Page 81 - KFR Triwulan I 2025
P. 81

BAB 3  |  Analisis                                        BAB 4 |  Kesimpulan dan
                    Tematik                                                   Rekomendasi




            Hal ini tercermin dalam Pasal 33 ayat              Pemerintah juga mendorong digitalisasi

            (1) UUD 1945 yang menyatakan bahwa                 koperasi sebagai respon terhadap
            perekonomian disusun sebagai usaha                 perkembangan teknologi informasi. Melalui
            bersama berdasar atas asas kekeluargaan,           program digitalisasi, koperasi difasilitasi
            yang secara langsung merujuk pada                  untuk mengadopsi sistem informasi

            prinsip koperasi. Dalam pelaksanaannya,            manajemen koperasi, aplikasi akuntansi
            kebijakan pengembangan koperasi diatur             digital, serta pelatihan pemasaran berbasis
            melalui Undang-Undang Nomor 25                     digital. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan
            Tahun 1992 tentang Perkoperasian, yang             efisiensi, transparansi, dan daya saing

            kemudian ditindaklanjuti dengan berbagai           koperasi dalam menghadapi tantangan
            peraturan turunan dari pemerintah pusat            ekonomi modern. Selain itu, pembiayaan
            dan daerah. Tujuan utama kebijakan ini             koperasi juga diperkuat melalui Lembaga
            adalah untuk memperkuat kelembagaan                Pengelola  Dana  Bergulir  Koperasi  dan

            koperasi, meningkatkan daya saing koperasi         UKM (LPDB-KUMKM) dan akses ke Kredit
            dalam pasar domestik maupun global,                Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan melalui
            serta menjadikan koperasi sebagai sarana           koperasi kepada anggotanya.
            pemerataan kesejahteraan dan pengentasan

            kemiskinan.                                        Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber
                                                               daya manusia koperasi, pemerintah secara
            Sejak tahun 2014, pemerintah melalui               rutin menyelenggarakan pelatihan dan
            Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil               pendidikan perkoperasian baik oleh pusat

            Menengah (Kemenkop UKM) meluncurkan                maupun daerah. Program ini bertujuan
            kebijakan Reformasi Total Koperasi.                untuk meningkatkan kapasitas pengurus
            Reformasi ini berfokus pada tiga pilar, yaitu      dan anggota koperasi dalam hal manajemen
            rehabilitasi koperasi, reorientasi kebijakan,      keuangan, tata kelola, kewirausahaan, dan
            dan pengembangan koperasi. Rehabilitasi            teknologi. Pemerintah juga memberikan

            dilakukan dengan cara membersihkan data            pendampingan melalui program inkubasi
            koperasi yang tidak aktif atau fiktif dari         koperasi dan menjalin kemitraan strategis
            sistem, sehingga data koperasi menjadi lebih       antara koperasi dengan pelaku usaha besar,

            valid. Reorientasi kebijakan menekankan            BUMN, hingga BUMDes, agar koperasi dapat
            pada pengembangan koperasi yang                    masuk ke dalam rantai pasok industri dan
            sehat secara manajerial dan profesional,           memperluas pasar.
            bukan sekadar kuantitas. Sementara itu,
            pengembangan koperasi mencakup fasilitasi          Namun demikian, pengembangan koperasi

            pembiayaan, pelatihan, hingga pemanfaatan          masih menghadapi sejumlah tantangan,
            teknologi digital.                                 seperti rendahnya literasi koperasi di
                                                               kalangan masyarakat, lemahnya pengawasan






                                                                           KAJIAN FISKAL REGIONAL        81
                                                                                        Triwulan I 2025
   76   77   78   79   80   81   82   83   84   85   86