Page 192 - twiv2024
P. 192

BAB 1 |  Analisis Ekonomi     BAB 2  |  Analisis Ekonomi    BAB 3  |  Analisis Fiskal
               Prolog
                                Regional                      Regional                      Regional



            •  Revisi anggaran sering terlambat karena             mendukung harmonisasi belanja pusat-

                masalah teknis aplikasi dan proses                 daerah.
                persetujuan yang memakan waktu lama.           •  Terlambatnya penetapan penerima
            •  Blokir anggaran (Automatic Adjustment)              bantuan       sosial    menyebabkan
                menyebabkan ketidakpastian dalam                   keterlambatan pencairan dana.

                perencanaan program.                           •  Kendala kebijakan TKDN (Tingkat
            •  Sumber dana SBSN sering tidak sinkron               Komponen Dalam Negeri) dalam
                dengan RPD DIPA, menghambat                        pengadaan barang yang sulit ditemukan
                pencairan dana.                                    di pasar lokal.



            Sumber Daya Manusia (SDM):                         15. Upaya Sinkronisasi oleh Satker dan
                                                               Pemda
            •  Kekurangan SDM di beberapa satuan
                kerja menyebabkan perangkapan tugas,           •  Sinkronisasi program dilakukan mulai

                menghambat  efektivitas  pengelolaan               dari tahap perencanaan hingga eksekusi
                anggaran.                                          proyek.
            •  Pergantian pejabat  perbendaharaan              •  Sinergi antara pemerintah daerah dan
                tanpa transfer knowledge menyebabkan               pusat masih perlu ditingkatkan, terutama

                keterlambatan  dalam  pelaksanaan                  dalam mendukung proyek nasional.
                anggaran.                                      •  Masalah pembebasan lahan dan sosial
            •  Kurangnya  pemahaman  aplikasi                      masih menjadi kendala utama, seperti
                keuangan oleh pengelola anggaran di                dalam pembangunan bendungan yang

                daerah.                                            terhambat oleh tuntutan masyarakat
                                                                   atas ganti rugi.
            Eksekusi Kegiatan:                                 •  Belum optimalnya dukungan pemerintah
                                                                   daerah  terhadap proyek strategis
            •  Cuaca dan kondisi geografis                         nasional, seperti kurangnya infrastruktur

                menghambat proyek infrastruktur seperti            pendukung (jalan akses, listrik, dll.).
                jalan dan bendungan.                           •  Rekomendasi: Monitoring oleh Kanwil
            •  Proses lelang yang lama dan keterbatasan            DJPb diperlukan untuk memastikan
                penyedia barang/jasa menyebabkan                   harmonisasi kebijakan pusat-daerah

                keterlambatan realisasi anggaran.                  sesuai dengan UU No. 1 Tahun 2022.
            •  Harga bahan baku yang naik akibat
                inflasi memengaruhi volume pekerjaan           16. Perkembangan Kondisi Ketahanan
                yang bisa dilakukan.                           Pangan Regional



            Regulasi dan Koordinasi:                           •  Ketersediaan pangan di Sumut
            •  Kurangnya regulasi daerah yang                      didominasi oleh produksi beras sebagai




           192     KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA
   187   188   189   190   191   192   193   194   195   196   197