Page 146 - twiv2024
P. 146

BAB 1 |  Analisis Ekonomi     BAB 2  |  Analisis Ekonomi    BAB 3  |  Analisis Fiskal
               Prolog
                                Regional                      Regional                      Regional





                Bab 5



                Tematik

                Analisis :




                Reviu Atas Implementasi


                Kebijakan Ketahanan Pangan

                Nasional di Daerah






            5.1. Perkembangan Kondisi                          menjadi hal yang sangat penting, mengingat
                 Ketahanan Pangan                              jumlah penduduk yang meningkat setiap
                 Regional                                      tahunnya. Padi dibudidayakan di Sumut

                                                               sepanjang tahun tanpa mengenal musim
            5.1.1. Perkembangan Ketersediaan
                                                               khususnya untuk lahan sawah dengan irigasi
            Pangan
                                                               yang bagus.

            Produksi dan  ketersediaan  pangan
            merupakan kemampuan masyarakat dan                 Dalam rangka mengetahui perkembangan
            Provinsi Sumatera Utara dalam menyediakan          produksi beras, BPS telah bekerja sama
            pangan dari produksi domestik maupun               dengan Badan Pengkajian dan Penerapan

            dari luar daerah atau luar negeri (impor).         Teknologi (BPPT) & Lembaga Penerbangan
            Ketersediaan pangan yang cukup di tingkat          dan  Antariksa  Nasional  (LAPAN)  yang
            nasional atau wilayah adalah unsur penting         sekarang bergabung menjadi Badan Riset
            dalam membangun ketahanan pangan.                  dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian

            Mengingat makanan pokok sebagian besar             Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan
            penduduk Indonesia khususnya di Sumut              Nasional (Kementerian ATR/BPN), serta
            adalah nasi, ketersediaan pangan di suatu          Badan Informasi dan Geospasial (BIG) dalam
            wilayah dapat diproxy menggunakan tingkat          melakukan penyempurnaan penghitungan

            ketersedianan padi/beras.                          luas panen dengan menggunakan metode
                                                               Kerangka Sampel Area (KSA).

            Pemenuhan  konsumsi  pangan  terutama
            beras, sebagai bahan makanan utama                 Berdasarkan hasil Survei KSA, BPS Provinsi
            sekaligus sumber nutrisi penting dalam             Sumatera Utara telah merilis Berita Resmi

            struktur pangan melalui aspek penyediaan           Statistik yang didalamnya memuat realisasi




           146     KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA
   141   142   143   144   145   146   147   148   149   150   151