022 anak berusia 7 tahun memiliki
            harapan dapat menikmati pendidikan

            formal selama 13,31 tahun atau hampir
            setara dengan lamanya waktu untuk
            menamatkan pendidikan hingga setingkat

            Diploma I. Angka ini meningkat 0,04
            tahun dibandingkan 2021 yang mencapai
            13,27 tahun. Selain itu, rata-rata lama
 Sumber : bps.go.id




 40  KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA                                   KAJIAN FISKAL REGIONAL          41
                                                                                Semester I Tahun 2023
   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46