Page 53 - KFR Triwulan II 2023 [spread]
P. 53
Prolog BAB I | Analisis Ekonomi Regional BAB II | Analisis Fiskal Regional BAB III | Pengembangan BAB IV | Analisis Tematik BAB V | Kesimpulan dan
Ekonomi Daerah Rekomendasi
II.1.3. Kontribusi Pendapatan dari Sektor Usaha/Penerimaan Sektoral Grafik II.5 Realisasi Belanja Negara TW I Oleh karena itu, kualitas kebijakan dan
2023 dan 2022 alokasi anggaran belanja pemerintah
Tabel II.3 Pertumbuhan dan Kontribusi Penerimaan Pajak Sumut per Sektor Ekonomi
pusat menempati posisi yang sangat
% Kon- strategis dalam mendukung pencapaian
Sektor Dominan 2022 2023 Growth tribusi
2023 tujuan nasional.
Industri Pengolahan 6.513.524.857.982 7.565.224.444.708 16,15% 37,32%
Perdagangan Besar dan Eceran; 7.362.268.668.558 5.760.264.218.127 -21,76% 28,42% Belanja Pemerintah Pusat di Wilayah
Reparasi Provinsi Sumatera Utara pada triwulan II
Pertanian, Kehutanan dan Peri- 1.464.330.112.165 1.309.179.534.546 -10,60% 6,46%
kanan 2023 masih didominasi Belanja pegawai
Administrasi Pemerintahan dan 750.717.283.569 1.142.542.472.405 52,19% 5,64% sebesar 50,57% dari keseluruhan belanja
Jaminan Sumber: OM-SPAN, diolah
pemerintah pusat dengan realisasi yaitu
Jasa Keuangan dan Asuransi 907.962.435.980 1.017.720.373.416 12,09% 5,02%
Rp4.622,25 miliar atau sebesar 50,40%
Total Sektor Domninan 16.998.803.418.254 16.974.931.043.203 -0,14% 82,85% dari nilai pagu, nilai tersebut mengalami
II.1.4.1 Belanja Pemerintah Pusat
Sektor Lainnya 6.998.722.214.998 3.476.820.232.860 -50,32% 17,15% pertumbuhan sebesar 10,12% dibanding
Anggaran belanja pemerintah pusat periode yang sama tahun sebelumnya.
Jumlah 23.997.525.633.252 20.271.751.276.063 -15,53% 100,00%
memiliki dua peran penting dalam
pencapaian tujuan nasional, terutama Kontribusi selanjutnya disusul oleh
Sumber: Aplikasi OM-SPAN dan BPS Sumut, diolah
terkait dengan peningkatan kesejahteraan Belanja Barang pada triwulan II 2023
Berdasarkan data Kantor Wilayah sebesar 50,32%. Sektor lainnya yang rakyat. Pertama, besaran dan komposisi sebesar Rp3.205,06 miliar dengan
Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Utara, mengalami penurunan pertumbuhan belanja pemerintah pusat memiliki kontribusi 35,06% dari total realisasi
secara kumulatif seluruh sektor dominan yaitu konstruksi, pertambangan dan belanja pemerintah pusat. Realisasi
mencatat pertumbuhan negatif pada penggalian, jasa profesional, dan jasa Grafik II.6 Realisasi Belanja Pemerintah belanja barang tersebut mengalami
Pusat TW II 2023 dan 2022
periode Januari sampai dengan Juni 2023 pendidikan. Pertanian, Kehutanan dan pertumbuhan sebesar 31,99% dibanding
sebesar 15,53%. Jumlah kontribusi atas 5 Perikanan mengalami pertumbuhan periode yang sama tahun sebelumnya.
sektor unggulan sebesar 82,85% dari total negatif dikarenakan menurunnya tren Peningkatan realisasi belanja tersebut
penerimaan. Sektor lainnya terdiri dari 16 harga komoditas Perdagangan Besar, terjadi dikarenakan adanya peningkatan
sektor memberikan kontribusi sebesar Pertanian, Kehutanan dan Perikanan dan belanja barang operasional, belanja
17,15% yang berarti mengalami penurunan program PPS di tahun 2022 yang tidak barang non operasional dan belanja
dari kontribusi tahun sebelumnya yang terjadi kembali di tahun 2023. barang untuk diserahkan kepada
masyarakat/Pemda.
II.1.4. Belanja Negara
Belanja Negara di Wilayah Provinsi tumbuh sebesar 0,57% dibanding periode Realisasi Belanja Modal mengalami
Sumber: OM-SPAN, diolah
Sumatera Utara pada triwulan II yang sama tahun sebelumnya. Belanja pertumbuhan 6,71% dari yang sebelumnya
tahun 2023 telah terealisasi sebesar Negara tersebut terdiri dari belanja dampak signifikan pada permintaan Rp1.219,90 miliar pada triwulan II 2022
Rp27.633,39 miliar atau 42,47% dari Pemerintah pusat sebesar Rp9.141,05 agregat yang merupakan penentu output menjadi Rp1.301,80 miliar pada triwulan
nasional. Kedua, berkaitan dengan
pagu sebesar Rp65.059,42 miliar. miliar dan Transfer ke Daerah dan Dana II 2023. Salah satu alasan penyebab
ketersediaan dana untuk melaksanakan
Dibandingkan periode yang sama tahun Desa (TKDD) sebesar Rp18.492,34 miliar. pertumbuhan pada belanja modal
tiga fungsi ekonomi pemerintah, yaitu
sebelumnya, realisasi Belanja Negara fungsi alokasi, distribusi, dan stabilisasi. tersebut tersebut karena proses lelang
52 KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA KAJIAN FISKAL REGIONAL 53
Semester I Tahun 2023

