Page 156 - twiv2024
P. 156
BAB 1 | Analisis Ekonomi BAB 2 | Analisis Ekonomi BAB 3 | Analisis Fiskal
Prolog
Regional Regional Regional
Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, paling baik ada 6 Kota yaitu Medan, Binjai,
Nias, Padang Lawas, Padang Lawas, dan Pematang Siantar, Sibolga, Tebing Tinggi,
Mandailing Natal. Kemudian sebayak 2 dan Tanjung Balai dengan IKP tertinggi Kota
Kabupaten masuk ke kelompok 4 yaitu Nias Medan sebesar 87,8. Kemudian 2 kota masuk
Selatan, dan Nias Barat, dan terendah adalah ke kelompok 5 yaitu Padang Sidempuan,
Labuhanbatu Selatan masuk kelompok 3 dan Gunung Sitoli dengan terendah adalah
dengan IKP 56,18. Gunung Sitoli sebesar 65,13.
IKP untuk Kota se Sumut yang masuk ke
kelompok 6 dengan ketahanan pangan
5.2. Implementasi Kebijakan kontraksi pagu dari tahun 2023 sebesar
Ketahanan Pangan 9,39 persen atau sebesar Rp151,21 miliar.
Tahun 2024 dari pagu sebesar Rp1,46 triliun
5.2.1. Perkembangan Pagu,
telah terealisasi sebesar Rp1,31 triliun atau
Realisasi, serta Capaian Output
89,66 persen dari pagu. Dialokasikan ke
Belanja Ketahanan Pangan
4 Kementerian/Lembaga dengan pagu
terbesar pada Kementerian Pekerjaan
Belanja tertagging Ketahanan Pangan di
Umum dan Perumahan Rakyat dengan pagu
Sumatera Utara tahun 2024 mengalami
sebesar Rp849,31 miliar yang terealisasi
Rp733,22 miliar atau 86,33
Grafik 5.7. Pagu dan Realisasi Belanja Ketahanan persen dari pagu, selanjutnya
Pangan Tahun 2023 dan 2024 (dalam triliun)
Kementerian Pertanian
Sumber : Sintesa, diolah dengan pagu Rp429,23 miliar
yang terealisasi Rp402,12
miliar atau 93,69 persen dari
pagu, kemudian Kementerian
Kelautan dan Perikanan
dengan pagu Rp179,93 miliar
yang terealisasi Rp172,17
miliar atau 95,69 persen,
dan terakhir Badan Pangan
Nasional dengan pagu Rp1,15
miliar yang terealisasi 1,13
miliar atau 98,85 persen.
156 KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA

