Page 61 - KFR Triwulan II 2023 [spread]
P. 61
Prolog BAB I | Analisis Ekonomi Regional BAB II | Analisis Fiskal Regional BAB III | Pengembangan BAB IV | Analisis Tematik BAB V | Kesimpulan dan
Ekonomi Daerah Rekomendasi
dengan angggaran sebesar Rp2,54 triliun dan Fasilitasi dan Pembinaan Kelompok Mengantisipasi pelemahan ekonomi guna mewujudkan belanja yang lebih
dengan atau sebesar 3,85% dari pagu. Masyarakat dengan total realisasi 0,08% global dan harga komoditas yang lebih efisien dan berkualitas, dan akselerasi
Bantuan Pendidikan Dasar dan Menengah dari pagu. rendah di tahun 2023 transformasi ekonomi, yang antara lain
dengan anggaran sebesar Rp396,23 meliputi normalisasi aktivitas masyarakat
miliar untuk 124.239 orang dan Bantuan Untuk bidang infrastruktur pagu output Berbagai upaya dan strategi yang seiring perbaikan situasi pandemi;
Lembaga dengan anggaran Rp100,14 strategis untuk Tahun Anggaran 2023 dapat dilakukan Pemerintah dalam peningkatan daya tarik investasi termasuk
miliar kepada 471 lembaga. adalah sebesar Rp5,77 triliun dialokasikan rangka peningkatan produktivitas hilirisasi manufaktur, ekonomi digital
pada Kementerian Perhubungan dan dengan melanjutkan penguatan dan ekonomi hijau; dan mengembalikan
Pada bidang kesehatan pagu output Kementerian Pekerjaan Umum dan reformasi struktural melalui peningkatan peran sektor manufaktur sebagai sumber
strategis untuk Tahun Anggaran 2023 Perumahan Rakyat. Pada bidang kualitas SDM dan pembangunan pertumbuhan ekonomi melalui revitalisasi
adalah sebesar Rp1,19 triliun dialokasikan infrastruktur, output yang telah terealisasi infrastruktur, reformasi penganggaran industri.
pada Kementerian Kesehatan, Badan sebesar 1,44% dari total pagu realisasi
Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), terbesar antara lain Prasarana Bidang
II.2 Analisis Neraca Pemerintah Pusat-Tingkat Wilayah
dan Badan Kependudukan Dan Keluarga SDA dan Irigasi sebesar Rp35,24 miliar,
Berencana Nasional (BKKBN). Pada Prasarana Jaringan Sumber Daya Air II.2.1 Perkembangan Nilai dan Pertumbuhan Aset, Liabilitas, dan Ekuitas
bidang kesehatan, output yang telah sebesar Rp16,54 miliar kedua output
terealisasi antara lain Layanan Dukungan strategis ini masih memasuki tahap Aset adalah sumber daya ekonomi Grafik II.8 Perkembangan Nilai
Manajemen Internal dengan anggaran pelaksanaan sehingga belum terdapa yang dikuasai dan/atau dimiliki oleh Pertumbuhan Aset, Liabilitas dan Ekuitas
sebesar Rp586,40 miliar atau sebesar realisasi fisik output. Layanan Dukungan pemerintah sebagai akibat dari peristiwa
3,47% dari pagu, Fasilitasi dan Pembinaan Manajemen Internal merupakan output masa lalu dan darimana manfaat
Keluarga dengan anggaran sebesar dengan realisasi fisik terbesar yaitu 56 ekonomi dan/atau sosial di masa depan
Rp2,4 miliar kepada 430.637 keluarga layanan dari total target 87 layanan. diharapkan dapat diperoleh baik oleh
pemerintah maupun oleh masyarakat
serta dapat diukur dalam satuan uang
II.1.9. Rekomendasi Kebijakan Pendapatan dan Belanja Negara
termasuk sumber daya non-keuangan
APBN Tahun 2023 difokuskan pada harga komoditas global, utamanya yang diperlukan untuk penyediaan jasa
peningkatan produktivitas untuk kenaikan harga Crude palm oil (CPO) bagi masyarakat umum dan sumber-
transformasi ekonomi yang inklusif dan dan adanya faktor implementasi Undang- sumber daya yang dipelihara karena Sumber: LKPP-TW Sumut Tahun 2022 dan 2023,
diolah
berkelanjutan. Menghadapi ketidakpastian Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang alasan sejarah dan budaya. Dalam
yang tinggi, Pemerintah melalui APBN Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU pengertian aset ini tidak termasuk Kewajiban adalah utang yang timbul dari
berupaya maksimal untuk menjaga HPP), seperti Program Pengungkapan sumber daya alam seperti hutan, peristiwa masa lalu yang penyelesaiannya
penguatan pemulihan ekonomi yang Sukarela (PPS) yang diadakan pada kekayaan di dasar laut, dan kandungan mengakibatkan aliran keluar sumber
berkelanjutan. Januari-Juni 2022 yang kemungkinan pertambangan. Aset diakui pada saat daya ekonomi Pemerintah. Dalam
tidak akan terulang lagi pada tahun 2023. diterima atau pada saat hak kepemilikan konteks pemerintahan kewajiban muncul
Kinerja penerimaan pajak sejauh ini Mobilisasi Pendapatan perlu dilakukan berpindah. Aset diklasifikasikan menjadi antara lain karena penggunaan sumber
menunjukkan tren yang baik pada tahun seperti Menjaga Efektivitas Implementasi Aset Lancar, Investasi Jangka Panjang, pembiayaan pinjaman dari masyarakat,
2022, karena adanya pemulihan ekonomi UU HPP; Penguatan basis pemajakan Aset Tetap, Dana Cadangan, dan Aset lembaga keuangan, entitas pemerintahan
setelah pandemic COVID-19. Kenaikan dan peningkatan kepatuhan Wajib Pajak; Lainnya. lain atau lembaga internasional.
60 KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA KAJIAN FISKAL REGIONAL 61
Semester I Tahun 2023

