Page 189 - KFR Triwulan IV 2023 - Spread
P. 189

Prolog  BAB I  |  Analisis Ekonomi Regional  BAB II  |  Analisis Fiskal Regional  BAB IV  |  Pengembangan   BAB V  |  Analisis Tematik  BAB V  |  Kesimpulan dan
                                                                                        Rekomendasi
                Ekonomi Daerah


 4. Surplus/Defisit APBN: APBN Sumut   Pendapatan transfer merupakan   tersebut bertujuan untuk menciptakan   kualitas pelayanan publik, mempercepat

 mengalami surplus sebesar Rp1.069,17   sumber utama bagi Sumatera Utara,   alokasi sumber daya nasional yang efisien,   pembangunan daerah, dan mengurangi
 miliar pada tahun 2023, tetapi defisit   menyumbang 75,29% terhadap   transparan, akuntabel, dan berkeadilan   kesenjangan antar daerah.
 APBN dalam tiga tahun terakhir   total pendapatan. Meskipun realisasi   guna mewujudkan pemerataan layanan
 menunjukkan tren yang meningkat. Ini   pendapatan transfer mengalami   publik dan peningkatan kesejahteraan   16. Monitoring dan evaluasi belanja K/L

 terutama disebabkan oleh peningkatan   pertumbuhan, terdapat penurunan   masyarakat di seluruh Indonesia.  yang mendukung DAK Fisik dilakukan
 belanja.  signifikan pada belanja tidak terduga.              secara berkala, terutama dalam bidang-
 Belanja operasional masih dominan,   12. Strategi pembangunan wilayah   bidang seperti kesehatan, pertanian,
 5. Pengelolaan Badan Layanan Umum   dengan belanja pegawai mencapai   Sumatera, khususnya Sumatera   pendidikan, dan jalan.
 (BLU): Terdapat 11 satker BLU di Sumut   52,39%. Sumut juga mengalami defisit   Utara, mengutamakan pemerataan,

 yang mengalami pertumbuhan aset.   pada tahun 2023, sehingga perlu   pertumbuhan, pelaksanaan otonomi   17. Meskipun terdapat capaian realisasi
 Meskipun demikian, ada beberapa satker   pembiayaan tambahan. Di samping   daerah, penguatan konektivitas, serta   yang baik dalam beberapa bidang,
 yang belum mencapai rasio penerimaan   itu, pembiayaan daerah mengalami   mitigasi dan pengurangan risiko bencana.   masih terdapat beberapa kendala dan

 PNBP terhadap belanja sebesar 50   penurunan signifikan, menurun 26,61%   Ini tercermin dalam revisi RPJMD dan   tantangan dalam implementasi program
 persen.  dibandingkan tahun sebelumnya.  prioritas pembangunan yang mengalami   pembangunan, yang perlu terus dipantau
            perubahan dari lima menjadi delapan                dan dievaluasi untuk memastikan efisiensi
 6. Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit   9. Undang-Undang Dasar Republik   prioritas.  dan efektivitas penggunaan dana publik
 Ultra Mikro (UMi): Penyaluran KUR dan   Indonesia Tahun 1945 memberikan   serta pencapaian tujuan pembangunan.

 UMi mengalami penurunan pada tahun   mandat kepada pemerintah daerah   13. Harmonisasi belanja Kementerian/
 2023, disebabkan oleh kebijakan KUR   untuk mengatur urusan pemerintahan   Lembaga (K/L) dengan Dana Alokasi   Bidang Kesehatan:
 baru dan tingginya suku bunga.  secara otonom, namun dengan adanya   Khusus (DAK) Fisik di Provinsi Sumut

 Hubungan Keuangan antara Pemerintah   tahun anggaran 2023 penting untuk   Dalam bidang kesehatan, Dana Alokasi
 7. Pengelolaan Manajemen Investasi:   Pusat dan Pemerintahan Daerah,   memastikan sinergi dan efisiensi   Khusus Fisik (DAK Fisik) dialokasikan
 Penyaluran pinjaman dan kredit   diperlukan pengaturan yang adil, selaras,   penggunaan dana publik, serta   untuk mendukung kegiatan fisik yang
 pemerintah di Sumut juga mengalami   dan akuntabel.  memaksimalkan pencapaian tujuan   berkaitan dengan kesehatan daerah dan
 perubahan, dengan hanya satu pinjaman   pembangunan daerah dan nasional.  prioritas nasional. Pada tahun 2023, arah
 yang aktif pada tahun 2023.  10. Melalui Undang-Undang Nomor 1   kebijakan DAK Fisik Bidang Kesehatan

 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan   14. Harmonisasi tersebut dilakukan   difokuskan pada penguatan Sistem
 8. Isu Strategis Pelaksanaan APBN   Pemerintah Pusat dan Pemerintahan   dengan menyelaraskan program/kegiatan   Kesehatan Nasional, peningkatan kualitas
 Daerah: Perekonomian global yang tidak   Daerah, ditetapkan arah baru dalam   K/L dan DAK Fisik dengan prioritas   layanan kesehatan ibu dan balita, serta
 stabil mempengaruhi APBN Sumut,   hubungan keuangan tersebut dengan   pembangunan daerah, serta sinkronisasi   percepatan penurunan prevalensi balita

 dengan upaya untuk meningkatkan   ruang lingkup yang mencakup berbagai   perencanaan dan penganggaran.  stunting. Dana tersebut juga disalurkan
 produktivitas dan menjaga pemulihan   aspek seperti penerimaan daerah,   ke empat subbidang utama, termasuk
 ekonomi yang berkelanjutan. Diperlukan   pengelolaan TKD, pengelolaan belanja   15. Bidang-bidang utama yang mendapat   keluarga berencana, pengendalian
 upaya lebih lanjut untuk meningkatkan   daerah, dan sinergi kebijakan fiskal   alokasi anggaran dari DAK Fisik antara   penyakit, penurunan angka kematian ibu

 pendapatan, mengelola belanja, dan   nasional.  lain pendidikan, kesehatan, jalan,   dan bayi, serta intervensi stunting.
 mengoptimalkan program-program   pertanian, air minum, dan sanitasi. DAK
 pemerintah.  11. Implementasi Hubungan Keuangan   Fisik bertujuan untuk meningkatkan   Bidang Pendidikan:




 188  KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA                                  KAJIAN FISKAL REGIONAL       189
                                                                                         Tahunan 2023
   184   185   186   187   188   189   190   191   192   193   194