Page 168 - KFR Triwulan IV 2023 - Spread
P. 168

Prolog                  BAB I  |  Analisis Ekonomi Regional       BAB II  |  Analisis Fiskal Regional                 BAB IV  |  Pengembangan            BAB V  |  Analisis Tematik           BAB V  |  Kesimpulan dan
                                                                                                                                                                                                               Rekomendasi
                                                                                                                                       Ekonomi Daerah



               Rp2.779.762,6. UMK terendah ada di Kota Pematang Siantar tahun 2019 yaitu Rp2.305.335 dan                              Kriteria pengujian terdiri dari:
               tertinggi di Kota Medan tahun 2023 Rp3.624.117,59.                                                                     1.  Jika signifikansi < 0,05 maka H0 dapat ditolak


                                           Tabel 5.5 Hasil Uji Statistik Deskriptif                                                   2.  Jika signifikansi > 0,05 maka H0 diterima
                                                                                                                                      Hasil pengujian pada Gambar xx menunjukkan bahwa pada variabel IKK (X1) terhadap LNINV
                         Vrbl  Obs.       Mean       Median      Min       Max          Std.                                          (Y), signifikansi sebesar 0,00001 (<0,05) maka H0 dapat ditolak, artinya terdapat korelasi antara
                                                                                      Deviation
                         INV    125    786686.7376  274251.2  0,8       7320818.6    ϭϮϵϱϮϰϴ͘ϱϯ                                       variabel IKK terhadap LNINV. Koefisien sebesar -0,3442 menunjukkan korelasi keeratan lemah
                         IKK    125    99.80864     99.71      86.51    110.66       4.49597                                          dan negative artinya korelasi antara IKK dan LNINV berlawanan arah. Semakin tinggi poin IKK,
                         UMK  125      2779762.653  2739641    2305335  3624117.59  259944.7
                        Sumber: Diolah di Microsoft Excel                                                                             maka semakin menurunkan minat investasi pada daerah tersebut. Tingginya indeks kemahalan

                                                                                                                                      konstruksi menimbulkan  biaya yang cukup tinggi dalam  pelaksanaan konstruksi atau belanja
                      Selanjutnya untuk menemukan  ada tidaknya korelasi antara Indeks Kemahalan
                                                                                                                                      modal, sehingga aktivitas investasi tidak akan memperoleh keuntungan maksimal. Kemahalan
               Konstruksi dan tingkat upah dalam menentukan iklim investasi di Sumatera Utara, dilakukan uji
                                                                                                                                      konstruksi ditentukan oleh kondisi geografis wilayah serta infrastruktur yang memadai. Untuk
               korelasi Pearson.  Analasis korelasi Pearson  merupakan  analisis yang mengukur keeratan
                                                                                                                                      menurunkan  IKK, pemerintah perlu  melaksanakan pembangunan dengan jumlah besar agar
               hubungan secara linier antara dua variabel, yaitu X dan Y (Priyatno, 2014). Pengujian dilakukan
                                                                                                                                      terjadi perbaikan infrastruktur pada suatu  daerah. Infrastruktur yang  memadai akan
               menggunakan uji pwcorr pada aplikasi Stata. Variabel yang diuji adalah IKK (X1) terhadap LNINV
                                                                                                                                      memperlancar  mobilitas sehingga faktor-faktor yang  memengaruhi biaya konstruksi dapat
               (Y) dan LNUMK (X2) terhadap LNINV (Y). Terhadap variabel investasi dan UMK dikonversi ke
                                                                                                                                      menurun.
               logaritma natural agar data dapat terdistribusi dengan baik.
                                                                                                                                             Pada  variabel  LNUMK (X2)  terhadap LNINV  (Y), hasil signifikansi sebesar  0,00001
                      Nilai korelasi Pearson berkisar antara -1 sampai 1, dengan nilai -1 menunjukkan korelasi
                                                                                                                                      (<0,005) artinya H0 dapat  ditolak. Hal tersebut menunjukkan  bahwa terdapat korelasi antara
               negatif atau berlawanan arah yang sangat kuat dan nilai 1 menunjukkan korelasi positif atau
                                                                                                                                      variabel UMK  terhadap tingkat investasi kabupaten kota di provinsi  Sumatera  Utara. Nilai
               searah yang sangat kuat. Dalam menentukan  interpretasi  mengenai kekuatan hubungan
                                                                                                                                      koefisien sebesar -0,3357 menunjukkan bahwa korelasi bersifat berlawanan arah dengan tingkat
               antarvariabel, maka nilai korelasi dapat dikelompokkan sesuai dengan Tabel 5.6.
                                                                                                                                      korelasi lemah. Semakin  tinggi UMK maka dapat  menurunkan minat investasi pada daerah

                                          Tabel 5.6 Pengelompokan Nilai Korelasi                                                      tersebut. UMK merupakan upah minimum yang harus dibayarkan sektor usaha terhadap tenaga

                                                                                                                                      kerja. Semakin tinggi upah minimum, maka semakin tinggi biaya yang harus dikeluarkan. Namun
                                        Nilai                  Korelasi
                                     0,00-0,20    Korelasi keeratan sangat lemah                                                      penentuan UMK juga didasarkan dari kondisi perekonomian wilayah setempat agar memastikan
                                     0,21-0,40    Korelasi keeratan lemah                                                             masyarakat  yang bekerja  mampu memenuhi kebutuhan hidupnya  dengan cukup  layak. Oleh
                                     0,41-0,70    Korelasi keeratan kuat
                                     0,70-0,90    Korelasi keeratan sangat kuat                                                       sebab itu,  meskipun UMK dapat  memengaruhi minat investor dalam melakukan aktivitas
                                     0,90-0,99    Korelasi keeratan sangat kuat sekali                                                investasi, penurunan UMK bukan merupakan kebijakan terbaik yang akan diambil pemerintah
                                         1        Korelasi keeratan sempurna
                                                                                                                                      karena dapat memengaruhi pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang.

                      Pengujian hipotesis dilakukan dengan menguji  signifikansi dengan hipotesis sebagai

               berikut:

               H0: Tidak terdapat korelasi antara variabel X dan variabel Y


               H1: Terdapat korelasi antara variabel X dan variabel Y





           168     KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA                                                                                                                                            KAJIAN FISKAL REGIONAL       169
                                                                                                                                                                                                                Tahunan 2023
   163   164   165   166   167   168   169   170   171   172   173