Page 43 - twiv2024
P. 43
BAB 4 | Pengembangan BAB 5 | Analisis BAB 6 | Kesimpulan dan
Ekonomi Daerah Tematik Rekomendasi
Semakin terbatasnya lapangan kerja formal peningkatan nilai tambah sektor pariwisata
dan rendahnya kualitas tenaga kerja di dan ekonomi kreatif menjadi salah satu
Sumatera Utara tentunya memerlukan kunci penting dalam peningkatan daya saing
solusi dalam bentuk Pelatihan Kompetensi sektor pariwisata di Provinsi Sumatera Utara.
Tenaga Kerja yang terintegrasi dengan
pasar kerja melalui Kerjasama dengan Mangke, Toba, dan Samosir tidak memiliki
dunia usaha dan dunia industri (DUDI), industri manufaktur atau pertambangan
Penumbuhan sektor UMKM dan IKM dan yang besar. Oleh karena itu, mengembangkan
fasilitasi standarisasi UMKM dan IKM menuju sektor industri konvensional mungkin
digitalisasi pemasaran serta pengembangan tidak bisa dilakukan atau memerlukan
sistem informasi ketenagakerjaan yang investasi yang sangat besar. Pariwisata
terintegrasi dengan bursa kerja online. menjadi alternatif yang lebih layak karena
Selain itu, perlu dilakukan penguatan memanfaatkan sumber daya alam dan
kebijakan daerah dalam rangka optimalisasi budaya yang sudah ada tanpa perlu
investasi yang merupakan langkah strategis membangun infrastruktur industri yang
dalam upaya penyelesaian permasalahan kompleks. Pariwisata dapat menciptakan
ketenagakerjaan. lapangan kerja di berbagai sektor, seperti
akomodasi, transportasi, kuliner, dan
Terbatasnya sarana dan prasarana usaha pemandu wisata. Ini membantu mengurangi
pertanian dan peternakan yang dibutuhkan pengangguran dan meningkatkan
untuk menggerakkan proses produksi dan pendapatan masyarakat lokal. Wisatawan
pemasaran komoditas pangan/peternakan yang berkunjung akan mengeluarkan uang
dan belum optimalnya pemanfaatan hasil untuk akomodasi, makanan, souvenir, dan
produksi pertanian, perikanan, peternakan aktivitas lainnya, yang dapat meningkatkan
dan perkebunan yang memiliki nilai tambah pendapatan daerah.
ekonomi tentunya memerlukan perhatian
khusus untuk mencapai keberhasilan Kontribusi sektor pariwisata Sumatera Utara
peningkatan kesejahteraan petani melalui terhadap PDRB Sumatera Utara tercatat
produksi dan produktifitas pertanian. sebesar 6,57 persen pada tahun 2022, hal
ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata
Pariwisata merupakan sektor yang Sumatera Utara memiliki potensi besar
menjanjikan dapat memberikan manfaat sebagai salah satu pertumbuhan ekonomi
pembangunan yang luas dan berkelanjutan di Sumatera Utara. Namun, hal tersebut
bagi masyarakat. Pariwisata memiliki belum sejalan dengan hasil pengukuran
multiflyer efek ke berbagai sektor serta Indeks Pembangunan Kepariwisataan
berdampak langsung kepada peningkatan Nasional (IPKN) yang dicapai oleh
ekonomi masyarakat, oleh sebab itu Provinsi Sumatera Utara. Pada tahun 2022
KAJIAN FISKAL REGIONAL 43
Tahunan 2024

