Page 68 - KFR Triwulan I 2025
P. 68
Prolog BAB 1 | Analisis Ekonomi BAB 2 | Analisis Fiskal
Regional Regional
Secara umum, Indeks Ketahanan Pangan Deflasi ini cukup dalam bila dibandingkan
(IKP) di Sumut menunjukkan tren yang dengan periode yang sama dalam tiga
relatif stabil dan positif dalam kurun waktu tahun terakhir. Fakta ini seharusnya menjadi
lima tahun terakhir. Nilai IKP selalu berada sinyal bagi pemerintah sehubungan dengan
pada kategori “Tahan” (IKP≥75), kecuali efisiensi anggaran untuk program MBG
pada tahun 2020 yang sempat turun ke yang dapat memiliki dampak multiplier
kategori “Cukup Tahan” (IKP<75). Dari sisi effect terhadap inflasi. Di bulan Maret 2025,
ketersediaan bangan makanan, Sumut dinilai Sumut kembali mengalami inflasi sebesar
mampu melaksanakan MBG karena Sumut 0,68%. Secara yoy, angka inflasi ini tidak
memiliki beragam sumber makanan nabati jauh berbeda dalam tiga tahun terakhir.
dan hewani sehingga bahan makanan yang Maka, dapat disimpulkan bahwa program
digunakan dalam program MBG bersumber MBG belum menunjukkan sinyal positif
dari produsen lokal di Sumut. terhadap perbaikan inflasi di Sumut. Namun,
ke depannya masih perlu dilakukan analisis
2.3. Tingkat Inflasi dan penelitian lebih lanjut mengenai dampak
program MBG mengingat program ini baru
Pelaksanaan MBG di bulan Januari 2025
berjalan sejak awal tahun 2025.
diiringi dengan angka inflasi Sumut sebesar
0,07%, yang bila dibandingkan secara yoy,
2.4. Nilai Tukar Petani (NTP)
inflasi ini mengalami penurunan dalam tiga
tahun terakhir. Di bulan Februari 2025, Meninjau dampak pelaksanaan MBG dari
Sumut mengalami deflasi hingga 0,63%. sisi Nilai Tukar Petani (NTP), terdapat tren
Grafik 2.13. Inflasi Sumut Tahun 2023 - 2025, m-to-m (%)
Sumber : BPS Sumut, 2025, diolah
68 KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA

