Page 40 - KFR Triwulan I 2025
P. 40
Prolog BAB 1 | Analisis Ekonomi BAB 2 | Analisis Fiskal
Regional Regional
Analisis Dampak Kredit Usaha Rakyat
(KUR) dan Ultra Mikro (UMi) terhadap
PDRB di Sumatera Utara
A. Latar Belakang
PDRB merupakan indikator makro yang dapat menghambat pertumbuhan
yang dapat digunakan untuk mengukur UMKM( World Bank, 2017) Untuk
serta mengevaluasi kondisi ekonomi mengatasi tantangan ini, pemerintah
dan kinerja pembangunan ekonomi meluncurkan program Kredit Usaha
suatu wilayah. Salah satu kebijakan Rakyat (KUR) dan Ultra Mikro (UMi).
pemerintah untuk mengakselerasi PDRB KUR menyediakan kredit dengan bunga
dalam upaya mewujudkan kesejahteraan rendah dan tanpa agunan tambahan.
masyarakat adalah melalui pengembangan Sementara, UMi menawarkan pembiayaan
sektor UMKM. Sebagian besar UMKM maksimal Rp10 juta per nasabah,
dijalankan oleh individu atau rumah disalurkan melalui Lembaga Keuangan
tangga miskin, baik sebagai sumber Bukan Bank (LKBB), untuk pelaku usaha
pendapatan utama maupun sumber mikro yang belum terlayani perbankan
pendapatan tambahan. Hal ini disebabkan (Kementerian Keuangan RI, 2023). Dengan
rumah tangga miskin sulit mendapatkan memberikan akses permodalan yang
pekerjaan yang lebih baik, sehingga lebih mudah, diharapkan UMKM dapat
dapat dikatakan bahwa keberadaan berkembang, menciptakan lapangan
UMKM merupakan refleksi dari kerja baru, dan berkontribusi lebih
masalah kemiskinan dan pengangguran signifikan terhadap PDRB. Berdasarkan
(Tambunan, 2015). UMKM memainkan pentingnya peran KUR dan UMi
peran penting dalam perekonomian dalam mendukung pengembangan
nasional karena mampu memberikan UMKM, penelitian ini bertujuan untuk
kontribusi sekitar 60,5% terhadap PDRB menganalisis dampak program KUR dan
dan menyerap 96,9% dari total tenaga UMi terhadap PDRB di Sumut sehingga
kerja nasional (Kementerian Koordinator dapat memberikan gambaran yang lebih
Bidang Perekonomian, 2022). Dengan jelas mengenai dampak nyata program
besarnya potensi dan kontribusinya tersebut, sekaligus menjadi dasar bagi
bagi perekonomian nasional, UMKM pengambilan kebijakan yang lebih terarah
masih menghadapi persoalan besar dan efektif di masa depan.
yaitu masalah pembiayaan/pendanaan
40 KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA

