Page 41 - twiv2024
P. 41
BAB 4 | Pengembangan BAB 5 | Analisis BAB 6 | Kesimpulan dan
Ekonomi Daerah Tematik Rekomendasi
Tabel 1.7. Perbandingan Penetapan Indikator Kinerja Makro Provinsi Sumatera
Utara dan Nasional
Sumber : Bappelitbang Prov Sumut Tahun 2022, diolah
RPJMN Tahun 2020 - 2024 RPD Sumatera Utara Tahun 2024
No Target Target
Indikator Indikator
2020 2021 2022 2023 2024 2024 2025 2026
1 IPM IPM 73,65 74,12 74,58
Tingkat Tingkat
2 8,43 7,95 7,25 6,8 6 7,83 7,59 7,34
Kemiskinan (%) Kemiskinan (%)
Tingkat Tingkat
3 Pengangguran 5,5 5,3 5,2 4,7 4,4 Pengangguran 5,8-5,5 5,5-5,2 5,2-4,9
Terbuka (%) Terbuka (%)
4 Indeks Gini Indeks Gini 0,324 0,322 0,32
Laju
Laju Pertumbuhan
5 Ekonomi (LPE) 5,5 6,4 6,9 7,4 8 Pertumbuhan 5,0-5,2 5,2-5,4 5,4-5,6
Ekonomi (LPE)
(%)
(%)
6 Inflasi Inflasi 3±1% 2,75±1% 2,5±1%
Penurunan Emisi Penurunan Emisi
7 28,61 30,16 31,64
Gas Rumah Kaca Gas Rumah Kaca
1.5. Tantangan Daerah
1.5.1 Aspek Ekonomi
Penurunan kemiskinan adalah komponen kemiskinan pada 4 Maret 2020, kemiskinan
penting dari ekonomi inklusif. Ini melibatkan ekstrem ditargetkan turun menjadi nol
pengurangan jumlah orang yang hidup di persen pada 2024. Penghapusan Kemiskinan
bawah garis kemiskinan, serta peningkatan Ekstrem menjadi salah satu indikator Tujuan
kualitas hidup mereka melalui akses yang 1 (satu) pada pencapaian target global
lebih baik ke pendidikan, kesehatan, Sustainable Development Goals (SDGs).
pekerjaan yang layak, dan peluang ekonomi Kemiskinan ekstrem diukur menggunakan
lainnya. Penurunan kemiskinan juga ukuran kemiskinan absolut yang konsisten
bertujuan untuk mengurangi kesenjangan agar dapat dibandingkan antar negara
pendapatan dan kesenjangan sosial. dan antar waktu. Salah satunya dengan
mengikuti definisi Bank Dunia, yakni paritas
Arahan Presiden RI dalam rapat terbatas daya beli di bawah US$1,9 per hari.
mengenai strategi percepatan pengentasan
KAJIAN FISKAL REGIONAL 41
Tahunan 2024

