Page 118 - KFR Final Tahunan 2021
P. 118
8. Belanja Pemerintah Pusat telah terealisasi sebesar Rp20,34 triliun (97,16%) dari
pagu sebesar Rp20,22 trilliun. Nilai tersebut mengalami kontraksi pada sisi pagu
dan realisasi sebesar 6,76% dan 2,95% dibandingkan tahun 2020. Sedangkan
untuk TKDD telah terealisasi sebesar Rp41,15 triliun (102,47%) dari pagu sebesar
Rp40,16 triliun. Baik pagu maupun realisasi TKDD tahun 2021 mengalami
pertumbuhan sebesar 0,16% dan 3,81% dibandingkan tahun 2020.
9. Kemandirian fiskal daerah yang tergambar dari besaran pagu anggaran hanya
sebesar 22,76% dari total agregat pendapatan di tahun 2019, turun menjadi 21,55%
di tahun 2020 dan sedikit naik menjadi 22,33% di tahun 2021.
10. Total pendapatan daerah tahun 2021 sebesar Rp52 triliun atau 90,89% dari total
pagu sebesar Rp57,21. Sedangkan total belanja sebesar Rp48,6 triliun atau 82,18%
dari total pagu sebesar Rp59,14 triliun. Sehingga menyebabkan surplus sebesar
Rp3,24 triliun. Jika dilihat berdasarkan fungsi, perbaikan terjadi hampir di seluruh
fungsi belanja daerah yang ditunjukkan melalui pertumbuhan positif pada seluruh
fungsi belanja kecuali Fungsi Pelayanan umum yang memiliki growth sebesar -
2,13%. Pembiayaan daerah menurun sebanyak 73,57% di tahun 2021. Sumut
memiliki 25 Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang berdasarkan jenis
layanannya terdiri dari 24 BLUD bergerak di bidang Kesehatan dan 1 BLUD
bergerak di bidang Pengelola Dana Bergulir.
11. Realisasi Pendapatan Konsolidasian Sumut tahun 2021 mencapai Rp38,15 triliun
atau tumbuh positif sebesar 8,98% dibanding tahun sebelumnya (YoY). Sementara
Belanja Konsolidasian terealisasi sebesar Rp71,14 triliun atau tumbuh negatif
sebesar -5,30%.
12. Sektor unggulan provinsi Sumut adalah sektor industri pengolahan. Sektor ini
mampu memberikan kontribusi sebesar 19,44% terhadap PDRB Sumut pada tahun
2021. Sektor ini menyerap 9,07% dari total penduduk yang bekerja di Sumut,
mengalami kenaikan sebesar 0,69% poin dibanding periode Agustus 2020. Dari
total penerimaan perpajakan Sumut sebesar Rp23,26 Triliun, sektor unggulan
Sumut yaitu sektor industri pengolahan memberikan kontribusi sebesar 26,49%
terhadap pendapatan negara. Dukungan fiskal APBN terhadap sektor ini sebesar
Rp6,75 triliun. Kebijakan fiskal melalui kebijakan perpajakan dan pengeluaran
pemerintah berupa belanja barang dan jasa memberikan stimulus positif terhadap
PDRB sektor industri di Sumut.
13. Sektor potensial provinsi Sumut adalah sektor transportasi dan pergudangan.
Sektor ini memberikan kontribusi sebesar 4,19% terhadap perekonomian Sumut
96

