Page 48 - KFR Triwulan II 2023 [spread]
P. 48

Prolog                  BAB I  |  Analisis Ekonomi Regional       BAB II  |  Analisis Fiskal Regional                  BAB III  |  Pengembangan         BAB IV  |  Analisis Tematik      BAB V  |  Kesimpulan dan
                                                                                                                                        Ekonomi Daerah                                                    Rekomendasi



                          Tabel II.1 APBN Provinsi Sumatera Utara Periode s.d 31 Juni 2023                                         II.1.1. Pendapatan Negara dan Hibah                      Grafik II.1 Kontribusi komponen
                                                                                                                                                                                             pendapatan negara dan hibah
                                                  Tahun 2022                        Tahun 2023             Growth
           i-Account (Miliar Rupiah)                                                                                               Capaian Pendapatan Negara dan Hibah
                                          Pagu       Realisasi   %Real      Pagu      Realisasi    % Real     %                    hingga akhir Triwulan II tahun 2023
        PENDAPATAN NEGARA DAN            38.194,65    21.927,99   57,41%   38.726,02     17.081,15  44,11%  -22,10%                mengalami kontraksi namun tidak
        HIBAH
                                                                                                                                   signifikan. Pertumbuhan negatif ini
        Pendapatan Perpajakan            36.278,62    20.927,35   57,69%   36.904,06     15.734,23  42,64%  -24,82%
                                                                                                                                   didorong oleh penerimaan perpajakan
        Pendapatan Negara Bukan Pajak    1.916,03      1.000,64   52,22%    1.821,96      1.346,92  73,93%   34,61%
                                                                                                                                   yang turun sebesar 24,82 persen. Di
        Hibah                              0,00            0,00    0,00%       0,00          0,00    0,00%    0,00%                sisi lain, penerimaan perpajakan masih

        BELANJA NEGARA                   60.898,35    27.475,49   45,12%   65.059,42     27.633,39  42,47%    0,57%                menjadi sumber utama pendapatan
        BELANJA PEMERINTAH PUSAT         20.647,22     7.861,62   38,08%   23.569,13      9.141,05  38,78%   16,27%                negara dengan kontribusi sebesar 92,11
        (BPP)
                                                                                                                                   persen terhadap total pendapatan
        Belanja Pegawai                  9.092,44      4.197,64   46,17%    9.171,40      4.622,25  50,40%   10,12%                negara.                                              Sumber : Aplikasi OMSPAN, Kanwil DJPBC Sumut
        Belanja Barang                   7.436,39      2.428,31   32,65%    9.479,50      3.205,06  33,81%   31,99%

        Belanja Modal                    4.071,49      1.219,90   29,96%    4.861,26      1.301,80  26,78%    6,71%                II.1.1.1 Pendapatan Perpajakan

        Belanja Bantuan Sosial            46,90           15,76   33,60%      56,97         11,93   20,95%  -24,27%                a. Pajak Dalam Negeri

        Belanja Hibah                      0,00            0,00    0,00%       0,00          0,00    0,00%    0,00%                Secara umum, penerimaan pajak dalam                didukung oleh PPh Final, sejalan dengan
        Belanja Lain-Lain                  0,00            0,00    0,00%       0,00          0,00    0,00%    0,00%                negeri sampai dengan akhir triwulan II-            adanya Program Pengungkapan Sukarela

        Belanja Pembayaran Bunga Utang     0,00            0,00    0,00%       0,00          0,00    0,00%    0,00%                2023 mengalami pertumbuhan negatif                 (PPS) yang berakhir pada 30 Juni 2022
                                                                                                                                   sebesar 24,82 persen (yoy). Hal ini                serta kenaikan tarif PPN menjadi 11% yang
        Belanja Subsidi                    0,00            0,00    0,00%       0,00          0,00    0,00%    0,00%
                                                                                                                                   disebabkan karena turunnya penerimaan              berlaku mulai 1 April 2022.
        TRANSFER KE DAERAH DAN           40.251,13    19.613,88   48,73%   41.490,29     18.492,34  44,57%   -5,72%
        DANA DESA (TKDD)                                                                                                           pajak dalam negeri terutama pajak

        Dana Transfer Umum (DTU)         24.854,38    13.295,09   53,49%   25.728,89     12.283,85  47,74%   -7,61%                penghasilan PPh Non Migas dan Pajak                Pajak Penghasilan masih menjadi

        Dana Alokasi Umum                22.691,93    13.069,90   57,60%   23.980,74     11.901,56  49,63%   -8,94%                Lainnya sebesar 29,91 persen. Nominal              komponen yang memberikan kontribusi
                                                                                                                                   Pajak Penghasilan Non Migas sebesar                terbesar terhadap penerimaan pajak
        Dana Bagi Hasil                  2.162,44        225,19   10,41%    1.748,14       382,29   21,87%   69,76%
                                                                                                                                   Rp9,84 triliun. Berdasarkan jenis pajaknya,        Grafik II.2 Komponen Pajak Dalam Negeri
        Dana Transfer Khusus (DTK)       10.752,09     4.467,30   41,55%   11.016,41      4.293,06  38,97%   -3,90%
                                                                                                                                   mayoritas jenis pajak utama mampu                             TW II 2023 dan 2022
        Dana Alokasi Khusus Fisik        3.059,24        187,95    6,14%    3.180,66       359,24   11,29%    0,00%                tumbuh lebih baik dibandingkan tahun
        Dana Alokasi Khusus Nonfisik     7.692,85      4.279,34   55,63%    7.835,76      3.933,83  50,20%   -8,07%                2022, dengan realisasi netto sejumlah
                                                                                                                                   jenis pajak terbesar menunjukkan
        Dana Otsus, DIY, DID              247,88          65,75   26,53%     202,61          0,00    0,00% -100,00%
                                                                                                                                   pertumbuhan positif, di antaranya PPh
        Dana Otsus, DIY, DID              247,88          65,75   26,53%     202,61        101,31   50,00%   54,07%
                                                                                                                                   Ps 21 yang tumbuh 11,15% yoy, dan PPh Ps
        Dana Desa                        4.396,78      1.785,74   40,61%    4.542,38      1.915,43  42,17%    7,26%                25/29 OP yang tumbuh 10,15% yoy

        Dana Desa                        4.396,78      1.785,74   40,61%    4.542,38      1.915,43  42,17%    7,26%
        SURPLUS/DEFISIT                 -22.703,69     -5.547,50  24,43%  -26.333,40    -10.552,24  40,07%   90,22%                Sementara nilai PPN dan PPnBM sebesar
        Sisa Lebih/Kurang Pembiayaan    -22.703,69     -5.547,50  24,43%  -26.333,40    -10.552,24  40,07%   90,22%                Rp4,17 triliun, tumbuh 31,32 persen
        Anggaran (SiLPA/SiKPA)                                                                                                     (yoy). Kenaikan PPN tersebut terutama              Sumber: Aplikasi OM-SPAN dan Kanwil DJP Sumut
       Sumber : Aplikasi OMSPAN, Kanwil DJP Sumut I dan II, Kanwil DJPBC Sumut dan Aplikasi Simtrada                                                                                  I dan II



             48    KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA                                                                                                                                            KAJIAN FISKAL REGIONAL         49
                                                                                                                                                                                                       Semester I Tahun 2023
   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53