Page 152 - twiv2024
P. 152

BAB 1 |  Analisis Ekonomi     BAB 2  |  Analisis Ekonomi    BAB 3  |  Analisis Fiskal
               Prolog
                                Regional                      Regional                      Regional



            wilayah. Meningkatnya angka harapan hidup          dalam penyusunan GFSI. Goodridge (2007)

            menandakan adanya perbaikan kualitas               menyatakan jika variabel yang digunakan
            konsumsi dan kesehatan ibu hamil, status           dalam perhitungan indeks berbeda,
            kesehatan secara fisik dan psikis masyarakat       maka perlu dilakukan secara tertimbang
            pada umumnya, termasuk peningkatan                 (pembobotan) untuk membentuk indeks

            akses dan kualitas pelayanan kesehatan.            agregat yang disesuaikan dengan tujuannya.
            Angka harapan hidup saat lahir berasal             Penentuan besaran bobot yang digunakan
            dari BPS.                                          diperoleh melalui expert judgement (Tabel 1).
                                                               Bobot untuk setiap indikator mencerminkan
            Metode pembobotan digunakan untuk                  signifikansi atau pentingnya indikator

            menentukan tingkat kepentingan relatif             tersebut dalam IKP Kabupaten/Kota dan
            indikator terhadap masing-masing aspek             Provinsi.
            ketahanan pangan. Metode pembobotan

            dalam penyusunan IKP mengacu pada
            metode yang dikembangkan oleh EIU



             Tabel 5.1. Bobot Indikator Kabupaten dan Provinsi Berdasarkan Expert
             Judgement

                                                                                         Sumber : Sintesa, diolah

              No                                    Indikator                                      Bobot

             ASPEK KETERSEDIAAN PANGAN
                   Rasio konsumsi normatif terhadap produksi bersih beras, jagung, ubi jalar, ubi kayu,
             1.                                                                                         0,30
                   dan sagu, serta stok beras pemerintah daerah
                                                                                      Sub Total         0,30


             ASPEK KETERJANGKAUAN PANGAN
             2.    Persentase penduduk di bawah garis kemiskinan                                        0,15
                   Persentase rumah tangga dengan proporsi pengeluaran untuk pangan lebih dari 65%
             3.                                                                                        0,075
                   terhadap total pengeluaran
             4.    Persentase rumah tangga tanpa akses listrik                                         0,075
                                                                                      Sub Total         0,30
             ASPEK KEBERMANFAATAN PANGAN
             5.    Rata-rata lama sekolah perempuan berusia di atas 15 tahun                            0,05
             6.    Persentase rumah tangga tanpa akses ke air bersih                                    0,15
             7.    Rasio jumlah penduduk per tenaga kesehatan terhadap tingkat kepadatan penduduk       0,05
             8.    Persentase balita stunting                                                           0,05
             9.    Angka harapan hidup pada saat lahir                                                  0,10
                                                                                      Sub Total         0,30






           152     KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA
   147   148   149   150   151   152   153   154   155   156   157