Page 72 - KFR Triwulan II 2023 [spread]
P. 72
Prolog BAB I | Analisis Ekonomi Regional BAB II | Analisis Fiskal Regional BAB III | Pengembangan BAB IV | Analisis Tematik BAB V | Kesimpulan dan
Ekonomi Daerah Rekomendasi
Grafik II.16 Pendapatan Transfer tahun 2023-2022 (miliar Rp)
Pendapatan transfer diketahui memegang memiliki tingkat ketergantungan yang
kontribusi 72,79% terhadap total tinggi terhadap transfer dana pusat
Pendapatan Sumut yang menunjukkan untuk menutupi belanja daerah.
bahwa hampir seluruh Pemda di Sumut
II.3.1.3. Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah
Lain-Lain Pendapatan yang Sah (LLPDyS) total pendapatan di Sumut dengan
di Sumut berasal dari Pendapatan komponen penyusun terbesar berasal
Sumber: Kanwil DJPb Prov. Sumut Transfer Antar Daerah, Pendapatan Hibah, dari Lain-lain Pendapatan sesuai dengan
dan Lain-lain Pendapatan sesuai dengan ketentuan Perundang-undangan 91,2%
ketentuan Perundang-undangan. LLPDyS dan Pendapatan Hibah sebesar 8,8%.
Hal ini menggambarkan besarnya Dari sisi realisasi anggaran, realisasi
memberikan kontribusi 0,35% terhadap
beban anggaran bagi pemerintah Pendapatan Transfer mengalami
pusat serta semakin jauhnya penerapan kenaikan pertumbuhan sebesar 39,44%
prinsip desentralisasi fiskal dalam hal atau Rp3.775,92 miliar dibanding tahun
II.3.2. Belanja Daerah
kemandirian daerah. sebelumnya. Jika melihat growth realisasi
Belanja daerah Sumut Semester I Tahun positif dipicu kenaikan realisasi pada
2023 terealisasi mencapai 26,54% dengan hamper seluruh jenis belanja seperti
Grafik II.17 Growth Komponen Pendapatan Transfer tahun 2023-2022 (miliar Rp)
pertumbuhan realisasi yang positif Belanja Pegawai, Modal dan Belanja
sebesar 55,60% (YoY). Pertumbuhan Transfer.
II.3.2.1. Berdasarkan Jenis Belanja
a. Belanja Operasi
Tren realisasi komponen belanja operasi subsidi energi mencakup subsidi BBM
yang mengalami kenaikan yang signifikan dan LPG serta subsidi listrik termasuk
terjadi pada Belanja Bunga, Belanja Hibah diskon listrik dan subdisi non energi
Sumber: Kanwil DJPb Prov. Sumut
dan Belanja Bansos. Growth tertinggi seperti subsidi pupuk dan sebagainya.
dimiliki oleh realisasi Belanja Bunga
dari komponen pembentuk Belanja growth paling tinggi yaitu sebesar tumbuh mencapai 290,81%, dan belanja
Transfer dalam dua tahun terakhir, 80,78% atau sebesar Rp353,90 miliar bantuan social sebesar 139,08%. Kenaikan
didapati bahwa pada Semester I 2023 dibandingkan transfer antar daerah pada pertumbuhan Realisasi Belanja Subsidi
transfer antar daerah mengalami kenaikan Semester I 2022. sebesar 128,06% juga digunakan untuk
72 KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA KAJIAN FISKAL REGIONAL 73
Semester I Tahun 2023

