Page 180 - KFR Triwulan IV 2023 - Spread
P. 180

Prolog                  BAB I  |  Analisis Ekonomi Regional       BAB II  |  Analisis Fiskal Regional                 BAB IV  |  Pengembangan            BAB V  |  Analisis Tematik           BAB V  |  Kesimpulan dan
                                                                                                                                                                                                               Rekomendasi
                                                                                                                                       Ekonomi Daerah

                                     Gambar 5.2 Hasil Pengujian Regresi Dengan FEM                                                       Palindangan & Bakar (2021). IPM menunjukkan kualitas SDM pada suatu daerah. Semakin

                                                                                                                                         tinggi kualitas SDM dapat menggambarkan kualitas tenaga kerja yang ditawarkan. Tenaga
                              Dependent Variable: TPT
                                                                                                                                         kerja yang berkualitas dan memiliki keterampilan tinggi dapat memenuhi permintaan pada
                              Method: Panel Least Squares
                                                                                                                                         pasar tenaga kerja. Proksi kualitas SDM selanjutnya adalah RLS yang menunjukkan hasil
                              Date: 02/16/24   Time: 20:25
                                                                                                                                         hubungan signifikan antara lama sekolah dan tingkat pengangguran. Namun, koefisien RLS
                              Sample: 2018 2023
                                                                                                                                         positif, sehingga semakin lama rata-rata lama sekolah, semakin tinggi tingkat pengangguran.
                              Periods included: 6
                                                                                                                                         Hal ini tidak sesuai dengan teori kualitas SDM terhadap tingkat pengangguran. Berdasarkan
                              Cross-sections included: 33
                                                                                                                                         pembahasan sebelumnya (Grafik 5.11), tingkat pengangguran terendah ada di lulusan DI/II/III,
                              Total panel (balanced) observations: 198
                                                                                                                                         bahkan lulusan DIV/Universitas menyumbang angka pengangguran yang lebih tinggi. Artinya,






                                    Variable       Coefficient   Std. Error   t-Statistic   Prob.                                        tingkat  pendidikan  yang lebih tinggi  di Sumatera Utara tidak serta  merta sejalan dengan
                                                                                                                                         penyerapan tenaga kerja. Hal tersebut dapat mengindikasikan bahwa kebutuhan tenaga kerja





                                      INV          -7.17E-09   9.80E-08   -0.073229   0.9417
                                                                                                                                         di Sumatera Utara lebih terakomodir oleh lulusan DI/II/III dibanding DIV/Universitas atau pada
                                      IPM          -0.509762   0.177053   -2.879154   0.0045
                                                                                                                                         tingkat pendidikan yang  lebih rendah. Selain itu,  lulusan  pendidikan yang lebih rendah
                                      RLS           1.768224   0.649275   2.723384   0.0072
                                                                                                                                         cenderung tidak memilih jenis pekerjaan atau tingkat penghasilan sehingga lebih mudah untuk
                                       C            24.90064   7.651503   3.254346   0.0014
                                                                                                                                         mendapatkan pekerjaan. Lapangan pekerjaan di Sumatera Utara yang masih didominasi oleh

                                                    Effects Specification                                                                sektor informal masih memberikan  peluang  lebih  besar  bagi  penduduk dengan tingkat


                                                                                                                                         pendidikan lebih rendah.


                              Cross-section fixed (dummy variables)
                                                                                                                                             Variabel independent  selanjutnya  adalah  tingkat  investasi (INV). Pada hasil pengujian




                              Root MSE              0.785475     R-squared         0.916503                                              FEM menunjukkan skor Prob(F-stat)>0.05 dengan koefisien negatif. Artinya, tingkat investasi
                              Mean dependent var    4.776321     Adjusted R-squared   0.898463                                           memiliki korelasi  negatif terhadap  TPT namun  tidak signifikan.  Semakin tinggi INV maka
                              S.D. dependent var    2.725179     S.E. of regression   0.868375                                           semakin rendah TPT. Semakin tinggi investasi, semakin besar permodalan sehingga semakin
                              Akaike info criterion   2.718580     Sum squared resid   122.1602                                          meningkatkan kapasitas produksi. Kapasitas produksi yang lebih besar membutuhkan tenaga
                              Schwarz criterion     3.316447     Log likelihood    -233.1394                                             kerja yang lebih besar,  sehingga membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas. Dengan
                              Hannan-Quinn criter.   2.960576     F-statistic      50.80509                                              bertambahnya lapangan pekerjaan, tentunya dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja
                              Durbin-Watson stat    1.573515     Prob(F-statistic)   0.000000                                            sehingga menurunkan tingkat pengangguran.







                      Berdasarkan hasil uji signifikansi simultan dengan Prob(F-statistic) 0.0000 atau <0.05,
                  maka ketiga variabel explanatory secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel
                  TPT sebagai variabel dependen dengan derajat keyakinan 89,84%. Artinya, sebanyak 89,84%
                  data  mampu menjelaskan variabel  TPT. Untuk uji signifikansi parsial,  kualitas  SDM yang
                  diproksikan  dengan IPM menunjukkan  Prob(F-stat)<0.05 yaitu 0.0045 yang  mengartikan

                  bahwa  IPM berpengaruh  signifikan terhadap  TPT. Koefisien negatif artinya bahwa IPM
                  berpengaruh negatif  signifikan terhadap tingkat pengangguran, atau semakin  tinggi IPM

                  makan  akan  menurunkan tingkat  pengangguran. Hal ini sejalan dengan penelitian




           180     KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA                                                                                                                                            KAJIAN FISKAL REGIONAL       181
                                                                                                                                                                                                                Tahunan 2023
   175   176   177   178   179   180   181   182   183   184   185