Page 94 - KFR Triwulan I 2025
P. 94
Prolog BAB 1 | Analisis Ekonomi BAB 2 | Analisis Fiskal
Regional Regional
koperasi ini dapat membangun basis dana bagi masyarakat sekitar. Keberadaan
yang stabil melalui kegiatan simpanan klinik ini juga dapat memperkuat peran
sukarela, wajib, dan pokok. Dana yang koperasi sebagai pilar pembangunan sosial,
terkumpul kemudian dapat disalurkan dalam tidak hanya ekonomi. Selain itu, koperasi
bentuk pinjaman kepada anggota dengan dapat memanfaatkan sistem simpan
bunga yang lebih rendah dibandingkan pinjamnya untuk membantu anggota dalam
lembaga keuangan konvensional, sehingga pembiayaan layanan kesehatan, termasuk
membantu mengurangi ketergantungan menyediakan program cicilan untuk
masyarakat pada rentenir atau pinjaman pengobatan atau pembelian obat-obatan.
online ilegal. Selain itu, sistem simpan Dengan manajemen yang profesional
pinjam koperasi cenderung lebih fleksibel dan kolaboratif, Koperasi Merah Putih
karena disesuaikan dengan kondisi dan berpotensi menjadi motor penggerak dalam
kebutuhan anggota, baik untuk keperluan mewujudkan layanan kesehatan berbasis
usaha, pendidikan, maupun kebutuhan komunitas yang inklusif, berkelanjutan, dan
mendesak lainnya. Kegiatan ini juga berpihak pada kepentingan rakyat.
mendorong literasi keuangan di tingkat
akar rumput, karena anggota diajak untuk Melalui sistem koperasi, apotek desa bisa
memahami konsep tabungan, kredit, dan mendapatkan pasokan obat langsung dari
pengelolaan dana secara kolektif. Didukung distributor resmi atau produsen, sehingga
oleh pengelolaan yang transparan dan harga bisa ditekan dan kualitas terjamin.
akuntabel, potensi koperasi dalam simpan Selain itu, koperasi dapat mengelola
pinjam dapat berkembang menjadi sumber apotek secara transparan dan akuntabel,
pembiayaan yang inklusif, berkelanjutan, dengan melibatkan tenaga farmasi
dan memperkuat kemandirian ekonomi profesional dan memberdayakan tenaga
anggota. Jika dimaksimalkan, koperasi ini lokal. Skema keanggotaan memungkinkan
dapat menjadi lembaga keuangan rakyat koperasi memberikan harga khusus atau
yang tangguh dan terpercaya. sistem cicilan untuk pembelian obat, serta
mengembangkan program tabungan
3. Klinik Desa / Apotek Desa atau dana kesehatan anggota. Apotek
desa yang dikelola oleh koperasi juga
Koperasi dapat menginisiasi pendirian dan
dapat menjadi pusat edukasi kesehatan,
pengelolaan klinik desa secara mandiri
promosi penggunaan obat yang rasional,
maupun bekerja sama dengan pihak ketiga
dan pendukung layanan klinik desa apabila
seperti pemerintah daerah, puskesmas, atau
dijalankan secara terintegrasi. Dengan
tenaga medis lokal. Klinik desa yang dikelola
dukungan pemerintah daerah, dinas
koperasi dapat menyediakan layanan
kesehatan, dan stakeholder lainnya, koperasi
kesehatan dasar dengan biaya terjangkau,
dapat memainkan peran strategis dalam
serta menjadi pusat edukasi kesehatan
94 KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA

