Page 6 - twiv2024
P. 6

BAB 1 |  Analisis Ekonomi     BAB 2  |  Analisis Ekonomi    BAB 3  |  Analisis Fiskal
               Prolog
                                Regional                      Regional                      Regional



            1,09% dibanding tahun sebelumnya, Pajak            mendominasi (36,34% dari total belanja

            dalam negeri mengalami penurunan 1,46%,            daerah), Belanja modal mengalami kontraksi
            sementara PPN tumbuh 5,08%, dan Tax                22,71%, menunjukkan tantangan dalam
            Ratio terhadap PDRB menurun dari 14,19%            optimalisasi investasi infrastruktur, dan
            menjadi 12,88%.                                    Belanja hibah mengalami pertumbuhan

                                                               signifikan 64,23%.
            Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP):
            Penerimaan PNBP meningkat sebesar                  Kebijakan  desentralisasi  fiskal  bertujuan
            5,17%, didorong oleh optimalisasi sumber           untuk memperkuat peran pemerintah
            penerimaan seperti Ditlantas Polda Sumut.          daerah dalam meningkatkan pelayanan

                                                               dan kesejahteraan masyarakat. Transfer ke
            Belanja Negara: Realisasi mencapai 96,59%          Daerah (TKD) menjadi instrumen utama
            dari pagu, Belanja pegawai meningkat               dalam mengurangi ketimpangan fiskal antara
            11,97%, terutama akibat pembayaran THR             pusat dan daerah. Dengan diberlakukannya

            dan gaji ke-13, Belanja barang tumbuh              UU  No.  1  Tahun  2022  tentang  Hubungan
            17,08% sebagai dukungan terhadap program           Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan
            pemerintah, dan Belanja modal mengalami            Daerah (HKPD), harmonisasi belanja pusat
            kontraksi 8,34%, dipengaruhi oleh kendala          dan daerah semakin diperkuat. Kementerian

            pembebasan lahan dan kasus hukum.                  Keuangan mengawasi sinergi ini melalui
                                                               SOP Link 70 Tahun 2023 yang mengatur
            Transfer ke  Daerah dan  Dana  Desa:               Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap
            Realisasi mencapai 98,17%, meningkat               perencanaan dan penganggaran belanja

            4,23% dibanding tahun sebelumnya, Dana             pusat dan TKD.
            Bagi Hasil mengalami kontraksi 18,27%, dan
            Dana Insentif Fiskal mengalami realisasi           Harmonisasi belanja dilakukan melalui
            terendah dalam tiga tahun terakhir (90,02%         alokasi belanja kementerian/lembaga
            dari pagu).                                        (K/L) yang mendukung DAK Fisik di enam

                                                               bidang utama: pendidikan, kesehatan,
            Pendapatan         daerah       mengalami          jalan, air minum, sanitasi, dan pertanian.
            pertumbuhan positif sebesar 3,98%,                 Alokasi anggaran terbesar terdapat
            terutama didorong oleh peningkatan                 pada Kementerian Pekerjaan Umum dan

            Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tumbuh           Perumahan Rakyat (PUPR) sebesar Rp2,48
            25,99%.  Namun,  tingkat  ketergantungan           triliun (48,78% dari total pagu), sementara
            terhadap pendapatan transfer masih tinggi          Kementerian Kesehatan dan BKKBN memiliki
            (71% dari total pendapatan).                       porsi terkecil sebesar Rp57,84 miliar (7,52%)



            Belanja Daerah: Belanja Daerah terealisasi         Beberapa tantangan dalam harmonisasi
            85,64% dari pagu,  Belanja pegawai masih           belanja K/L dan DAK Fisik meliputi:




           6       KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11