Page 181 - KFR Triwulan IV 2023 - Spread
P. 181

Prolog  BAB I  |  Analisis Ekonomi Regional  BAB II  |  Analisis Fiskal Regional  BAB IV  |  Pengembangan   BAB V  |  Analisis Tematik  BAB V  |  Kesimpulan dan
                                                                                        Rekomendasi
                Ekonomi Daerah

 Gambar 5.2 Hasil Pengujian Regresi Dengan FEM   Palindangan & Bakar (2021). IPM menunjukkan kualitas SDM pada suatu daerah. Semakin

                  tinggi kualitas SDM dapat menggambarkan kualitas tenaga kerja yang ditawarkan. Tenaga
 Dependent Variable: TPT
                  kerja yang berkualitas dan memiliki keterampilan tinggi dapat memenuhi permintaan pada
 Method: Panel Least Squares
                  pasar tenaga kerja. Proksi kualitas SDM selanjutnya adalah RLS yang menunjukkan hasil
 Date: 02/16/24   Time: 20:25
                  hubungan signifikan antara lama sekolah dan tingkat pengangguran. Namun, koefisien RLS
 Sample: 2018 2023
                  positif, sehingga semakin lama rata-rata lama sekolah, semakin tinggi tingkat pengangguran.
 Periods included: 6
                  Hal ini tidak sesuai dengan teori kualitas SDM terhadap tingkat pengangguran. Berdasarkan
 Cross-sections included: 33
                  pembahasan sebelumnya (Grafik 5.11), tingkat pengangguran terendah ada di lulusan DI/II/III,
 Total panel (balanced) observations: 198
                  bahkan lulusan DIV/Universitas menyumbang angka pengangguran yang lebih tinggi. Artinya,






 Variable   Coefficient   Std. Error   t-Statistic   Prob.     tingkat  pendidikan  yang lebih tinggi  di Sumatera Utara tidak serta  merta sejalan dengan
                  penyerapan tenaga kerja. Hal tersebut dapat mengindikasikan bahwa kebutuhan tenaga kerja





 INV   -7.17E-09   9.80E-08   -0.073229   0.9417
                  di Sumatera Utara lebih terakomodir oleh lulusan DI/II/III dibanding DIV/Universitas atau pada
 IPM   -0.509762   0.177053   -2.879154   0.0045
                  tingkat pendidikan yang  lebih rendah. Selain itu,  lulusan  pendidikan yang lebih rendah
 RLS   1.768224   0.649275   2.723384   0.0072
                  cenderung tidak memilih jenis pekerjaan atau tingkat penghasilan sehingga lebih mudah untuk
 C   24.90064   7.651503   3.254346   0.0014
                  mendapatkan pekerjaan. Lapangan pekerjaan di Sumatera Utara yang masih didominasi oleh

      Effects Specification             sektor informal masih memberikan  peluang  lebih  besar  bagi  penduduk dengan tingkat


                  pendidikan lebih rendah.


 Cross-section fixed (dummy variables)
                      Variabel independent  selanjutnya  adalah  tingkat  investasi (INV). Pada hasil pengujian




 Root MSE      0.785475     R-squared      0.916503   FEM menunjukkan skor Prob(F-stat)>0.05 dengan koefisien negatif. Artinya, tingkat investasi
 Mean dependent var   4.776321     Adjusted R-squared   0.898463   memiliki korelasi  negatif terhadap  TPT namun  tidak signifikan.  Semakin tinggi INV maka
 S.D. dependent var   2.725179     S.E. of regression   0.868375   semakin rendah TPT. Semakin tinggi investasi, semakin besar permodalan sehingga semakin
 Akaike info criterion   2.718580     Sum squared resid   122.1602   meningkatkan kapasitas produksi. Kapasitas produksi yang lebih besar membutuhkan tenaga
 Schwarz criterion   3.316447     Log likelihood   -233.1394   kerja yang lebih besar,  sehingga membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas. Dengan
 Hannan-Quinn criter.   2.960576     F-statistic   50.80509   bertambahnya lapangan pekerjaan, tentunya dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja
 Durbin-Watson stat   1.573515     Prob(F-statistic)   0.000000   sehingga menurunkan tingkat pengangguran.







 Berdasarkan hasil uji signifikansi simultan dengan Prob(F-statistic) 0.0000 atau <0.05,
 maka ketiga variabel explanatory secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel
 TPT sebagai variabel dependen dengan derajat keyakinan 89,84%. Artinya, sebanyak 89,84%
 data  mampu menjelaskan variabel  TPT. Untuk uji signifikansi parsial,  kualitas  SDM yang
 diproksikan  dengan IPM menunjukkan  Prob(F-stat)<0.05 yaitu 0.0045 yang  mengartikan

 bahwa  IPM berpengaruh  signifikan terhadap  TPT. Koefisien negatif artinya bahwa IPM
 berpengaruh negatif  signifikan terhadap tingkat pengangguran, atau semakin  tinggi IPM

 makan  akan  menurunkan tingkat  pengangguran. Hal ini sejalan dengan penelitian




 180  KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA                                  KAJIAN FISKAL REGIONAL       181
                                                                                         Tahunan 2023
   176   177   178   179   180   181   182   183   184   185   186