Page 97 - KFR Triwulan IV 2023 - Spread
P. 97
BAB I | Sasaran Pembangunan dan BAB II | Analisis Ekonomi BAB III | Analisis Fiskal BAB IV | Pengembangan BAB V | Analisis Tematik BAB V | Kesimpulan dan
Prolog Tantangan Daerah Regional Regional Ekonomi Daerah Rekomendasi
III.1.2. Pendapatan Transfer III.2. Belanja Daerah
Grafik III.9. Perkembangan Pendapatan Grafik III.10 Alokasi dan Realisasi Belanja Daerah (miliar rupiah)
Transfer (miliar rupiah)
Hal ini menggambarkan besarnya
beban anggaran bagi pemerintah
pusat serta semakin jauhnya penerapan
prinsip desentralisasi fiskal dalam hal
kemandirian daerah. Dari sisi realisasi
anggaran, realisasi Pendapatan Transfer
mengalami pertumbuhan sebesar 1,62
persen atau Rp676,17 miliar dibanding
tahun sebelumnya. Jika melihat growth
realisasi dari komponen pendapatan
transfer, komponen pendapatan transfer
Sumber : SIKRI, 2024 (diolah) pemerintah pusat yang berkontribusi Sumber : SIKRI, 2024 (diolah)
sebesar 93,59 persen terhadap
Pendapatan transfer menjadi sumber pendapatan transfer mengalami Belanja daerah Sumut tahun 2023 dan transfer mengalami pertumbuhan
pendapatan terbesar bagi Sumut pertumbuhan sebesar 2,60 persen terealisasi mencapai 89,74 persen atau negatif sedangkan belanja operasi dan
untuk menutupi belanja daerah dengan dibandingkan tahun 2022. Hal ini Rp57.440,48 miliar dengan pertumbuhan belanja modal mengalami pertumbuhan
kontribusi realisasi mencapai 75,29 persen berbanding terbalik dengan komponen realisasi yang positif sebesar 0,78 persen positif. Pertumbuhan tertinggi dimiliki
terhadap total realisasi Pendapatan. pendapatan transfer antar daerah secara y-o-y. Berdasarkan tren realisasi oleh realisasi Belanja Bunga tumbuh
Dalam 3 (tiga) tahun terakhir kontribusi yang berkontribusi sebesar 6,41 persen komponen belanja, belanja tidak terduga mencapai 214,01 persen.
Pendapatan Transfer terhadap agregat terhadap pendapatan transfer, mengalami
III.2.1. Belanja Daerah Berdasarkan Jenis Belanja
pendapatan berada dalam kisaran >70 pertumbuhan negatif sebesar 10,88
persen. persen dibandingkan tahun 2022. Dari keempat komponen, Belanja Daerah belanja daerah dapat dilihat dari semakin
masih didominasi oleh Belanja Operasi menurunnya porsi belanja pegawai
III.1.3. Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah dengan realisasi mencapai Rp37.719,50 dalam APBD, sehingga belanja daerah
miliar atau sebesar 65,67 persen dari dapat dioptimalkan untuk mendukung
Lain-Lain Pendapatan yang Sah (LLPDyS) dengan ketentuan perundang-undangan
total Belanja Daerah di Sumatera Utara. jenis belanja lain yang lebih terkait
di Sumut berasal dari Pendapatan sebesar 65,44 persen dan Pendapatan
Belanja Pegawai masih mendominasi dengan pelayanan publik. Di sisi lain,
Transfer Antar Daerah, Pendapatan Hibah, Hibah sebesar 34,56 persen.
dengan realisasi sebesar Rp19.762,03 Belanja Bunga mengalami pertumbuhan
dan Lain-lain Pendapatan sesuai dengan
miliar atau 52,39 persen terhadap total yang sangat signifikan dengan realisasi
ketentuan Perundang-undangan. LLPDyS
Belanja Operasi atau 34,40 persen mencapai Rp63,59 miliar (84,32 persen
memberikan kontribusi 0,88 persen
terhadap total Belanja Daerah. Hal ini terhadap pagu), atau naik 214,01 persen
terhadap total pendapatan di Sumut
mengindikasikan bahwa rasio Belanja dibandingkan capaian tahun sebelumnya.
dengan komponen penyusun terbesar
Pegawai masih relatif tinggi di Sumatera
berasal dari Lain-lain Pendapatan sesuai
Utara. Semakin membaiknya kualitas
96 KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA KAJIAN FISKAL REGIONAL 97
Tahunan 2023

