Page 190 - twiv2024
P. 190
BAB 1 | Analisis Ekonomi BAB 2 | Analisis Ekonomi BAB 3 | Analisis Fiskal
Prolog
Regional Regional Regional
6. Pelaksanaan APBN di Sumatera Utara dari pagu.
• Belanja pegawai meningkat 11,97%,
• APBN berperan sebagai shock absorber, terutama karena pembayaran THR dan
menjaga pertumbuhan ekonomi dan gaji ke-13.
kesejahteraan masyarakat. • Belanja barang menjadi komponen
• Pendapatan negara mengalami kontraksi terbesar, mencapai Rp11,42 triliun
0,64% akibat penurunan penerimaan (44,58% dari total).
perpajakan, meskipun PNBP meningkat • Belanja modal mengalami kendala dalam
5,17%. eksekusi akibat pembebasan lahan dan
• Belanja negara tumbuh 6,33%, terutama blokir anggaran.
pada belanja pegawai (+11,97%) dan
bantuan sosial (+16,98%), tetapi belanja 9. Transfer ke Daerah dan Dana Desa
modal mengalami kontraksi -8,34%.
• Defisit anggaran meningkat 18,24%, • TKDD tumbuh 4,23%, mendukung
seiring dengan penurunan pendapatan pemulihan ekonomi daerah.
negara. • DAU meningkat 8,38%, sementara DBH
mengalami kontraksi -18,27%.
7. Pendapatan Negara • Dana Desa tersalurkan 99,81%, dengan
sebagian besar dialokasikan untuk BLT,
• Penerimaan pajak mengalami kontraksi ketahanan pangan, dan stunting.
-1,09%, dipengaruhi oleh penurunan PPh
Badan akibat profitabilitas korporasi 10. Surplus/Defisit APBN
yang melemah.
• Tax ratio turun menjadi 12,88%, • Defisit meningkat 18,24%, mencapai
menunjukkan kontribusi pajak terhadap Rp28,71 triliun, disebabkan oleh
ekonomi yang melemah. penurunan pendapatan negara.
• Sektor dominan penyumbang pajak:
Perdagangan (29,61%), Industri 11. Pengelolaan BLU
Pengolahan (26,09%), dan Administrasi
Pemerintahan (11,03%). • Aset BLU meningkat 2,57%, dengan
• PNBP meningkat signifikan (+145,28%), realisasi PNBP mencapai 105,85%.
didominasi oleh penerimaan dari • RS Adam Malik menjadi penyumbang
Ditlantas Polda Sumut. PNBP terbesar, mencapai Rp715,25 miliar.
8. Belanja Negara 12. Pelaksanaan APBD Sumatera Utara
• Belanja pemerintah pusat meningkat • Pendapatan daerah tumbuh 3,98%,
10,18%, tetapi realisasi hanya 93,97% terutama didorong oleh peningkatan
190 KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA

