Page 31 - KFR Triwulan I 2025
P. 31
BAB 3 | Analisis BAB 4 | Kesimpulan dan
Tematik Rekomendasi
Grafik 1.12. Jumlah dan Persentase Penduduk Miskin di Sumut dan Nasional
Tahun 2020 - 2024
Sumber : BPS Prov. Sumut (diolah)
penduduk miskin Sumut tetap lebih rendah Pada September 2024, rasio gini di Sumut
dibandingkan nasional, hal ini diiringi dengan berada pada kategori “sedang” dengan
bantuan sosial dan inisiatif pembangunan peningkatan dari 0,297 pada Maret 2024
infrastruktur di Sumut. menjadi 0,306. Angka ini relatif lebih baik
dalam lima tahun terakhir, yaitu sebesar
0,316 pada Maret 2020 dan 0,309 pada
3. Tingkat Ketimpangan Rasio
Maret 2023. Jika dibandingkan dengan
(Rasio Gini)
nasional dengan angka 0,381; rasio gini
Rasio gini mencerminkan dinamika Sumut masih lebih rendah . Artinya, Sumut
ketimpangan pendapatan di tengah memiliki performa yang relatif lebih baik
pertumbuhan ekonomi yang terus berlanjut. dalam mendistribusikan hasil pertumbuhan
Rasio ini digunakan sebagai indikator untuk ekonominya dibandingkan dengan banyak
mengukur tingkat ketidakmerataan distribusi wilayah di Indonesia. Upaya Sumut dalam
pendapatan serta memberikan gambaran meningkatkan akses ke pekerjaan formal,
penting tentang tingkat pemerataan mengembangkan sektor pertanian di
pertumbuhan ekonomi yang dirasakan oleh perdesaan, serta mendorong kebijakan
masyarakat. Kriteria koefisien rasio gini pembangunan yang berfokus pada
terbagi tiga, yaitu ketimpangan Rendah pengentasan ketimpangan pendapatan,
(rasio gini < 0,3), Sedang (0,3 ≤ rasio gini ≤ berperan dalam pencapaian ini.
0,5), dan Tinggi (rasio gini > 0,5). Rata-rata
dalam lima tahun terakhir, rasio gini Sumut Peningkatan rasio gini di Sumut juga
berada pada kategori sedang. Namun pada diikuti dengan peningkatan rasio gini di
Maret 2024 gini ratio Sumut berada pada perkotaan dan perdesaan. Rasio gini di
kategori rendah yaitu sebesar 0,297. perkotaan meningkat dari 0,325 pada Maret
KAJIAN FISKAL REGIONAL 31
Triwulan I 2025

