Page 23 - KFR Final Tahunan 2021
P. 23

menjadi fokus utama yang harus tanggulangi oleh pemerintah daerah. Data tahun 2020
                  menunjukkan bahwa 81,08 persen rumah tangga di Sumatera Utara telah memiliki akses
                  sanitasi  layak.  Namun  nilai  ini  masih  belum  merata  di  setiap  kabupaten/kota.  Masih

                  terdapat 9 kabupaten/kota yang belum mencapai 50 persen.
                             Grafik I.2. Tren Rumah Tangga yang Memiliki Akses Sanitasi Layak

                                                                                          81.08
                   82
                   80
                                                                           76.96
                   78
                   76                                       74.6
                   74       72.43           72.56
                   72
                   70
                   68
                             2016           2017           2018            2019           2020 *

                  Sumber : BPS, 2021

                  1.3.3.  Tantangan Geografis Wilayah
                         Provinsi Sumut memiliki luas total sebesar kurang lebih 182.414,25 km² yang

                  terdiri dari luas daratan sebesar kurang lebih 72.981,23 km² dan luas lautan sebesar
                  kurang  lebih  109.433,02  km².  Berdasarkan  luas  wilayah  menurut  kabupaten/kota  di
                  Sumut, luas wilayah terbesar  adalah Kabupaten Langkat dengan luas 6.262,00 km²,

                  sedangkan luas wilayah terkecil adalah Kota Tebing Tinggi dengan luas kurang lebih
                  31,00  km².  Secara  administratif  wilayah  Provinsi  Sumatera  Utara  terdiri  dari  25

                  kabupaten dan 8 kota.
                          Topografi wilayah Prov. Sumut terdiri dari wilayah pantai, dataran rendah dan
                  dataran tinggi, serta pegunungan Bukit Barisan yang membujur di tengah-tengah dari

                  utara  ke  selatan.  Berdasarkan  karakteristik  tersebut  dapat  dibagi  menjadi  daerah
                  wilayah pantai timur, wilayah pantai barat, wilayah dataran tinggi dan wilayah kepulauan
                  Nias.

                         Dari karakteristik di atas, wilayah pantai timur memiliki kepadatan penduduk yang
                  paling  tinggi  dibandingkan  wilayah  lainnya.  Wilayah  pantai  timur  merupakan  wilayah
                  dengan konsentrasi industri dikarenakan mempunyai topografi yang datar dan terletak

                  dengan  jalur  perdagangan  dunia  yaitu  Selat  Malaka.  Sehingga  wilayah  pantai  timur
                  merupakan pusat pertumbuhan di Sumut. Wilayah pantai barat dan wilayah pegunungan

                  merupakan sentra perkebunan dan tanaman holtikultura dikarenakan kondisi iklim yang
                  sesuai, dan wilayah kepulauan Nias merupakan sentra perikanan.










                                                                                                       6
   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28