Page 139 - twiv2024
P. 139

BAB 4  |  Pengembangan            BAB 5  |  Analisis              BAB 6  |  Kesimpulan dan
                    Ekonomi Daerah                    Tematik                         Rekomendasi





        Bidang                   Kendala                                         Tantangan

                   Terjadi gagal salur untuk subbidang
                   Pertanian Tematik Pengembangan Food   Perencanaan yang kurang tepat dalam menentukan spesifikasi
                   Estate pada Kab. Simalungun sebesar
      Pertanian    Rp198.951.960,- disebabkan harga barang   harga barang dengan spesifikasi pada e-catalogue. Namun, di sisi
                                                         lain  juga  dapat  disebabkan  ketidaklengkapan  pada  e-catalogue
                   yang ada pada aplikasi Krisna DAK tidak   dalam memenuhi spesifikasi barang yang dimintakan.
                   sesuai  dengan  spesifikasi  yang  ada  pada
                   e-Catalogue.




            4.5. Upaya Sinkronisasi di                         Pada      saat    perencanaan,        usulan

                  Daerah oleh Satker dan                       pembangunan disusun berjenjang dari level
                  Pemda                                        bawah hingga ke pusat (bottom-up) mulai
                                                               dari usulan pembangunan hasil musyawarah
                                                               masyarakat desa, kecamatan hingga
            Undang-undang Nomor 1 Tahun 2022
                                                               provinsi, kemudian usulan tersebut diajukan
            tentang Hubungan Keuangan Pemerintah
                                                               ke pemerintah pusat melalui BAPPENAS
            Pusat dan Daerah mengamanatkan adanya
                                                               untuk diusulkan didanai dari APBN baik
            sinkronisasi kebijakan antara Pemerintah
                                                               melalui Proyek Strategis Nasional ataupun
            Pusat dan Daerah. Undang-undang ini
                                                               program lainnya. Sinkronisasi antara satuan
            mendorong sinergi antara kebijakan fiskal
                                                               kerja pada perencanaan adalah keterlibatan
            pemerintah pusat dan pemerintah daerah
                                                               satuan kerja ketika musyawarah dan proses
            untuk mencapai tujuan pembangunan
                                                               pengusulan.
            nasional. Dalam pelaksanaan proyek

            strategis nasional upaya sinkronisasi
                                                               Pada proses pelaksanaan dilakukan
            seharusnya dilaksanakan mulai dari tahap
                                                               koordinasi antara satuan kerja dengan
            perencanaan, pelaksanaan dan pengukuran
                                                               pemerintah untuk mengatasi  kendala/
            dampak.
                                                               tantangan pelaksanaan proyek nasional,
                                                               misal pada saat pembebasan lahan,
            Pada wilayah Provinsi Sumatera Utara,
                                                               mobilisasi proyek, perijinan dan hal lainnya.
            terdapat empat Kementerian/ Lembaga
                                                               Sebagai contoh dalam pelaksanaan kegiatan
            (K/L) dengan program yang memiliki
                                                               pada SNVT Pembangunan Bendungan
            harmonisasi dengan DAK Fisik. Satuan
                                                               Sumatera II tidak dapat tercapai 100%
            kerja yang melaksanakan program/
                                                               disebabkan  adanya  permasalahan-
            kegiatan  harmonisasi  dengan  DAK  Fisik
                                                               permasalahan yang timbul saat pelaksanaan
            sebanyak 22 satker yang didominasi
                                                               di lapangan terutama pada masalah sosial
            satuan kerja pada Kementerian PUPR.
                                                               yaitu pemblokiran area kerja dari Masyarakat
            Pelaksanaan harmonisasi K/L dan DAK
                                                               yang menuntut pembayaran ganti rugi
            Fisik dilakukan pada tahap perencanaan
                                                               lahan, hal tersebut menyebabkan pekerjaan
            hingga pelaksanaan pekerjaan.




                                                                           KAJIAN FISKAL REGIONAL      139
                                                                                         Tahunan 2024
   134   135   136   137   138   139   140   141   142   143   144