Page 179 - twiv2024
P. 179
BAB 4 | Pengembangan BAB 5 | Analisis BAB 6 | Kesimpulan dan
Ekonomi Daerah Tematik Rekomendasi
1 satuan akan menyebabkan kenaikan IKP kemikisnan. Kemiskinan dapat menyebabkan
di Sumatera Utara sebesar 0,30 poin. keterbatasan akses pangan. Artinya,
Sementara, kemiskinan memberikan dampak semakin miskin rumah tangga, maka akses
negatif dengan nilai konstanta -0,30 yang pangannya semakin rendah. Maka, usaha
memberikan sinyal baik bagi IKP dimana untuk menekan angka kemiskinan akan
setiap penurunan 1 satuan kemiskinan turut serta mendukung akseletasi ketahanan
akan meningkatkan IKP sebesar 0,56 poin. pangan yang baik.
Kemudian, variabel efektivitas air bersih
memiliki nilai konstanta hanya 0,04 yang Sementara itu, IKP diestimasi akan mencapai
berarti setiap kenaikan 1 satuan efektivitas air 60,15 jika seluruh variabel independen
bersih akan menaikkan 0,04 IKP di Sumatera ini tidak ada di Sumatera Utara. Artinya,
Utara. Sementara, nilai konstanta realisasi program ini mampu meningkatkan IKP
ketahanan pangan sebesar 1,38x10-9 artinya hingga 26,30% atau sebesar 15,82 poin
setiap kenaikan 1 satuan realisasi ketahanan di tahun 2023 (IKP Sumatera Utara 2023
pangan akan meningkatkan 1,38x10-9 IKP yaitu 75,97). Namun, pemerintah perlu
di Sumatera Utara. meningkatkan efektifitas penyaluran
realisasi untuk ketahanan pangan serta tetap
melakukan perbaikan yang berkelanjutan
Kesimpulan
untuk meningkatkan produktivitas padi
Kesimpulan yang diambil atas dasar sebagai komoditas unggul Sumatera Utara,
estimasi dan analisis dampak produktifitas menekan angka kemiskinan serta penyediaan
padi, kemiskinan, efektivitas air bersih, air bersih yang lebih baik. Pemerintah juga
dan realisasi belanja ketahanan pangan dapat mengkaji kembali mengenai besaran
terhadap IKP di Sumatera Utara tahun 2021- alokasi anggaran untuk ketahanan pangan
2023 yaitu seluruh variabel independent serta memastikan anggaran benar-benar
berpengaruh signifikan secara simultan sampai kepada tujuan alokasi.
pada indeks ketahanan pangan yang
terjadi. Hal ini menandakan bahwa usaha
perbaikan yang dilakukan pemerintah untuk
mendukung produktivitas padi, menekan
angka kemiskinan, peningkatan air bersih
melalui alokasi belanja ketahanan pangan
sudah cukup efektif dan tepat sasaran
sehingga mampu mengakselerasi IKP di
Sumatera Utara.
Variabel yang berpengaruh paling
besar terhadap peningkatan IKP adalah
KAJIAN FISKAL REGIONAL 179
Tahunan 2024

