Page 147 - KFR Triwulan II 2023 [spread]
P. 147

C. ANALISIS TEMATIK  REKOMENDASI


 1.  Sumber utama PAD di Sumatera Utara   yakni pertanian  A. PEMERINTAH DAERAH
 berasal dari Pajak dan Lain-lain PAD

 yang Sah. Adapun Retribusi hanya   5.  Seluruh Pemda di Sumatera Utara   1.  Pemerintah daerah perlu lebih serius   penerimaan daerah baik dari sisi
 berperan minimal, tidak lebih daripada   masih mempersiapkan implementasi   dalam peningkatan pertumbuhan   kepatuhan penerimaan daerah
 hasil Pengelolaan kekayaan daerah   UU HKPD, dengan target yang   perekonomian Sumut utamanya   melalui program kemudahan dalam

 yang dipisahkan.   beragam, namun Sebagian besar   dengan program pemberdayaan   pembayaran seluruh penerimaan
 menargetkan pengimplementasi UU   UMKM. Jumlah UMKM yang          daerah sehingga masyarakat dapat
 2.  Berdasarkan tren pertumbuhannya,   HKPD untuk penguatan Local Taxing   dominan di seluruh Sumut sangat   terbantu dalam pengumpulan
 Lain-lain PAD yang sah merupakan   Power pada tahun 2024.  membutuhkan uluran tangan   penerimaan daerah.
 sektor primadona yang tumbuh positif   pemerintah untuk meningkatkan

 di keseluruhan daerah, lebih daripada   omset dan pengelolaan UMKM yang   5.  Pemerintah Daerah perlu dilakukan
 pertumbuhan penerimaan pajak.   lebih baik.                       upaya-upaya pemenuhan kebutuhan
 Mayoritas lain-lain PAD yang sah                                  dokumen terkait pembayaran Dana
 bersumber dari Pendapatan BLUD.   2.  TPID sebagai tim yang diberikan   Desa secara lebih awal untuk dapat

                kewenangan untuk melakukan                         memitigasi jika terjadi permasalahan
 3.  Local Tax Ratio secara agregat   pengendalian inflasi di daerah agar   pada system terkait dapat diantisipasi
 tumbuh bervariasi antardaerah di   dapat meningkatkan kinerjanya dalam   dan tidak terjadi keterlambatan
 Sumatera Utara dengan pertumbuhan   bentuk kegiatan yang dapat menjamin   penyalurannya.
 positif di sebagian daerah dan   ketersediaan komoditas yang

 pertumbuhan negatif di daerah   berpengaruh kuat terhadap inflasi di   6.  Optimalisasi Belanja Operasional
 lainnya dan juga sebagian cenderung   daerah.                     pemerintahan perlu dilakukan agar
 volatil.                                                          komposisi belanja tidak timpang

            3.  Pemerintah daerah harus terus                      namun lebih dominan pada belanja
 4.  Diperoleh cukup keyakinan bahwa   berusaha untuk menurunkan tingkat   non Operasional yang berkontribusi
 PDRD tumbuh seiring dengan   pengangguran dan kemiskinan          besar terhadap percepatan
 peningkatan PDRB. Selanjutnya   utamanya di daerah perkotaan melalui   pertumbuhan ekonomi daerah.
 dapat diidentifikasi bahwa sektor   program-program pemberdayaan   Percepatan pelaksanaan belanja

 utama yang berkontribusi pada PDRB   masyarakat sehingga masyarakat   daerah perlu dilakukan dalam
 tidak berkaitan langsung dengan   yang masuk dalam kategori       kerangka belanja berkualitas, sehingga
 PDRD, seperti sector Pertanian,   pengangguran memiliki pekerjaan   mengurangi terjadinya dana yang idle
 Kehutanan dan Perikanan, dalam   yang dapat menghidupi diri sendiri   di rekening BUD dan mempercepat

 artian local taxing power saat ini   dan membebaskan keluarganya dari   pergerakan perekonomian daerah.
 tidak memberikan kewenangan pada   kemiskinan  ekstrem.           Pemerintah Daerah perlu mendorong
 pemerintah daerah untuk memajaki                                  para kepala OPD untuk memonitor
 sektor utama yang menjadi sumber   4.  Pemerintah daerah diharapkan   perkembangan belanja dengan

 utama PDRB di wilayah Sumatera   dapat meningkatkan sumber-sumber   lebih cermat dan berpegang pada




 146  KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA                                  KAJIAN FISKAL REGIONAL        147
                                                                                Semester I Tahun 2023
   142   143   144   145   146   147   148   149   150   151   152