Page 74 - KFR Triwulan II 2023 [spread]
P. 74
Prolog BAB I | Analisis Ekonomi Regional BAB II | Analisis Fiskal Regional BAB III | Pengembangan BAB IV | Analisis Tematik BAB V | Kesimpulan dan
Ekonomi Daerah Rekomendasi
Grafik II.18 Tren & Growth Realisasi Belanja Operasi 2023-2022 (miliar Rp) II.3.3. Surplus / Defisit APBD
Dalam 2 (dua) tahun terakhir, realisasi miliar. Di Semester I Tahun 2023, Sumut
Surplus/Defisit Provinsi Sumut mengikuti menghasilkan surplus dengan growth
berada pada angka yang positif yaitu negative sebesar 42,29% atau menurun
Rp2.376,63 miliar pada Semester I 2022 sebesar Rp1.020,08 miliar dibandingkan
lalu menurun pada Semester I 2023 Semester I 2022.
dengan surplus sebesar Rp1.356,55
Grafik II.21 Realisasi Surplus/Defisit Sumatera Utara Semester I 2023-2022
Sumber: Kanwil DJPb Prov. Sumut
b. Belanja Modal
Tren realisasi Belanja Modal mengalami 2023 sebesar 84,90% atau Rp537,12
pertumbuhan positif di Semester I Tahun miliar dibandingkan Semester I Tahun
Grafik II.19 Tren & Growth Realisasi 2022. Sejalan dengan pagu belanja modal
Belanja Modal 2023-2022 (miliar Rp) yang mengalami kenaikan pertumbuhan
Sumber: Kanwil DJPb Prov. Sumut
sebesar 28,85% atau sebesar Rp2.684,08
miliar. II.3.4. Pembiayaan Daerah
Grafik II.22 Perkembangan Realisasi Pembiayaan Daerah dan Komponennya Tahun
Pada Semester I 2022 realisasi belanja 2023-2022
modal sebesar 6,80% dan pada Semester
I 2023 realisasi belanja modal naik
Sumber: Kanwil DJPb Prov. Sumut menjadi sebesar 9,76%.
c. Belanja Tidak Terduga
Pada grafik dapat dilihat bahwa terjadi sebesar Rp28,30 miliar dibandingkan
pertumbuhan realisasi yang tinggi Semester I Tahun 2022.
Sumber: Kanwil DJPb Prov. Sumut
pada Semester I 2023 pada komponen
Grafik II.20 Tren & Growth Realisasi Pembiayaan Daerah diperoleh dari Rp1.432,26 miliar.
Belanja Tidak Terduga. Komponen ini Belanja Tak Terduga 2023-2022 (miliar
menampung pengeluaran anggaran atas Rp) selisih antara Penerimaan Pembiayaan
dikurangi Pengeluaran Pembiayaan. Jika melihat dari komponen penyusun
beban APBD untuk keperluan darurat
Persentase realisasi Pembiayaan Daerah Pembiayaan Daerah pada Semester
termasuk keperluan mendesak yang tidak
pada Semester I 2023 sebesar 52,40%, I 2023, kontributor utama kenaikan
dapat diprediksi sebelumnya.
naik signifikan dibandingkan dengan pertumbuhan pembiayaan berasal dari
Pada Semester I Tahun 2023 belanja Semester I 2022 sebesar 3,90%. Kenaikan Penerimaan Pembiayaan sebesar 495,73%
tidak terduga mengalami kenaikan pertumbuhan realisasi pembiayaan atau Rp1.300,17 miliar.
pertumbuhan sebesar 67,70% atau Sumber: Kanwil DJPb Prov. Sumut daerah mencapai 1614,13% atau sebesar
74 KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA KAJIAN FISKAL REGIONAL 75
Semester I Tahun 2023

