Page 187 - KFR Triwulan IV 2023 - Spread
P. 187

Prolog  BAB I  |  Analisis Ekonomi Regional  BAB II  |  Analisis Fiskal Regional  BAB IV  |  Pengembangan   BAB V  |  Analisis Tematik  BAB V  |  Kesimpulan dan
                                                                                        Rekomendasi
                Ekonomi Daerah


 pemerintah dan masyarakat Sumatera   4. Tingkat inflasi cenderung terkendali,   Analisis fiskal regional Provinsi Sumatera   dan eksekusi kegiatan masih menjadi

 Utara. Upaya bersama yang komprehensif   namun ada kenaikan harga bahan   Utara menggambarkan dinamika ekonomi   tantangan, mempengaruhi penyerapan
 diperlukan untuk mengatasi berbagai   makanan yang mempengaruhi tingkat   dan kebijakan fiskal dalam menjaga   belanja modal dan pengadaan barang
 tantangan ini dan membangun Sumatera   inflasi.  stabilitas dan pertumbuhan ekonomi   dan jasa.
 Utara yang lebih baik dan berkelanjutan.  daerah. Dalam pelaksanaan Anggaran

 5. Pendapatan per kapita mengalami   Pendapatan Belanja Negara (APBN),   Secara keseluruhan, analisis fiskal regional
 Dengan demikian, pembangunan   kenaikan, didorong oleh pertumbuhan   Sumatera Utara tetap mengandalkan   Provinsi Sumatera Utara menunjukkan
 daerah, khususnya Provinsi Sumatera   ekonomi, peningkatan investasi, dan   APBN sebagai instrumen utama untuk   upaya untuk menjaga stabilitas ekonomi
 Utara, membutuhkan perencanaan yang   kebijakan pro-rakyat.  mendukung pemulihan ekonomi dan   dan masyarakat, meskipun dihadapkan
 terintegrasi, pelaksanaan yang terukur,   penanganan kesehatan, meskipun   pada berbagai tantangan dalam

 dan pendanaan yang memadai untuk   6. Ekspor dan impor mengalami kontraksi,   realisasi pendapatan negara mengalami   pelaksanaan APBN dan pengelolaan
 mencapai tujuan pembangunan yang   dengan faktor global dan domestik yang   kontraksi pada tahun 2023.  belanja negara.
 telah ditetapkan.  mempengaruhi kinerja perdagangan.

            Pada sisi pendapatan, terjadi kontraksi            1. Pendapatan Daerah: Pendapatan
 Fokus perkembangan ekonomi pada   7. IPM Sumatera Utara meningkat,   pada realisasi penerimaan perpajakan,   daerah Sumatera Utara pada tahun
 beberapa indikator utama:  menunjukkan kemajuan dalam   terutama dari pajak dalam negeri.   2023 mengalami pertumbuhan positif
 pembangunan manusia, walaupun masih   Meskipun demikian, PPN dan Bea Masuk   sebesar 1,49 persen dibandingkan tahun
 1. PDRB Provinsi Sumatera Utara pada   ada tantangan dalam bidang pendidikan,   mengalami pertumbuhan yang positif,   sebelumnya. Realisasi pendapatan daerah
 triwulan IV tahun 2023 mencapai   kesehatan, dan ekonomi.  menunjukkan pergerakan ekonomi yang   mencapai 92,25 persen dari target,

 Rp271,46 triliun dengan pertumbuhan   menggembirakan. Namun, penurunan   dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD)
 sebesar 5,02%. Meskipun di bawah   8. Tingkat Kemiskinan: Garis kemiskinan   pada realisasi PPh menyoroti dampak   dan pendapatan transfer memberikan
 rata-rata nasional, pertumbuhan ini   mengalami kenaikan, menunjukkan   pelaksanaan Program Pengungkapan   kontribusi utama.

 menunjukkan kinerja positif, walaupun   adanya peningkatan biaya hidup.  Sukarela (PPS) yang tidak terulang pada
 ada tantangan dari faktor global seperti   tahun 2023.        2. Pendapatan Asli Daerah (PAD):
 penurunan harga komoditas ekspor dan   9. Tingkat Pengangguran Terbuka:   PAD terealisasi sebesar Rp13.432,91
 perlambatan ekonomi global.  Pengangguran mengalami penurunan,   Sementara itu, penerimaan negara bukan   miliar atau 83,10 persen dari target.
 namun masih ada tantangan terutama di   pajak mengalami peningkatan yang   Meskipun pertumbuhan PAD mengalami

 2. Laju Pertumbuhan Ekonomi Sumatera   perkotaan.  signifikan, dengan dominasi dari PNBP   peningkatan positif sebesar 1,39 persen,
 Utara tumbuh positif. Beberapa daerah   lainnya, terutama dari pendapatan Buku   kontribusinya terhadap pendapatan total
 tumbuh lebih cepat, kesenjangan   10. Tingkat Ketimpangan (Gini Ratio):   Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB)   masih perlu ditingkatkan.
 pendapatan antara kelompok masyarakat   Ketimpangan pengeluaran menurun,   dan pendapatan penerbitan Surat Tanda

 kaya dan miskin masih tinggi.  namun masih ada perbedaan yang   Nomor Kendaraan Bermotor (STNK).  3. Belanja Daerah: Belanja daerah
 signifikan antara wilayah perkotaan dan                       Sumatera Utara pada tahun 2023
 3. Kontribusi belanja pemerintah terhadap   perdesaan.  Di sisi belanja negara, terjadi peningkatan   terealisasi sebesar Rp57.440,48 miliar
 PDRB cukup besar, terutama dari   yang signifikan pada belanja barang,   atau 89,74 persen dari pagu belanja.
 komponen pengeluaran konsumsi rumah   11. NTP dan NTN mengalami kenaikan,   terutama untuk bantuan sosial dan   Belanja operasi dan belanja modal

 tangga.  menunjukkan peningkatan daya beli   persiapan pemilihan umum tahun 2024.   merupakan bagian terbesar dari belanja
 petani dan nelayan.  Meskipun begitu, kendala administratif   daerah.




 186  KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA                                  KAJIAN FISKAL REGIONAL       187
                                                                                         Tahunan 2023
   182   183   184   185   186   187   188   189   190   191   192