Page 5 - KFR Triwulan II 2024
P. 5

BAB I  |  Analisis Ekonomi   BAB II  |  Analisis Fiskal   BAB III  |  Pengembangan   BAB IV  |  Analisis Tematik  BAB V  |  Kesimpulan dan
 Prolog          Ekonomi Daerah                                                         Rekomendasi
 Regional  Regional


 Ringkasan



 Eksekutif  terutama terkait dengan pengadaan barang dan       mempengaruhi pendapatan nelayan dan ketahanan

                                                               pangan di wilayah pesisir.
            jasa serta pemenuhan syarat penyaluran dana
            transfer ke daerah dan belanja modal. Kendala
            ini mempengaruhi realisasi belanja yang belum      Infrastruktur di Sumatera Utara, seperti jalan,

            optimal sepanjang Semester I 2024. Selain itu,     jembatan, dan irigasi, sangat rentan terhadap
            Sumatera Utara menghadapi defisit anggaran yang    cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi akibat
 Kajian Fiskal Regional (KFR) Provinsi Sumatera   signifikan seiring dengan pemulihan ekonomi dan
            meningkat pada Triwulan II 2024, menunjukkan       perubahan iklim. Cuaca ekstrem ini meningkatkan
 Utara Triwulan II Tahun 2024 disusun untuk   peningkatan mobilitas masyarakat.
            bahwa pendapatan belum mampu menutupi              biaya perbaikan infrastruktur dan menghambat
 mereviu implementasi kebijakan fiskal dan                     aktivitas ekonomi, khususnya saat terjadi bencana
 keterkaitannya dengan perkembangan makro   Penurunan tingkat kemiskinan dan pengangguran   seluruh belanja yang direncanakan.  alam seperti banjir dan longsor. Kerentanan ini
 ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di daerah.   menjadi salah satu pencapaian utama di Sumatera   Terjadinya penurunan dalam penyerapan DAK   menunjukkan perlunya tindakan adaptasi yang
 Dalam kajian ini dilakukan analisis perkembangan   Utara. Tingkat kemiskinan menurun dari 8,15%   Fisik pada Semester I 2024 dibandingkan periode   lebih intensif untuk memitigasi dampak perubahan

 ekonomi dan fiskal regional Sumatera Utara.   pada Maret 2023 menjadi 7,99% pada Maret   yang sama pada tahun sebelumnya, menandakan   iklim terhadap infrastruktur vital di Sumatera
 Laporan ini memberikan gambaran komprehensif   2024, mencerminkan perbaikan kesejahteraan   adanya masalah serius dalam pelaksanaan   Utara.
 mengenai perkembangan ekonomi, fiskal, serta   masyarakat. Tingkat Pengangguran Terbuka   anggaran terutama dalam sektor kesehatan dan
 tantangan dan rekomendasi strategis yang dihadapi   (TPT) juga mengalami penurunan menjadi   sanitasi. Banyak kegiatan yang tertunda atau
 Provinsi Sumatera Utara selama Triwulan II tahun   5,10%, menunjukkan adanya peningkatan dalam   terhambat oleh berbagai kendala teknis dan

 2024. Berdasarkan analisis yang dilakukan, terdapat   penciptaan lapangan kerja dan peluang ekonomi.
            administratif, termasuk proses pengadaan barang
 beberapa poin utama yang dapat disimpulkan dari   dan jasa yang mengalami berbagai hambatan
 berbagai aspek yang dikaji, serta rekomendasi   Meskipun inflasi di Sumatera Utara terkendali pada   seperti keterbatasan penyedia dalam negeri,

 untuk tindakan lebih lanjut.  level 3,35% (yoy), penurunan nilai ekspor pada
 Triwulan II 2024 menjadi perhatian. Penurunan   kegagalan tender, dan keterlambatan revisi
            anggaran. Kurangnya harmonisasi dan koordinasi
 Perekonomian Sumatera Utara menunjukan   ini disebabkan oleh fluktuasi harga komoditas dan
 stabilitas dengan pertumbuhan sebesar 4,95% (yoy)   melemahnya permintaan global, yang berpotensi   antara pemerintah pusat dan daerah kemungkinan
 pada Triwulan II 2024, didorong oleh peningkatan   mempengaruhi pertumbuhan ekonomi pada   menjadi faktor penghambat dalam pelaksanaan

 permintaan domestik dan investasi. Prediksi   Triwulan III 2024. Ini mengindikasikan adanya   proyek infrastruktur dan pelayanan publik.
 untuk Triwulan III 2024 menunjukkan potensi   tantangan eksternal yang perlu diwaspadai dalam   Perubahan iklim telah memberikan dampak
 pertumbuhan ekonomi dalam kisaran 4,7-5,5%.   menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi.
            signifikan terhadap sektor pertanian, perikanan,
 Sektor pertanian, kehutanan, perikanan, serta   dan infrastruktur di Sumatera Utara. Perubahan

 industri pengolahan tetap menjadi kontributor   Pendapatan negara di Sumatera Utara mengalami   pola curah hujan dan peningkatan suhu berdampak
 utama Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)   kontraksi pada Triwulan II 2024, terutama   negatif pada produktivitas pertanian, mengancam
 Sumatera Utara. Sektor-sektor ini terus mendukung   disebabkan oleh penurunan penerimaan   ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Selain
 pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan   perpajakan. Namun, belanja negara, khususnya   itu, kenaikan suhu air laut dan perubahan arus laut

 produksi dan diversifikasi produk. Selain itu,   belanja pusat dan transfer ke daerah, tetap   telah mengganggu ekosistem laut, yang berakibat
 sektor jasa, termasuk pariwisata, transportasi,   tumbuh positif. Meskipun demikian, terdapat   pada penurunan hasil tangkapan ikan, sehingga
 dan komunikasi, mengalami pertumbuhan   beberapa kendala dalam pelaksanaan anggaran,



 4  KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA                                        KAJIAN FISKAL REGIONAL     5

                                                                                    Triwulan II Tahun 2024
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10