Page 77 - twiv2024
P. 77
BAB 4 | Pengembangan BAB 5 | Analisis BAB 6 | Kesimpulan dan
Ekonomi Daerah Tematik Rekomendasi
kondisi cuaca ekstrem dan risiko panen e. Pelatihan dan penerapan teknologi
dapat menurunkan hasil produksi, sementara pertanian modern dapat membantu
biaya tetap tinggi. Ketergantungan pada petani mengelola produksi secara lebih
input produksi impor juga menambah efisien.
beban, terutama jika nilai tukar mata uang
tidak stabil. 2.2.6 Nilai Tukar Nelayan (NTN)
Adapun langkah-langkah kebijakan yang Nilai Tukar Nelayan merupakan salah satu
bisa dilakukan untukmengatasi masalah indikator untuk mengukur kesejahteraan
ini yaitu: nelayan. NTN diperoleh dengan
membandingkan besaran harga yang
a. subsidi untuk input produksi seperti diterima (It) dengan harga yang dibayarkan
pupuk dan benih yang mampu menekan (Ib) oleh nelayan terhadap produk perikanan.
biaya
b. memperpendek rantai distribusi Pada Desember 2024, NTN Sumut
sehingga memastikan petani menerima meningkat dari 100,81 menjadi 100,95.
harga yang lebih baik. Jika dibandingkan dengan nasional, NTN
c. Membuka akses ke pasar domestik dan Sumut masih di bawah NTN nasional yaitu
internasional dapat meningkatkan daya sebesar 102,35. Namun, peningkatan ini
saing harga hasil panen. mencerminkan perbaikan pada penerimaan
d. Pengendalian harga input produksi nelayan setelah mencapai puncak
melalui regulasi diharapkan dapat terendahnya dalam tiga tahun terakhir
mencegah kenaikan harga yang pada Agustus 2024 yaitu sebesar 98,95.
berlebihan. Pemerintah Sumut perlu mengupayakan
Grafik 2.14. Nilai Tukar Nelayan Sumut dan Nasional Tahun 2022 s.d. 2024
Sumber : Badan Pusat Statistik, diolah
KAJIAN FISKAL REGIONAL 77
Tahunan 2024

