Page 89 - KFR Triwulan I 2025
P. 89
BAB 3 | Analisis BAB 4 | Kesimpulan dan
Tematik Rekomendasi
total plafond cair mencapai Rp51.19 miliar. total plafond cair Rp6.35 miliar. Jumlah
Selanjutnya tahun 2023, jumlah koperasi koperasi Kota Medan menjadi yang paling
sedikit menurun menjadi 9 koperasi, tetapi signifikan dengan 8 koperasi di 2024
total plafond cair tetap tinggi di Rp33.04 dan total plafond cair Rp56.35 miliar, hal
miliar. Terakhir di tahun 2024, jumlah koperasi ini menunjukkan peran aktif pemerintah
kembali menurun menjadi 3 koperasi, Kota Medan dalam pembiayaan koperasi.
dengan total plafond cair yang juga menurun Selanjutnya jumlah koperasi di Kota Gunung
menjadi Rp7.24 miliar rupiah. Pada tahun Sitoli meningkat dari 1 koperasi di 2021
2022 menandakan setelah dampak pandemi menjadi 3 koperasi di 2024, dengan total
COVID-19, banyak masyarakat yang mencari plafond cair Rp10.00 miliar.
alternatif sumber pendapatan, dan koperasi
menjadi pilihan yang menarik untuk memulai Data pembiayaan kepada koperasi di Sumut
usaha, meningkatnya kesadaran masyarakat yang ditampilkan di atas menunjukkan
akan manfaat koperasi, seperti akses ke bahwa terdapat fluktuasi yang signifikan
modal, pemasaran produk, dan dukungan dalam jumlah koperasi dan plafond cair
komunitas, mendorong lebih banyak orang dari tahun ke tahun. Tahun 2022 menjadi
untuk mendirikan koperasi, masyarakat puncak dengan jumlah koperasi dan plafond
2020 2021 2022 2023 2024 semakin menyadari pentingnya kemandirian cair tertinggi. Kota Medan menunjukkan
Jumlah Jumlah
Pemda Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Plafond ekonomi, dan koperasi dianggap sebagai kontribusi yang sangat besar terhadap
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Koperasi
Koperasi Plafond Koperasi Plafond Koperasi Plafond Koperasi Plafond Koperasi Plafond Cair wadah yang efektif untuk mencapai tujuan total plafond cair. Hal ini menunjukkan
Cair Cair Cair Cair Cair
Kab. Deli 2 2.75 1 1.25 3 4.00 tersebut. kemungkinan pemda memiliki lebih
Serdang banyak dukungan dan pendanaan untuk
Kab. Humbang 1 4.95 1 4.95 b. Analisis Per Kabupaten/Kota memberikan pembiayaan pada koperasi.
Hasundutan
Kab. Karo 2 3.55 2 2.80 4 6.35 Penurunan jumlah koperasi dan plafond
Kab. Langkat 1 4.00 1 4.00 Jumlah koperasi di wilayah Kabupaten Deli cair di tahun 2024 menunjukkan perlunya
Kab. Nias Barat 2 2.50 1 4.00 1 3.00 4 9.50 Serdang mengalami peningkatan dari 2 evaluasi dan strategi untuk meningkatkan
Kab. Nias 2 1.28 2 1.28 koperasi dengan plafond cair Rp2.75 miliar partisipasi koperasi pada tahun yang akan
Selatan di 2020 menjadi 3 koperasi dengan Rp4.00 datang
Kab. 1 0.54 1 0.54 miliar di 2022. Pembiayaan koperasi di
Simalungun
Kab. Tapanuli 1 2.00 1 2.00 Kabupaten Humbang Hasundutan sebanyak C. Tantangan dalam
Tengah 1 koperasi di tahun 2023 dengan plafond Pengembangan Koperasi
Kota Gunung 1 5.00 1 2.00 1 3.00 3 10.00 cair yang stabil di Rp4.95 miliar. Kemudian di Sumatera Utara
Sitoli jumlah koperasi pada Kabupaten Karo tetap
Kota Medan 1 0.50 4 37.32 2 16.5 1 1.99 8 56.35 dengan 2 koperasi dengan plafond cair Berdasarkan hasil koordinasi dan wawancara
Kota 1 1.78 1 1.78
Pematangsiantar mengalami penurunan dari Rp3.55 miliar dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi
Kota Tebing 1 4.00 1 4.00 pada tahun 2022 menjadi Rp2.80 miliar di Sumut, tantangan dalam pengembangan
Tinggi tahun 2023. Jumlah ini mengalami fluktuasi koperasi di Sumut sebagaimana
Total 5 7.78 2 5.50 11 51.1 9 33.0 3 7.24 30 104.7
pada tahun 2024 dengan 4 koperasi dan digambarkan diagram fishbone di bawah:
KAJIAN FISKAL REGIONAL 89
Triwulan I 2025

