Page 116 - KFR Final Tahunan 2021
P. 116

BAB VII
                                          KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

                  7.1.      Kesimpulan

                         Dari penjabaran dan pembahasan bab yang ada, dapat disimpulkan Kajian Fiskal
                  Regional Tahunan Provinsi Sumut Tahun 2021 sebagai berikut:


                   1.  Visi pembangunan Provinsi Sumut adalah “Sumatera Utara yang Maju, Aman, dan
                      Bermartabat” yang menjadi dasar tema RKPD Provinsi Sumut yaitu “Pembangunan
                      Sumber  Daya  Manusia  Unggul,  Peningkatan  Infrastruktur  dan  Pengembangan

                      Wilayah  dalam  Percepatan  Pemulihan  Ketahanan  Ekonomi  dan  Kehidupan
                      Masyarakat”.  Sumatera  Utara  merupakan  Provinsi  dengan  ekonomi  terbesar  ke

                      empat di Indonesia dan penyumbang perekonomian terbesar di pulau Sumatera.
                      Diberkahi  dengan  Sumber  Daya  Alam  yang  besar,  Sumut  memiliki  tantangan
                      adanya  kesenjangan  ekonomi  antarkabupaten/kota  yang  disebabkan  tidak

                      meratanya  sumber  daya  alam  dan  belum  meratanya  infrastruktur  yang
                      menyebabkan  kurangnya  konektivitas  antarwilayah.  Selain  itu  masih  rendahnya

                      Angka Partisipasi Murni serta kurangnya tenaga pendidik yang terampil dan terlatih
                      menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi pemerintah.
                   2.  Perekonomian Sumut tahun 2021 tumbuh 2,61% secara kumulatif pada tahun 2021

                      setelah  mengalami  kontraksi  pada  tahun  2020.  Kontribusi  tertinggi  terhadap
                      perekonomian Sumut adalah sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar
                      22,14%.  Jika  dilihat  dari  sisi  pengeluaran,  pertumbuhan  tertinggi  terjadi  pada

                      komponen  Ekspor  Barang  dan  Jasa  sebesar  13,71%.  PDRB  per  kapita  Sumut
                      mencapai Rp36,67 juta, meningkat 1,35% dibanding tahun sebelumnya.
                   3.  Dalam  satu  tahun  terakhir,  SBDK  telah  mengalami  penurunan  sebesar  151  bps

                      (yoy). Penurunan SBDK tersebut menyebabkan spread SBDK terhadap BI7DRR
                      turun sebesar 101 bps (yoy) dari 6,32% pada Juli 2020 menjadi 5,31% pada Juli

                      2021. Di sisi lain tingkat inflasi Sumut adalah sebesar 0,47 persen, lebih tinggi dari
                      tahun 2020 yang sebesar 0,33 persen dan lebih rendah dari tingkat inflasi nasional
                      yang  sebesar  1,3  persen.  Tingkat  inflasi  Sumut  pada  tahun  2021  lebih  rendah

                      dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebagai akibat koordinasi yang baik oleh
                      Tim  Pengendalian  Inflasi  Daerah (TPID)  Sumatera  Utara.  Pergerakan nilai  tukar
                      Rupiah relatif terjaga, di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi. Pada awal

                      tahun  2021,  rupiah  dibuka  pada  level  Rp14.084  per  dollar  AS  dan  mengalami








                                                                                                        94
   111   112   113   114   115   116   117   118   119   120   121