Page 78 - KFR Triwulan I 2025
P. 78
Prolog BAB 1 | Analisis Ekonomi BAB 2 | Analisis Fiskal
Regional Regional
Bab 3
Tematik
Analisis :
Analisis atas Peran dan Strategi
Pengembangan Koperasi di
Daerah
Koperasi merupakan salah satu pilar penting didukung oleh program-program pemerintah
dalam perekonomian nasional Indonesia, daerah yang fokus pada peningkatan
termasuk di Provinsi Sumatera Utara. Sebagai kapasitas kelembagaan koperasi, akses
lembaga ekonomi yang beranggotakan pembiayaan, dan penguatan manajemen.
orang-orang yang memiliki kepentingan dan
tujuan bersama, koperasi berperan dalam Salah satu tantangan utama yang dihadapi
meningkatkan kesejahteraan anggotanya koperasi di Sumut adalah akses terhadap
melalui prinsip-prinsip kegotong-royongan pembiayaan dan peningkatan kapasitas
dan demokrasi ekonomi. Di Sumut, koperasi sumber daya manusia (SDM). Untuk itu,
mengambil peranan strategis dalam pemerintah provinsi menyediakan dana
memberdayakan masyarakat, khususnya bergulir dan melakukan pelatihan secara
dalam mengembangkan sektor usaha mikro, berkelanjutan guna meningkatkan daya
kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi saing koperasi (LPDB-KUMKM, 2024).
tulang punggung perekonomian daerah. Selain itu, adanya regulasi daerah dan
program pemberdayaan UMKM menjadi
Sumatera Utara memiliki 5.481 koperasi landasan bagi pengembangan koperasi
yang tersebar di berbagai sektor, dengan yang berkelanjutan.
jenis koperasi simpan pinjam dan koperasi
konsumsi sebagai yang paling dominan. Dalam menghadapi dinamika ekonomi
Data Dinas Koperasi dan UKM Provinsi regional dan global, koperasi di Sumut
Sumut mencatat bahwa hingga tahun dituntut untuk semakin adaptif dan
2024, jumlah koperasi yang aktif mencapai inovatif. Pengembangan koperasi tidak
ribuan unit yang berkontribusi nyata dalam hanya berfokus pada peningkatan jumlah
perekonomian daerah (Dinas Koperasi dan anggota dan unit usaha, tetapi juga pada
UKM Sumut, 2024). Perkembangan ini peningkatan kualitas manajemen, penerapan
78 KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA

