Page 117 - KFR Final Tahunan 2021
P. 117
tekanan hingga bulan Maret. Nilai tukar Rupiah pada April dan Mei 2021 tercatat
mengalami depresiasi dibandingkan dengan bulan Maret 2021.
4. Pada indikator kesejahteraan masyarakat, Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
2021 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yaitu sebesar 72,00
atau tumbuh 0,32 persen (meningkat 0,23 poin) dibandingkan capaian IPM 2020
(71,94).
5. Tingkat kemiskinan di Sumut berdasarkan hasil terakhir pada September 2021
adalah sebesar 8,49 persen. Angka kemiskinan ini setara dengan 1,27 juta jiwa
pada September 2021, atau berkurang sekitar 70,8 ribu jiwa dalam satu semester
terakhir. Tingkat ketimpangan di Sumut sebagaimana pada September 2021
mengalami penurunan yang tidak terlalu signifikan menjadi 0,313, lebih baik
dibandingkan pada September 2020 sebesar 0,314. Tingkat ketimpangan pada
daerah perkotaan dan pedesaan makin membaik. Pada perdesaan menjadi 0,257
sebelumnya pada September 2020 sebesar 0,258. Pada perkotaan menjadi 0,339
sebelumnya pada September 2020 sebesar 0,336. Tingkat Pengangguran Terbuka
(TPT) di Sumut mengalami tren positif dengan penurunan menjadi 6,33 persen pada
Agustus 2021 yang semula pada Agustus 2020 sebesar 6,91 persen, atau
mengalami penurunan 8 persen. Nilai tukar petani (NTP) di Sumut mengalami tren
positif. Rata-rata di tahun 2021 adalah sebesar 119,06, naik 9 persen dari tahun
2020 yang sebesar 109,83. NTP di Sumut pada tahun 2021, jauh lebih meningkat
dibandingkan NTP di tahun 2020 dan 2019. Secara historis NTN mengalami
fluktuasi yang bervariasi dari 3 tahun terakhir. Nilai pada tahun 2020 menunjukkan
tren terendah dibanding 3 tahun terakhir yaitu 2019 dan 2021.
6. Pendapatan APBN di Sumut tahun 2021 sebesar Rp31,10 triliun, tumbuh sebesar
32,79% dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun pandemi Covid-19 tetap ada
sampai tahun 2021 ini, namun kinerja APBN tetap terjaga. Persentase realisasi
pendapatan dan belanja dibanding pagu adalah 108,79% dan 100 65%. Capaian
perpajakan tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar, 34,11% dibanding tahun
2020. Capaian tersebut didominasi oleh sektor perdagangan besar dan eceran,
reparasi dan perawatan mobil dan sepedah motor.
7. Belanja Negara yang terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat dan Transfer Ke Daerah
dan Dana Desa. Tahun 2021 alokasi pagu belanja sumut sebesar Rp61,10 triliun
meningkat 1,47% dibanding tahun sebelumnya, dengan realisasi mencapai
100,65% atau Rp61,49 triliun.
95

