Page 31 - KFR Triwulan II 2024
P. 31
BAB I | Analisis Ekonomi BAB II | Analisis Fiskal BAB III | Pengembangan BAB IV | Analisis Tematik BAB V | Kesimpulan dan
Prolog Ekonomi Daerah Rekomendasi
Regional Regional
Tabel I.2 Tingkat Inflasi Sumut Berdasar Kelompok Pengeluaran Juni 2024
Grafik I.5 Tingkat Inflasi Sumut Tahun 2022 - 2024
Menurut Kelompok Pengeluaran Tingkat Inflasi (y on y)
Makanan, Minimum dan Tembakau 7,15
Pakaian dan Alas Kaki 2,30
Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar 0,52
Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rumah
3,35 Tangga 0,72
2,51 Kesehatan 1,79
Transportasi 1,23
Informasi, Komunikasi dan Jasa Keuangan 0,14
Rekreasi, Olahraga dan Budaya 1,55
- 0,08
Pendidikan 1,54
Jan-22 Feb-22 Mar-22 Apr-22 May-22 Jun-22 Jul-22 Aug-22 Sep-22 Oct-22 Nov-22 Dec-22 Jan-23 Feb-23 Mar-23 Apr-23 May-23 Jun-23 Jul-23 Aug-23 Sep-23 Oct-23 Nov-23 Dec-23 Jan-24 Feb-24 Mar-24 Apr-24 -0,33 Penyediaan Makanan dan Minuman / Restoran 1,27
4,36
Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya
Sumut (m-on-m) Nasional (m-on-m) Sumut (y-on-y) Nasional (y-on-y) Inflasi 3,35
Sumber: BPS Sumut
Sumber : BPS Prov Sumut
Kelompok ini pada Juni 2024 mengalami inflasi y-on-y sebesar 7,15 persen
atau terjadi kenaikan indeks dari 103,95 pada Juni 2023 menjadi 111,38 pada Juni
Pada Juni 2024 terjadi inflasi year on year (y-on-y) gabungan delapan 2024. Subkelompok yang mengalami inflasi y-on-y tertinggi, yaitu subkelompok
Kabupaten/Kota di Sumut (Sibolga, Pematangsiantar, Medan, Padangsidimpuan, makanan sebesar 7,71 persen dan terendah subkelompok minuman yang tidak
Gunungsitoli, Deli Serdang, Karo dan Labuhan Batu) sebesar 3,35 persen dengan beralkohol sebesar 3,32 persen. Kelompok ini pada Juni 2024 memberikan andil
Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,75. Dari delapan Kabupaten/kota IHK di inflasi y-on-y sebesar 2,48 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi
Sumut, inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Kota Padangsidimpuan sebesar 4,13 persen y-on-y, yaitu cabai merah sebesar 0,79 persen, beras sebesar 0,63 persen, bawang
dengan IHK sebesar 107,78 dan terendah terjadi di Kota Pematangsiantar sebesar merah sebesar 0,43 persen, Sigaret Kretek Mesin (SKM) sebesar 0,18 persen, gula
2,89 persen dengan IHK sebesar 106, 95. pasir dan kentang masing-masing sebesar 0,14 persen, cabai rawit dan cabai hijau
Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi y-on-y pada Juni 2024, masing-masing sebesar 0,12 persen, minyak goreng sebesar 0,08 persen, telur
antara lain cabai merah, beras, bawang merah emas perhiasan, dan sigaret kretek ayam ras sebesar 0,07 persen, ikan nila, Sigaret Kretek Tangan (SKT) dan jengkol
mesin. Sementara komoditas yang memberikan andil deflasi y-on-y, antara lain masing-masing sebesar 0,04 persen, kopi bubuk, ikan lele, bawang putih, kol
daging ayam ras, ikan dencis, udang basah, tomat, dan sawi hijau. putih/kubis, semangka, dan Sigaret Putih Mesin (SPM) masing-masing sebesar 0,03
Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya persen, wortel sebesar 0,02 persen.
seluruh indeks harga kelompok pengeluaran. Kelompok makanan, minuman dan
4. Neraca Perdagangan
tembakau sebesar 7,15 persen (y-on-y) merupakan kelompok dengan indeks harga
Neraca perdagangan pada Juni 2024 jika dibandingkan dengan Mei 2024 (m-
tertinggi di Sumut. Kelompok ini pada Juni 2024 memberikan andil inflasi y-on-y
to-m) mengalami peningkatan sebesar 10,12 persen. Nilai ekspor di Sumut pada
sebesar 2,48 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi y-on-y, yaitu
Triwulan II 2024 mengalami fluktuasi. Nilai ekspor melalui Pelabuhan muat di wilayah
cabai merah sebesar 0,79 persen, diikuti beras sebesar 0,63 persen dan bawang
Sumatera Utara pada Juni 2024 mengalami penurunan dibandingkan Mei 2024, yaitu
merah sebesar 0,43 persen.
dari US$869,13 juta menjadi US$861,32 atau mengalami penurunan sebesar 0,90
persen. Bila dibandingkan dengan Juni 2023, ekspor Sumatera Utara mengalami
penurunan sebesar 4,34 persen. Golongan barang yang mengalami penurunan
30 KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA KAJIAN FISKAL REGIONAL 31
8
1 17 Triwulan II Tahun 2024 1 18
7

