Page 5 - twiv2024
P. 5

BAB 4 |  Pengembangan             BAB 5  |  Analisis              BAB 6 |  Kesimpulan dan
                    Ekonomi Daerah                    Tematik                         Rekomendasi




            Sektor utama yang mendorong pertumbuhan            oleh penciptaan lapangan kerja di sektor
            adalah pertanian dan perkebunan, industri          infrastruktur dan jasa terkait PON XXI,
            pengolahan, serta perdagangan dan                  serta meningkatnya aktivitas di sektor

            konstruksi.                                        perdagangan dan industri.


            Faktor pendorong utama meliputi                    Nilai Tukar Petani (NTP) pada Desember
            peningkatan produksi komoditas unggulan,           2024 mencapai 146,97, didorong oleh

            investasi pada manufaktur berbasis                 kenaikan harga komoditas perkebunan
            agroindustri, serta proyek infrastruktur           seperti kelapa sawit dan karet, Nilai Tukar
            strategis seperti pembangunan jalan tol            Nelayan (NTN) sedikit meningkat menjadi
            dan fasilitas PON XXI Aceh-Sumut.                  100,95, tetapi masih di bawah rata-rata

                                                               nasional. Upaya peningkatan kesejahteraan
            Tingkat inflasi Sumut pada Desember 2024           nelayan mencakup pengembangan produk
            tercatat sebesar 2,12% (y-o-y), masih dalam        turunan dan perluasan akses pasar.
            rentang target nasional (3±1%). Kenaikan

            inflasi terutama didorong oleh kelompok            APBN Sumatera Utara berperan penting
            makanan, minuman, dan tembakau, serta              dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah
            perawatan pribadi. Namun, stabilisasi              ketidakpastian global. Realisasi pendapatan
            harga bahan bakar dan tarif transportasi           negara mengalami kontraksi sebesar 0,64%
            membantu menjaga tingkat inflasi tetap             dibanding tahun sebelumnya, terutama

            terkendali.                                        disebabkan oleh penurunan penerimaan
                                                               pajak penghasilan badan akibat moderasi
            Indeks Pembangunan Manusia (IPM)                   harga komoditas dan peningkatan restitusi
            meningkat menjadi 75,76 pada tahun 2024,           pajak.

            menandakan perbaikan kualitas hidup
            masyarakat, Kemiskinan menurun dari                Di sisi lain, belanja negara meningkat sebesar
            7,99% pada Maret 2024 menjadi 7,19% pada           6,33%, sejalan dengan peningkatan pagu
            September 2024, dengan jumlah penduduk             belanja pemerintah pusat dan optimalisasi

            miskin berkurang menjadi 1,11 juta jiwa, dan       transfer ke daerah. Belanja barang
            Rasio Gini pada September 2024 berada di           mengalami percepatan untuk penyaluran
            angka 0,306, menunjukkan perbaikan dalam           bantuan sosial serta persiapan pemilu
            distribusi pendapatan dibandingkan tahun           2024. Meskipun terjadi peningkatan belanja,

            sebelumnya.                                        defisit anggaran  terus  melebar sebesar
                                                               18,24%, menunjukkan tantangan dalam
            Tingkat Pengangguran Terbuka  (TPT)                menyeimbangkan fiskal regional.
            Sumut pada Agustus 2024 turun menjadi
            5,6%, lebih baik dibandingkan 5,89% pada           Penerimaan Perpajakan:  Penerimaan

            tahun sebelumnya. Penurunan ini didorong           Perpajakan mengalami kontraksi sebesar




                                                                           KAJIAN FISKAL REGIONAL          5
                                                                                         Tahunan 2024
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10