Page 189 - twiv2024
P. 189

BAB 4 |  Pengembangan             BAB 5  |  Analisis              BAB 6 |  Kesimpulan dan
                    Ekonomi Daerah                    Tematik                         Rekomendasi




            1. Pertumbuhan Ekonomi                                 dibanding nasional (0,381).

                                                               •  Tingkat  Pengangguran  Terbuka  (TPT)
            •  Laju pertumbuhan ekonomi Sumut pada                 turun menjadi 5,6%, lebih baik dari tahun
                2024 mencapai 5,03%, lebih tinggi dari             sebelumnya tetapi masih di atas rata-rata
                target RKPD sebesar 5-5,2%.                        nasional (4,91%).

            •  Sektor utama pendorong: pertanian
                (sawit, karet, kopi), industri pengolahan,     4. Sektor Pertanian dan Perikanan
                perdagangan, dan konstruksi.
            •  Kenaikan konsumsi domestik serta                •  Nilai Tukar Petani (NTP) mencapai 146,97,
                pembangunan infrastruktur strategis                melampaui target (123,7), menunjukkan

                (jalan tol, bendungan, PON XXI Aceh-               peningkatan kesejahteraan petani
                Sumut) turut mendorong pertumbuhan.                terutama dari sektor perkebunan.
                                                               •  Nilai Tukar Nelayan (NTN) mencapai
            2. Inflasi                                             100,95, namun belum mencapai

                                                                   target (108,28), menandakan perlunya
            •  Inflasi Sumut pada Desember 2024                    peningkatan efisiensi dan dukungan bagi
                mencapai 2,12% (y-o-y), lebih tinggi               nelayan.
                dibanding nasional (1,57%).
            •  Pendorong utama: kenaikan harga                 5. Perbandingan Regional

                makanan, minuman, dan tembakau
                akibat faktor musiman dan gangguan             •  Sumut menjadi kontributor terbesar
                distribusi.                                        ekonomi Pulau Sumatera (23,55%),

            •  Inflasi tetap terkendali dalam target 3±1%          disusul Riau (22,84%) dan Sumsel
                berkat kebijakan pengendalian harga                (13,63%).
                dan stabilisasi pasokan pangan.                •  Pertumbuhan ekonomi Sumut seimbang
                                                                   dengan  nasional,  dengan  sektor
            3. Indikator Kesejahteraan                             pertanian, industri, dan perdagangan

                                                                   sebagai penopang utama.
            •  Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
                mencapai 75,76, meningkat dari tahun           APBN dan  APBD di  Sumut 2024
                sebelumnya (75,13), melampaui rata-rata        menunjukkan tren positif dengan

                nasional.                                      pertumbuhan  belanja  dan  pendapatan
            •  Kemiskinan turun menjadi 7,19%, dari            yang stabil, meskipun terdapat tantangan
                sebelumnya 7,99% (Maret 2024). Jumlah          dalam eksekusi anggaran dan ketimpangan
                penduduk miskin juga turun menjadi 1,11        penerimaan perpajakan. Fokus utama ke
                juta jiwa.                                     depan adalah optimalisasi penerimaan pajak,

            •  Rasio Gini mencapai 0,306, menunjukkan          peningkatan efektivitas belanja modal, serta
                distribusi pendapatan yang lebih merata        penguatan sinergi belanja pusat-daerah.




                                                                           KAJIAN FISKAL REGIONAL      189
                                                                                         Tahunan 2024
   184   185   186   187   188   189   190   191   192   193   194