Page 107 - KFR Triwulan II 2023 [spread]
P. 107

Prolog  BAB I  |  Analisis Ekonomi Regional  BAB II  |  Analisis Fiskal Regional  BAB III  |  Pengembangan   BAB IV  |  Analisis Tematik  BAB V  |  Kesimpulan dan
                 Ekonomi Daerah                                                    Rekomendasi




 ANALISIS ATAS POTENSI PENGEMBANGAN   jasa penunjang masing-masing kegiatan   karakterstik sektor pertanian sehingga
            ekonomi tersebut. Pengembangan sektor              memiliki kontribusi yang sama dalam
 SEKTOR UNGGULAN DAN POTENSIAL  pertanian, kehutanan dan perikanan di   perekonomian dan menjadi salah satu

            Sumut dilakukan untuk peningkatan                  penyumbang dominan pada PDRB
 Pembangunan ekonomi bertujuan   Penentuan sektor unggulan dan potensial   hasil agar dapat menambah sumbangan   Sumut.
 untuk menciptakan kesejahteraan bagi   memiliki manfaat dalam penentuan   terhadap PDRB.

 masyarakat. Pembangunan ekonomi   kebijakan ekonomi daerah.   Salah satu komoditi strategis pertanian di
 yang berkelanjutan memberikan banyak   Kuznet (1961) menjelaskan bahwa   Sumut adalah komoditi padi. Di regional
 manfaat antara lain penciptaan lapangan   Kebijakan ekonomi harus diselaraskan   terdapat tiga faktor penting kontribusi   Sumatera, Sumut merupakan penghasil
 kerja, pengentasan kemiskinann dan   juga dengan kebijakan pemerintah   sektor agrikultur dalam perekonomian   padi terbesar ketiga dengan jumlah

 merangsang terjadinya inovasi. Otonomi   pusat sehingga terjadi saling sinergi.   yaitu sumbangan terhadap produk,   produksi sebanyak 2.088.584 Ton pada
 daerah memberikan kesempatan bagi   Sinergi yang terbangun dapat mencegah   sumbangan terhadap pasar dan   tahun 2022. Jumlah tersebut masih
 daerah untuk membangun ekonomi   perbedaan arah kebijakan dan tumpang   sumbangan faktor produksi. Sektor   jauh di bawah produksi padi di wilayah
 wilayahnya. Pembangunan ekonomi   tindih prioritas. Sinergi pendanaan   kehutanan dan perikanan memiliki   Sumatera Selatan (2.775.069 Ton) dan

 berupa penentuan sektor unggulan dan   dalam APBN dan APBD harus dapat   karakteristik yang relatif sama dengan   wilayah Lampung (2.688.160 Ton).
 sektor potensial harus terus menerus   dimaksimalkan untuk kemajuan sektor
 digali oleh pemerintah daerah dengan   yang menjadi prioritas.   Grafik III.11 Produksi Padi di regional Sumatera
 menggunakan landasan akademis.


 III.4.1 Pengembangan Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan



 Wilayah Sumut terdiri dari daerah pantai,   dari luas wilayah Sumut, yang sebagian
 dataran rendah dan dataran tinggi   besar merupakan pegunungan, memiliki
 serta pegunungan Bukit Barisan yang   variasi dalam tingkat kesuburan tanah,

 membujur di tengah-tengah dari Utara   iklim, topografi dan kontur serta daerah
 ke Selatan. Berdasarkan topografinya,   yang struktur tanahnya labil.
 Sumut dapat dibagi atas tiga bagian yaitu
 bagian Timur dengan keadaan relatif   Kegiatan ekonomi Sektor pertanian,
 datar, bagian tengah bergelombang   kehutanan dan perikanan memiliki
            Sumber: BPS, diolah
 sampai berbukit dan bagian Barat   cakupan yang sangat luas. Menurut BPS
 merupakan dataran bergelombang.   kategori sektor pertanian, kehutanan dan   Produksi padi di Sumut cenderung   menjadi 2.004.143 Ton. Pada tahun 2022
 Wilayah Pantai Timur yang merupakan   perikanan mencakup semua kegiatan   stabil sepanjang tahun 2020 sampai   terjadi penambahan luas lahan panen

 dataran rendah seluas 24.921,99 km2 atau   ekonomi/lapangan usaha, yang meliputi   dengan 2022. Pada tahun 2020 luas   sebesar 26.057 hektar dibandingkan
 34,77% dari luas wilayah Sumut adalah   pertanian tanaman pangan, tanaman   lahan panen berjumlah 388.592 hektar   tahun 2021. Peningkatan luas panen
 daerah yang subur, kelembaban tinggi   perkebunan, hortikultura, peternakan,   dan produksi padi sebesar 2.040.500   meningkatkan produksi menjadi
 dengan curah hujan relatif tinggi pula.   pengambilan dan penanaman hasil hutan   Ton. Pada tahun 2021 terjadi penurunan   2.088.584 Ton. Produktivitas tanaman
 Wilayah dataran tinggi dan wilayah Pantai   serta penangkapan dan budidaya ikan/  lahan sebesar 3186 hektar yang diikuti   padi di Sumut pada tahun 2022 adalah

 Barat seluas 46.758,69 km2 atau 65,23%   biota air. Kategori ini juga mencakup   dengan penurunan produksi padi   50,76 Kuintal per Hektar. Produktivitas




 106  KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA                                  KAJIAN FISKAL REGIONAL        107
                                                                                Semester I Tahun 2023
   102   103   104   105   106   107   108   109   110   111   112