Page 186 - KFR Triwulan IV 2023 - Spread
P. 186
Prolog BAB I | Analisis Ekonomi Regional BAB II | Analisis Fiskal Regional BAB IV | Pengembangan BAB V | Analisis Tematik BAB V | Kesimpulan dan
Rekomendasi
Ekonomi Daerah
pemerintah dan masyarakat Sumatera 4. Tingkat inflasi cenderung terkendali, Analisis fiskal regional Provinsi Sumatera dan eksekusi kegiatan masih menjadi
Utara. Upaya bersama yang komprehensif namun ada kenaikan harga bahan Utara menggambarkan dinamika ekonomi tantangan, mempengaruhi penyerapan
diperlukan untuk mengatasi berbagai makanan yang mempengaruhi tingkat dan kebijakan fiskal dalam menjaga belanja modal dan pengadaan barang
tantangan ini dan membangun Sumatera inflasi. stabilitas dan pertumbuhan ekonomi dan jasa.
Utara yang lebih baik dan berkelanjutan. daerah. Dalam pelaksanaan Anggaran
5. Pendapatan per kapita mengalami Pendapatan Belanja Negara (APBN), Secara keseluruhan, analisis fiskal regional
Dengan demikian, pembangunan kenaikan, didorong oleh pertumbuhan Sumatera Utara tetap mengandalkan Provinsi Sumatera Utara menunjukkan
daerah, khususnya Provinsi Sumatera ekonomi, peningkatan investasi, dan APBN sebagai instrumen utama untuk upaya untuk menjaga stabilitas ekonomi
Utara, membutuhkan perencanaan yang kebijakan pro-rakyat. mendukung pemulihan ekonomi dan dan masyarakat, meskipun dihadapkan
terintegrasi, pelaksanaan yang terukur, penanganan kesehatan, meskipun pada berbagai tantangan dalam
dan pendanaan yang memadai untuk 6. Ekspor dan impor mengalami kontraksi, realisasi pendapatan negara mengalami pelaksanaan APBN dan pengelolaan
mencapai tujuan pembangunan yang dengan faktor global dan domestik yang kontraksi pada tahun 2023. belanja negara.
telah ditetapkan. mempengaruhi kinerja perdagangan.
Pada sisi pendapatan, terjadi kontraksi 1. Pendapatan Daerah: Pendapatan
Fokus perkembangan ekonomi pada 7. IPM Sumatera Utara meningkat, pada realisasi penerimaan perpajakan, daerah Sumatera Utara pada tahun
beberapa indikator utama: menunjukkan kemajuan dalam terutama dari pajak dalam negeri. 2023 mengalami pertumbuhan positif
pembangunan manusia, walaupun masih Meskipun demikian, PPN dan Bea Masuk sebesar 1,49 persen dibandingkan tahun
1. PDRB Provinsi Sumatera Utara pada ada tantangan dalam bidang pendidikan, mengalami pertumbuhan yang positif, sebelumnya. Realisasi pendapatan daerah
triwulan IV tahun 2023 mencapai kesehatan, dan ekonomi. menunjukkan pergerakan ekonomi yang mencapai 92,25 persen dari target,
Rp271,46 triliun dengan pertumbuhan menggembirakan. Namun, penurunan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD)
sebesar 5,02%. Meskipun di bawah 8. Tingkat Kemiskinan: Garis kemiskinan pada realisasi PPh menyoroti dampak dan pendapatan transfer memberikan
rata-rata nasional, pertumbuhan ini mengalami kenaikan, menunjukkan pelaksanaan Program Pengungkapan kontribusi utama.
menunjukkan kinerja positif, walaupun adanya peningkatan biaya hidup. Sukarela (PPS) yang tidak terulang pada
ada tantangan dari faktor global seperti tahun 2023. 2. Pendapatan Asli Daerah (PAD):
penurunan harga komoditas ekspor dan 9. Tingkat Pengangguran Terbuka: PAD terealisasi sebesar Rp13.432,91
perlambatan ekonomi global. Pengangguran mengalami penurunan, Sementara itu, penerimaan negara bukan miliar atau 83,10 persen dari target.
namun masih ada tantangan terutama di pajak mengalami peningkatan yang Meskipun pertumbuhan PAD mengalami
2. Laju Pertumbuhan Ekonomi Sumatera perkotaan. signifikan, dengan dominasi dari PNBP peningkatan positif sebesar 1,39 persen,
Utara tumbuh positif. Beberapa daerah lainnya, terutama dari pendapatan Buku kontribusinya terhadap pendapatan total
tumbuh lebih cepat, kesenjangan 10. Tingkat Ketimpangan (Gini Ratio): Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) masih perlu ditingkatkan.
pendapatan antara kelompok masyarakat Ketimpangan pengeluaran menurun, dan pendapatan penerbitan Surat Tanda
kaya dan miskin masih tinggi. namun masih ada perbedaan yang Nomor Kendaraan Bermotor (STNK). 3. Belanja Daerah: Belanja daerah
signifikan antara wilayah perkotaan dan Sumatera Utara pada tahun 2023
3. Kontribusi belanja pemerintah terhadap perdesaan. Di sisi belanja negara, terjadi peningkatan terealisasi sebesar Rp57.440,48 miliar
PDRB cukup besar, terutama dari yang signifikan pada belanja barang, atau 89,74 persen dari pagu belanja.
komponen pengeluaran konsumsi rumah 11. NTP dan NTN mengalami kenaikan, terutama untuk bantuan sosial dan Belanja operasi dan belanja modal
tangga. menunjukkan peningkatan daya beli persiapan pemilihan umum tahun 2024. merupakan bagian terbesar dari belanja
petani dan nelayan. Meskipun begitu, kendala administratif daerah.
186 KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA KAJIAN FISKAL REGIONAL 187
Tahunan 2023

