Page 65 - KFR Triwulan II 2023 [spread]
P. 65

Prolog  BAB I  |  Analisis Ekonomi Regional  BAB II  |  Analisis Fiskal Regional  BAB III  |  Pengembangan   BAB IV  |  Analisis Tematik  BAB V  |  Kesimpulan dan
                 Ekonomi Daerah                                                    Rekomendasi



 belanja modal hanya sebesar harga beli/  Daerah berasal dariPendapatan Daerah   penyetoran ke kas Negara, kuantitas   Berdasarkan data PNBP yang sumber

 bangun aset (Permendagri No.13 Tentang   dan Pembiayaan. Belanja Modal adalah   pelayanan yang diberikan Kementerian/  dari BMN pada semester I tahun 2023
 Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah,   pengeluaran anggaran untuk aset tetap   Lembaga dan Kualitas pelayanan yang   realisasi PNBP yang bersumber dari
 2006). Dalam Lampiran III PMK No. 101/  berwujud yang memberi manfaat lebih   diberikan Kementerian/Lembaga.   BMN ialah Rp18,18 miliar atau sebesar
 PMK.02/2011 Belanja Modal dipergunakan   dari satu periode akuntansi.  Kementerian/Lembaga (K/L) kurang   202% dari target. Secara historis, tren

 untuk antara lain: Belanja Modal Tanah,   tertarik terhadap pemanfaatan BMN   penerimaan PNBP yang bersumber
 Belanja Modal Peralatan dan Mesin,   Kontribusi Belanja Modal terhadap   berupa sewa dikarenakan tidak adanya   dari PNBP selalu melampaui target
 Belanja Modal Gedung dan bangunan,   pembentukan aset tetap BMN diperoleh   insentif / prosentase imbal balik yang   penerimaan. Hal ini tidak terlepas dari
 Belanja Modal Jalan Irigasi dan Jaringan,   dari hasil belanja modal terhadap total   masuk sebagai anggaran operasional   relatif rendahnya angka target PNBP

 Belanja Modal lainnya, dan Belanja Modal   nilai asset tetap. Pada Tahun 2023   Kementerian/Lembaga (K/L), sehingga   yang ditetapkan, mengingat banyaknya
 Badan Layanan Umum (BLU). Secara   didominasi oleh Belanja Modal Jalan,   perlu adanya rumusan mengenai   aset pemerintah yang memiliki potensi
 spesifik sumber pendanaan untuk Belanja   Irigasi dan Jaringan 2,57% dari Total   insentif terhadap optimalisasi PNBP dari   sebagai penerimaan PNBP. Pemerintah
 Modalbelum ditentukan aturannya.   Aset sedangkan pada tahun 2022   pengelolaan BMN.  juga harus menertibkan pemanfaatan

 Namun seluruh jenis sumber-sumber   kontribusinya hanya sebesar 1,59%.
 penerimaan daerah dapat dialokasikan   Secara keseluruhan kontribusi belanja
                                Tabel II.7 Target dan Realisasi PNBP Pengelolaan BMN
 untuk mendanai Belanja Daerah   modal terhadap pembentukan aset
 diantaranya Belanja Modal. Sumber-  tetap pemerintah (BMN) mengalami   Target  Target  %        Proyeksi
                   KPKNL                                         Capaian s.d. Juni  Capaian    Penerimaan
 sumber penerimaan daerah (Undang-  peningkatan bila dibandingkan dengan   Tahunan  s.d. Juni  s.d. Juni  s.d. Juli
 undang, 2004) yang dapat digunakan   tahun 2022.
             KPKNL MEDAN         19.500.000.000   5.850.000.000     13.851.094.626   208,68%    8.850.000.000
 sebagai sumber pendaaan Belanja
             KPKNL PEMA-          2.100.000.000     630.000.000        781.169.848   108,50%      960.000.000
             TANGSIANTAR

 II.2.3 Realisasi dan Potensi PNBP dari BMN  KPKNL KISARAN  1.500.000.000  450.000.000  1.485.313.354  291,24%  680.000.000
             KPKNL PADANG
 Berdasarkan LKPP TW Sumatera Utara   Pendapatan Negara dengan Aset   SIDEMPUAN  33.00.000.000  990.000.000  2.062.344.861  182,11%  1.510.000.000
 Semester I Tahun 2023, aset Pemerintah   sebesar 7,24 persen. Namun besarnya   TOTAL  26.400.000.000  7.920.000.000  18.179.922.689  202,00%  12.000.000.000
 Daerah adalah sebesar Rp235,92 triliun.   angka tersebut didominasi oleh
            Sumber: Kanwil DJKN Sumut, diolah
 Aset tersebut terdiri dari Aset Tetap   penerimaan yang bersumber dari

 sebesar Rp224,99 triliun atau sebesar   pajak. Dari karakteristiknya, Penerimaan
 95,37 persen, Investasi Jangka Panjang   Perpajakan bersifat memaksa dan tidak   yang tidak sesuai ketentuan, termasuk   pemanfaatan. Pengelola Barang harus
 sebesar Rp2,32 miliar serta Aset Lainnya   ada hubungannya secara langsung   PNBP-nya yang tidak disetor ke kas   terus mendorong seluruh Kementerian/
 sebesar Rp1,91 miliar atau sebesar 0,81%.   dengan pelayanan yang diterima oleh   negara.  Lembaga (K/L) untuk melakukan

 Sementara jumlah Pendapatan Negara   wajib pajak. Artinya hal tersebut tidak   inventarisasi potensi PNBP Pemanfaatan
            Pemanfaatan BMN akan menjadi lebih                 BMN di unitnya masing-masing untuk
 dan Hibah adalah sebesar Rp17,08 triliun   bisa menggambarkan “produktivitas”
            dinamis dan turut serta membantu                   selanjutnya dilaporkan kepada Pengelola
 yang terdiri dari Penerimaan Perpajakan   Pemerintah.
            pemulihan perekonomian melalui adanya              Barang; memperbaiki administrasi PNBP
 Rp15,73 triliun dan PNBP sebesar Rp1,35
 triliun.  Penerimaan Negara Bukan Pajak   Peraturan mengenai Pemanfaatan   dan meningkatkan pelayanan dalam
 (PNBP) dipengaruhi oleh beberapa   BMN sehingga meningkatkan minat   rangka Pemanfaatan Aset; mendorong
 Dari data di atas, perbandingan   faktor diantaranya ketepatan waktu   masyarakat untuk menjadi mitra   Kementerian/Lembaga (K/L) untuk




 64  KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA                                   KAJIAN FISKAL REGIONAL         65
                                                                                Semester I Tahun 2023
   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70