Page 42 - KFR Triwulan I 2025
P. 42

Prolog                         BAB 1 |  Analisis Ekonomi                  BAB 2  |  Analisis Fiskal
                                              Regional                                   Regional



                variabel lain konstan dan variabel X2              artinya variabel KUR (X1) memiliki

                mengalami peningkatan 1%, maka                     pengaruh signifikan terhadap PDRB
                variabel PDRB (Y) akan mengalami                   (Y) dengan arah hubungan positif.
                peningkatan sebesar 0,06%. Demikian
                pula sebaliknya, jika nilai variabel lain      b.  Hasil uji t pada  variabel UMi

                konstan dan variabel X2 mengalami                  (X2)      terhadap        PDRB        (Y)
                penurunan 1%, maka variabel Y akan
                penurunan sebesar 0,06%.                           Diperoleh nilai t hitung sebesar 0,17
                                                                   < t tabel (1,97) dan nilai sig. 0,866 >

            Hasil Uji Hipotesis                                    0,05, artinya variabel UMi (X2) tidak
                                                                   memiliki pengaruh signifikan terhadap
            1. Uji -t                                              PDRB (Y) dengan arah hubungan

                                                                   positif.
            Uji -t digunakan untuk menguji koefisien
            regresi secara parsial.                            2. Uji -F



            Berdasarkan hasil penelitian, pengaruh
            variabel independent terhadap variabel
            dependen secara parsial adalah sebagai
            berikut:



            a.  Hasil     uji    t    pada     variabel
                KUR (X1) terhadap PDRB (Y)                     Uji-F dipergunakan untuk menguji
                                                               koefisien  regresi  secara  bersamaaan

                Diperoleh nilai t hitung sebesar 9,51 >        atau  secara  simultan. Nilai F hitung
                t tabel (1,97) dan nilai sig. 0,000 > 0,05,    sebesar 174,95 > F tabel (3,05) dan Nilai

                                                                            Sig. adalah 0,0000 < 0,05
                                                                            menunjukkan  bahwa  secara
                                                                            simultan, KUR (X1) dan UMi
                                                                            (X2) mempengaruhi PDRB (Y)

                                                                            secara signifikan.


                                                                            Dapat dikatakan bahwa
                                                                            peningkatan alokasi dan
                                                                            realisasi KUR dan UMi mampu

                                                                            meningkatkan PDRB di Sumut.








           42      KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA
   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47