Page 90 - KFR Triwulan I 2025
P. 90
Prolog BAB 1 | Analisis Ekonomi BAB 2 | Analisis Fiskal
Regional Regional
Gambar 3.2. Tantangan dalam Pengembangan Koperasi di Sumatera Utara
Sumber : Dinas Koperasi dan UKM Sumut (diolah)
1. Rendahnya literasi digital dan keuangan 2. Kurangnya inovasi dalam model bisnis
di kalangan anggota koperasi koperasi
Anggota yang memiliki kompetensi yang Dalam hal persaingan dengan sektor
terbatas akan mempengaruhi digitalisasi e-commerce, perlu penguatan inovasi.
dan keuangan di kalangan anggota Kurangnya inovasi akan mempengaruhi
koperasi. Hal ini akan menjadi tantangan proses bisnis dan pertumbuhan penjualan.
dalam perkembangan transaksi keuangan Masih banyaknya penjualan produk koperasi
dalam hal keanggotaan dan pembeli. yang menggunakan website tersendiri,
Keterbatasan dalam kualitas dan kuantitas padahal e-commerce seperti shopee atau
sumber daya manusia menjadi tantangan platform penjualan lainnya tersedia gratis
signifikan. Banyak pengurus dan anggota dan familiar di masyarakat. Platform ini
koperasi yang belum memiliki pengetahuan dapat dimanfaatkan oleh koperasi untuk
dan keterampilan yang memadai dalam menunjang penjualan produk tanpa
manajemen koperasi, pemasaran, dan mengeluarkan biaya untuk pemeliharaan
teknologi informasi. Selain itu rendahnya website bagi koperasi.
kemampuan pengelolaan keuangan akan
mempengaruhi modal usaha yang akan 3. Tantangan tata kelola koperasi
dijalankan koperasi. Koperasi masih belum memiliki aplikasi
90 KANWIL DJPB PROVINSI SUMATERA UTARA

