Page 49 - KFR Triwulan II 2023 [spread]
P. 49

Prolog  BAB I  |  Analisis Ekonomi Regional  BAB II  |  Analisis Fiskal Regional  BAB III  |  Pengembangan   BAB IV  |  Analisis Tematik  BAB V  |  Kesimpulan dan
                 Ekonomi Daerah                                                    Rekomendasi



 Tabel II.1 APBN Provinsi Sumatera Utara Periode s.d 31 Juni 2023  II.1.1. Pendapatan Negara dan Hibah  Grafik II.1 Kontribusi komponen
                                                                      pendapatan negara dan hibah
 Tahun 2022  Tahun 2023  Growth
 i-Account (Miliar Rupiah)  Capaian Pendapatan Negara dan Hibah
 Pagu  Realisasi  %Real  Pagu  Realisasi  % Real  %  hingga akhir Triwulan II tahun 2023
 PENDAPATAN NEGARA DAN   38.194,65  21.927,99  57,41%  38.726,02  17.081,15  44,11%  -22,10%  mengalami kontraksi namun tidak
 HIBAH
            signifikan. Pertumbuhan negatif ini
 Pendapatan Perpajakan  36.278,62  20.927,35  57,69%  36.904,06  15.734,23  42,64%  -24,82%
            didorong oleh penerimaan perpajakan
 Pendapatan Negara Bukan Pajak  1.916,03  1.000,64  52,22%  1.821,96  1.346,92  73,93%  34,61%
            yang turun sebesar 24,82 persen. Di
 Hibah  0,00  0,00  0,00%  0,00  0,00  0,00%  0,00%  sisi lain, penerimaan perpajakan masih

 BELANJA NEGARA  60.898,35  27.475,49  45,12%  65.059,42  27.633,39  42,47%  0,57%  menjadi sumber utama pendapatan
 BELANJA PEMERINTAH PUSAT   20.647,22  7.861,62  38,08%  23.569,13  9.141,05  38,78%  16,27%  negara dengan kontribusi sebesar 92,11
 (BPP)
            persen terhadap total pendapatan
 Belanja Pegawai  9.092,44  4.197,64  46,17%  9.171,40  4.622,25  50,40%  10,12%  negara.  Sumber : Aplikasi OMSPAN, Kanwil DJPBC Sumut
 Belanja Barang  7.436,39  2.428,31  32,65%  9.479,50  3.205,06  33,81%  31,99%

 Belanja Modal  4.071,49  1.219,90  29,96%  4.861,26  1.301,80  26,78%  6,71%  II.1.1.1 Pendapatan Perpajakan

 Belanja Bantuan Sosial  46,90  15,76  33,60%  56,97  11,93  20,95%  -24,27%  a. Pajak Dalam Negeri

 Belanja Hibah  0,00  0,00  0,00%  0,00  0,00  0,00%  0,00%  Secara umum, penerimaan pajak dalam   didukung oleh PPh Final, sejalan dengan
 Belanja Lain-Lain  0,00  0,00  0,00%  0,00  0,00  0,00%  0,00%  negeri sampai dengan akhir triwulan II-  adanya Program Pengungkapan Sukarela

 Belanja Pembayaran Bunga Utang  0,00  0,00  0,00%  0,00  0,00  0,00%  0,00%  2023 mengalami pertumbuhan negatif   (PPS) yang berakhir pada 30 Juni 2022
            sebesar 24,82 persen (yoy). Hal ini                serta kenaikan tarif PPN menjadi 11% yang
 Belanja Subsidi  0,00  0,00  0,00%  0,00  0,00  0,00%  0,00%
            disebabkan karena turunnya penerimaan              berlaku mulai 1 April 2022.
 TRANSFER KE DAERAH DAN   40.251,13  19.613,88  48,73%  41.490,29  18.492,34  44,57%  -5,72%
 DANA DESA (TKDD)  pajak dalam negeri terutama pajak

 Dana Transfer Umum (DTU)  24.854,38  13.295,09  53,49%  25.728,89  12.283,85  47,74%  -7,61%  penghasilan PPh Non Migas dan Pajak   Pajak Penghasilan masih menjadi

 Dana Alokasi Umum  22.691,93  13.069,90  57,60%  23.980,74  11.901,56  49,63%  -8,94%  Lainnya sebesar 29,91 persen. Nominal   komponen yang memberikan kontribusi
            Pajak Penghasilan Non Migas sebesar                terbesar terhadap penerimaan pajak
 Dana Bagi Hasil  2.162,44  225,19  10,41%  1.748,14  382,29  21,87%  69,76%
            Rp9,84 triliun. Berdasarkan jenis pajaknya,        Grafik II.2 Komponen Pajak Dalam Negeri
 Dana Transfer Khusus (DTK)  10.752,09  4.467,30  41,55%  11.016,41  4.293,06  38,97%  -3,90%
            mayoritas jenis pajak utama mampu                             TW II 2023 dan 2022
 Dana Alokasi Khusus Fisik  3.059,24  187,95  6,14%  3.180,66  359,24  11,29%  0,00%  tumbuh lebih baik dibandingkan tahun
 Dana Alokasi Khusus Nonfisik  7.692,85  4.279,34  55,63%  7.835,76  3.933,83  50,20%  -8,07%  2022, dengan realisasi netto sejumlah
            jenis pajak terbesar menunjukkan
 Dana Otsus, DIY, DID  247,88  65,75  26,53%  202,61  0,00  0,00% -100,00%
            pertumbuhan positif, di antaranya PPh
 Dana Otsus, DIY, DID  247,88  65,75  26,53%  202,61  101,31  50,00%  54,07%
            Ps 21 yang tumbuh 11,15% yoy, dan PPh Ps
 Dana Desa  4.396,78  1.785,74  40,61%  4.542,38  1.915,43  42,17%  7,26%  25/29 OP yang tumbuh 10,15% yoy

 Dana Desa  4.396,78  1.785,74  40,61%  4.542,38  1.915,43  42,17%  7,26%
 SURPLUS/DEFISIT  -22.703,69  -5.547,50  24,43%  -26.333,40  -10.552,24  40,07%  90,22%  Sementara nilai PPN dan PPnBM sebesar
 Sisa Lebih/Kurang Pembiayaan   -22.703,69  -5.547,50  24,43%  -26.333,40  -10.552,24  40,07%  90,22%  Rp4,17 triliun, tumbuh 31,32 persen
 Anggaran (SiLPA/SiKPA)  (yoy). Kenaikan PPN tersebut terutama   Sumber: Aplikasi OM-SPAN dan Kanwil DJP Sumut
 Sumber : Aplikasi OMSPAN, Kanwil DJP Sumut I dan II, Kanwil DJPBC Sumut dan Aplikasi Simtrada  I dan II



 48  KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA                                   KAJIAN FISKAL REGIONAL         49
                                                                                Semester I Tahun 2023
   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54