Page 157 - KFR Triwulan IV 2023 - Spread
P. 157

Prolog  BAB I  |  Analisis Ekonomi Regional  BAB II  |  Analisis Fiskal Regional  BAB IV  |  Pengembangan   BAB V  |  Analisis Tematik  BAB V  |  Kesimpulan dan
                                                                                        Rekomendasi
                Ekonomi Daerah

 H1  :  Terdapat  hubungan/korelasi  antara  belanja pemerintah  (belanja K/L)  dan   Swamy and Arora estimator of component variances

 IPM, HLS, RLS

                                             Coefficie                                          Prob.


 Ketentuan adalah sebagai berikut : (berdasarkan tingkat signifikansi)    Variable   nt   Std. Error   t-Statistic




                        LOG(DAK_FIS_DIK)  0.118244        0.045192               2.616513            0.0100
 a.  Jika nilai r-hitung≥ r-tabel (α=0,05), H0:ditolak (terdapat hubungan/korelasi )
                                HLS          1.611193     0.215690              7.469939           0.0000
 b.  Jika nilai r-hitung≤ r-tabel (α=0,05), H0:diterima (tidak terdapat hubungan/korelasi)   RLS   2.767119   0.187517   14.75666   0.0000
                                 C           21.67626     2.200938              9.848644           0.0000

                                              Effects Specification


                                                                                    S.D.             Rho


                        Cross-section random                                     1.756929            0.9739
                        Idiosyncratic random                                    0.287660           0.0261



                                               Weighted Statistics




                        Root MSE             0.287036     R-squared                              0.855397
                        Mean dependent var  5.834265     Adjusted R-squared                      0.852008
 Berdasarkan  hasil  perhitungan  dengan  menggunakan  metode  Pearson   S.D. dependent var  0.757702     S.E. of regression   0.291486
                        Sum squared resid    10.87542     F-statistic                            252.3936
 Correlation dan tingkat signifikansi 5%, didapatkan nilai r hitung antara Belanja K/L dan   Durbin-Watson stat  0.960431     Prob(F-statistic)   0.000000
 IPM, HLS, RLS sebesar 0,40;0,31;0,52. Berdasarkan kriteria pengujian dibawah ini:


                                              Unweighted Statistics



 Ketentuan adalah sebagai berikut : (berdasarkan tingkat signifikansi)    R-squared       0.830960     Mean dependent var        71.50576



                        Sum squared resid    442.0850     Durbin-Watson stat                     0.023627
 a.  Jika nilai r-hitung≥ r-tabel (α=0,05), H0:ditolak ( terdapat hubungan/korelasi )





 b.  Jika nilai r-hitung≤ r-tabel (α=0,05), H0:diterima (tidak terdapat hubungan/korelasi)   DAK fisik pendidikan berdampak positif dan signifikan terhadap peningkatan IPM
                      di seluruh Kab/Kota Sumatera Utara, dimana ketika DAK fisik pendidikan ditingkatkan
 nilai r hitung sebesar 0,500505 ≥ nilai r tabel sebesar 0,159. Sehingga, dapat disimpulkan
                      sebanyak 1% akan berdampak terhadap peningkatan 0,12 poin terhadap IPM.
 bahwa h0 ditolak dan ha diterima. Artinya terdapat hubungan antara belanja K/L IPM, RLS
 dan HLS.                    HLS berdampak positif dan  signifikan terhadap  peningkatan  IPM di  seluruh
                      Kab/Kota Sumatera Utara. RLS berdampak positif dan signifikan terhadap peningkatan
 Metodologi selanjutnya ialah menggunakan analisis regresi panel EGLS (Cross-
                      IPM di seluruh Kab/Kota Sumatera Utara.
 section random effects) dengan sampel data DAK Fisik Bidang Pendidikan dari tahun
 2020  s.d  2023  pada  33  wilayah  Kabupaten/Kota  di  Sumatera  Utara,  diperoleh  hasil   Nilai Rho untuk  cross  section random  yang > 0,05  menunjukkan adanya
 sebagai berikut:     keterkaitan secara cross section terhadap seluruh variabel pengamatan

 Dependent Variable: IPM                       Cross Section Effect
 Method: Panel EGLS (Cross-section random effects)   WILAYAH     Effect
 Date: 02/09/24   Time: 19:44
 Sample: 2020 2023                             Asahan           1.607807
                                               Batubara
                                                                1.309435
 Periods included: 4
 Cross-sections included: 33                   Dairi           -0.274777
                                                                1.685088
                                               DeliSerdang
 Total panel (balanced) observations: 132


 156  KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA                                  KAJIAN FISKAL REGIONAL       157
                                                                                         Tahunan 2023
   152   153   154   155   156   157   158   159   160   161   162